You are on page 1of 3

ANAK PT

Anak usaha sama halnya dengan membuka cabang yang di karenakan Induk PT.nya ingin
meningkatkan keuntungan atau yang dilakukan hanya demi keuntungan. Sebelum terjun buka
cabang harus melihat sektor dimana kurangnya dari Induk PT karena prioritas utama membangun
anak PT hanya meningkatkan keuntungan. Anak usaha merupakan pembuatan Perseroan baru yang
pendiriannya terdiri dari :

- Pembangun PT atau Pemegang Saham


Dimana yang dimaksud adalah sekelompok kalangan pendiri PT yang berkewajiban
memberikan asumsi Modal Dasar atau Modal Ancang – ancang.
- Struktur Permodalan PT
Syarat untuk membuat PT adalah Modal Dasar, misal Modal Dasar Rp 50juta, dan
minimal 25% dari Modal Dasar harus ditempatkan dan disetor.
Dengan demikian seminim-minimnya syarat pendirian PT adalah Modal Dasar Rp 50juta,
Modal Disetor/Ditempatkan Rp12.5 juta. Akan tetapi induk dengan anak PT pemegang
sahamnya berbeda.
- Pengurus PT
Pengurus PT terdiri dari unsur Pemegang Saham, Direksi, Komesaris. Direktur
bertugas menjalankan perusahaan sehari hari, termasuk tanda tangan kontrak, tanda tangan
giro dan cek atas nama perusahaan, dan kegiatan lainnya.
Komisaris bertugas memberikan nasihat kepada Direktur. Dan Komisaris tidak berhak
bertindak atas nama perusahaan, akibatnya tidak berhak tanda tangan kontrak dan lainnya.
Sedangkan Pemegang Saham dia yang membiayai semua atau bagian permodalan di dalam
perusahaan.
- Mengurus Izin Usaha
Dalam menjalankan kegiatan usaha tersebut, setiap perusahaan harus memiliki izin
usaha. SIUP adalah surat izin untuk bisa melaksanakan usaha perdagangan dan jasa, dimana
bidang-bidang usaha perdagangan dan jasa yang bisa dipilih ditentukan oleh masing-masing
pemerintah daerah.
- Membuat Akta Pendirian di Notaris
Akta Pendirian PT harus dibuat oleh Notaris yang bertempat kedudukan sama
dengan tempat kedudukan PT. Semua Pendiri PT akan tanda tangan Akta Pendirian PT
dihadapan Notaris. Notaris juga akan membacakan isi dari Akta Pendirian PT, juga akan
menjelaskan apa saja maksud pasal-pasal dalam Akta Pendirian PT. Pada saat
penandatanganan Akta Pendirian PT, Notaris juga akan meminta beberapa dokumen-
dokumen pernyataan diantaranya penggunaan nama PT, alamat lengkap PT, penyetoran
modal dan dokumen-dokumen lainnya.
- Pengesahan SK Menteri Pendirian PT
Setelah dibuat Akta Pendirian PT, Notaris akan mengajukan pengesahan badan
hukum atas PT kepada Menteri Hukum dan HAM. Lalu Menteri akan mengeluarkan Surat
Keputusan pengesahan badan hukum PT, sehingga PT tersebut telah berbadan hukum yang
diakui oleh Negara. Setelah PT mempunyai badan hukum, maka PT dianggap sebagai suatu
subjek hukum baru, yang memiliki hak dan kewajiban yang melekat selamanya. Salah satu
kewajiban tersebut diantaranya adalah harus memiliki nomor pajak dan kewajiban untuk
lapor pajak, karena telah menjadi badan hukum.
- Mengurus NPWP di Kantor Pajak
Nomor Pokok Wajib Pajak biasa disingkat dengan NPWP adalah nomor yang
diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang
dipergunakan
sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan
kewajiban perpajakannya.
- Dalam Pembagian Hasil
Keuntungan di Konsolidasi terhadap anak PT dengan Induk PT.nya. Jika PT Induk
mencapai target 100M yang sudah di tetapkan dalam perencanaannya sedangkan anak
PT.nya dalam Planning menargetkan 1T akan tetapi hanya mencapai 75M, maka induk PT
berkorban kepada anak untuk mencapai 1T. Pembagian keuntungan berdasarkan tanaman
saham, misal seorang manajer PT induk menanam saham 50% sedangkan manajer anak PT
hanya menanam saham 30%, maka keuntungan dibagi berdasarkan persentase tersebut.
PERSEROAN TERBATAS BARU
ATAU
ANAK PT

DISUSUN OLEH :
M. FERDIYANSAH PRASETIYO
718212629
MANAJEMEN E

UNIVERSITAS WIRARAJA SUMENEP


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
PRODI MANAJEMEN
TAHUN AKADEMIK 2018-2019