You are on page 1of 15

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN

DENGAN PRE-EKLAMPSIA BERAT

Tanggal pengkajian : 18-02-2017 Nama : Aprilian Adhani


Tempat pengkajian : VK Bersalin Nim : S.14.1479
Jam : 15.30 wita No Ket :1

A. DATA SUBJEKTIF
1. Identitas
Istri
Nama : Ny.D
U.mur : 25 tahun
Agama : Islam
Suku/bangsa : Banjar/Indonesia
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Jl. Sungai andai Rt.32

Suami
Nama : Tn. I
Umur : 30 Tahun
Agama : Islam
Suku/bangsa : Banjar/Indonesia
Pendidikan : SMK
Pekerjaan : Swasta
Alamat : Jl. Sungai andai Rt.32

2. Keluhan utama :Ibu mengatakan hamil 9 bulan


sekarang ibu hamil anak pertama,
mengeluh yeri perut sejak pukul
10.00 wita tadi disertai dengan
pengeluaran lendir bercampur darah.

3. Riwwayat perkawinan : Ibu mengatakan kawin 1 kali, kawin


pertama kali umur 23 tahun,dengan
suami sekarang sudah 2 tahun.

4. Riwayat haid
a. menarche : 14 tahun
b. siklus : 28 hari
c. teratur/tidak : Teratur
d. lamanya : 6-7 hari
e. banyaknya : 3x sehari ganti pembalut
f. dismenorhea :Tidak ada
g. HPHT : 25-05-2016
h. TP : 04-03-2017

5. Riwayat Obstetri
G1P0A0
No Thn Kehamilan Persalinan Bayi Penyulit ket
Nifas
UK Penyulit UK Cara Tempat/ Penyulit BB PB Seks keadaan

Penolong lahir

1 2017 37 mgg - - -- - - - - - - - -

6. Riwayat kelurga berencana


Riwayat Keluarga Berencana
Jenis : Pil
Lamanya : 1 tahun
Masalah : tidak ada
7. Riwayat kesehatan
a. Riwayat kesehatan ibu
Ibu mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menderita penyakit
menurun, menahun, dan menular seperti hipertensi, asma, jantung,
hepatitis, DM, TBC.
b. Riwayat kesehatan keluarga
Ibu mengatakan bahwa di dalam keluarga tidak pernah menderita
penyakit menurun, menahun, dan menular seperti hipertensi, asma,
jantung, hepatitis, DM, TBC.

8. Keadaan kehamilan sekarang


a. selama hamil ibu periksa di : BPM
b. mulai periksa sejak usia kehamilan : 5 minggu
c. Frekuensi periksa kehamilan
- Trimester I : 2 kali (Bpm)
- Trimester II : 3 kali (Bpm/Puskesmas)
- Trimester III : 3 kali (Bpm)
d. TT1 : 20 mgg
TT2 : 24 mgg

9. Pola kebutuhan sehari-hari


a. nutrisi
- Terakhir makan dan minum : 8 jam yang lalu
- Banyaknya : 1 piring nasi, 1 potong ayam
dan sayur
b. eliminasi
 BAB
- Frekuensi : 1x sehari
- Konsistensi : lembek
- Warna : kecoklatan
 BAK
- Frekuensi : 6x sehari
- Warna : Kuning Jernih
- Bau : khas urin
c. personal hygiene
- Frekuensi mandi : 2x sehari
- Frekunensi gosok gigi : 2x sehari
- Frekuensi ganti pakaian : Sesuai kebutuhan
d. aktivitas
ibu merasakan mules ibu masih bisa berjalan-jalan dan kadang
berbaring.
e. tidur dan istirahat
ibu tidak bisa tidur dan beristirahat dengan tenang saat ibu
merasakan mules

10. Data psikososial dan spiritual


a. Tanggapan ibu terhadap dirinya : Baik
b. Tanggapan ibu terhadap kehamilannya :Ibu merasa senang atas
kehamilannya
c. Pemecahan masalah dari ibu : Suami
d. Ketaatan ibu beribadah : Baik
e. Pengetahuan ibu terhadap kehamilannya : Dari bidan
f. Lingkungan yang berpengaruh
- Ibu tinggal bersama : Suami
- Hewan piaraan : Tidak ada
g. Hubungan sosial ibu dengan mertua,orangtua dan keluarga : Baik
h. Penentu pengambil keputusan dalam keluarga : Suami
i. Jumlah penghasilan keluarga : cukup
j. yang menanggung biaya ANC dan persalinan : Suami
B. DATA OBJEKTIF
1. Pemeriksaan umum
a. Keadaan umum : Baik
b. Kesadaran umum : compos mentis
c. Berat badan
- Sebelum hamil : 50 kg
- Sekarang : 59kg
d. tinggi badan : 155 cm
e. LILA : 25 cm

f. tanda vital : TD : 120/90mmhg Respirasi : 20x/menit


Suhu : 360C Nadi : 88x/menit

1. Pemeriksaan khusus
a. inspeksi dan palpasi
Kepala : kulit kepala bersih, tidak ada ketombe, rambut
tidak rontok dan tidak teraba adanya masa.
Muka : Tidak pucat dan tidak tampak odem
Mata : Simetris, konjungtiva tidak tampak pucat, sklera
tidak ikterik
Telinga : Simetris, tidak tampak pengeluaran serumen
Hidung : Tidak tampak pengeluaran sekret, tidak tampak
pernapasan cuping hidung
Mulut : Bibir tidak tampak pucat dan tidak pecah-pecah,
tidak ada sariawan tidak ada karies gigi dan lidah
bersih
Leher : Tidak teraba pembengkakan kelenjar tyroid dan
pembesaran vena jugularis
Dada/mamae : Simetris, tampak hyperpigmentasi pada areola
mamae,puting susu menonjol, belum tampak
pengeluaran colustrum
Tungkai : bentuk simetris tidak ada varises, nyeri tekan dan
tidak ada odem.
Abdomen : Tidak tampak striae gravidarum, dan luka bekas
operasi
b. palpasi
Leher : tidak teraba pembengkakan vena jugularis dan
kalenjar tyroid.
Dada/ Mamae : tidak teraba massa, dan terdapat pengeluaran ASI

Abdomen :
- Leopold I : Pertengahan pusat Prosesus Xipoideusbagian
fundus uteri teraba lunak, tidak melenting
(bokong)
- Leopold II : Bagian kiri ibu teraba keras memanjang
seperti papan (PU-KI), bagian kanan ibu
teraba bagianterkecil janin.
- Leopold III : Bagian terbawah janin teraba bulat, keras
dan melenting (kepala )
- Leopold IV : Sudah masuk PAP (konvergen)
TFU : 28 cm
TBJ : (28-11) x 155 = 2635 gram
His : Frekuensi 4 kali dalam 10 menit, selama
40 detik.
Tungkai : tidak ada odem dan farises
Genetalia : tidak ada masalah
c. Auskultasi
DJJ (positif), terdengar jelas dan teratur, frekuensi 140x/ menit
d. Perkusi
- Refleks patella : Kanan/kiri (+) / (+)
- Cek ginjal : Kanan/kiri (-) / (-)
e. Periksa Dalam
Keadaan vagina : Tidak ada massa
Arah serviks : Anterior
Pendataran serviks : Positif (+)
Pembukaan serviks : 5 Cm
Selaput Ketuban : Positif (+)
Presentasi : Kepala
Posisi Titik Penunjuk : Ubun-ubun kecil
Penurunan presentasi : Hogde II

C. ANALISA DATA
a. Diagnosa kebidanan : G1P0A0 Hamil 37 minggu dengan PEB
inpartu kala I fase aktif janin tunggal hidup
intra uteri
b. Masalah : Cemas
c. Kebutuhan : KIE (Konseling, Informasi, Edukasi)
B. PENATALAKSANAAN
1. Memberitahu hasil pemeriksaan pada ibu dan keluarga bahwa ibu
beserta janinnya dalam keadaan baik, sekarang ibu sudah memasuki
masa persalinan, tinggal menunggu waktu hingga pembukaan
lengkap karena saat ini pembukaan masih 5 cm, kontraksi baik, DJJ
: 140 kali/menit TTD : 120/90 R: 20x/menit N: 80x/menit T: 360C
“ibu dan keluarga mengetahui hasil pemeriksaan”
2. Memberitahu asuhan sayang ibu yaitu:
- menganjurkan ibu untuk makan dan minum dalam menghadapi
proses persalinan agar ibu bertenaga disaat ibu tidak ada kontraksi
atau his.
- Memberikan dukungan psikologis dengan menghadirkan
pendamping persalinan agar ibu bersemangat yakni dengan
mendampingi ibu saat mules dan proses persalinan adalah suami
atau keluarga ibu
- Mengajarkan ibu teknik relaksasi ketika ada his dengan cara
menarik nafas panjang melalui hidung, kemudian menghembuskan
secara perlahan melalui mulut dan ibu jangan mengedan dulu
sebelum ada instuksi dari bidan karena pembukaan masih 5 cm
( belum lengkap 10 cm )
- Menjelaskan pada ibu penyebab rasa mules yang dirasakan pada
perutnya karena adanya kontraksi, cara menguranginya dengan
mengatur posisi ibu yang dirasakan nyaman, ibu bisa berbaring
miring kiri agar aliran darah atau suplai oksigen dari ibu ke janin
tidak terhimpit dan aga kepala janin cepat turun atau dengan posisi
duduk atau melakukan pijatan dan usapan pada punggung ibu
untuk mengurangi rasa mules
- Mengajarkan ibu cara mengedan yang benar yaitu kaki ditekuk,
kedua tangan menarik pangkal paha, tarik nafas panjang, mengedan
seperti BAB, pandangan mata kearah perut, dagu menempel didada
dan bokong tidak boleh diangkat
“ibu memahami asuhan yang diberikan”
3. Memantau kemajuan persalinan dan keadaan janin
“ tindakan sudah dilakukan melalui partograf”
4. Persiapan persalinan normal seperti menyiapkan alat-alat partus,
obat-obatan, perlengkapan ibu dan bayinya
 Partus set
- 2 klem tali pusat - benang Jahit - lidokain
- Gunting tali pusat - bengkok - selimut
- Gunting episiotomy - oksitosin - Kapas steril
- ½ kocher - bak instrument
- Delle - spuit 3 cc
- Kasa steril - salep mata
- handscone - spuit 1 cc
- Jarum + benang jahit - Vit K
- penjepit tali pusat - HB 0
 Perlengkapan ibu dan bayi
- Baju ( kain bayi ) - baju ibu
- Kaos tangan dan kaki - topi bayi
- Selimut bayi - Celana dalam ibu
- Gurita ibu - popok ibu dan bayi
“Alat partus, obat, perlengkapan ibu dan bayi sudah disiapkan”
5. Menganjurkan ibu untuk mengosongkan kandung kencing agar
tidak menghambat kepala janin saat proses persalinan
“ibu bersedia mengikuti anjuran”
6. Persiapan air klorin dan air bersih + sabun
“peralatan pencegahan infeksi sudah disiapkan
7. Dokumentasi
“ Dokumentasi sudah dilakukan”

CATATAN PERKEMBANGAN
NO HARI/TANGGAL/JAM CATATAN PERKEMBANGAN
1. Sab’tu/18-02-2017 S: Ibu mengeluh mules sejak pukukl 10.00 wita tadi
16.00 Wita disertai dengan pengeluaran lendir bercampur darah.
KALA I O: Ku baik TD. 150/90 N. 80 x/menit R. 20x/menit S.
360c His. 4x10’ (30”) Pertengahan pusat PRX 28
cm pu-ki kep 2/5 DJJ. 130x/menit TBJ. 2635 gr VT
5 cm portio lunak ket (+) kep H2
A: G1P0A0 uk 37 mgg inpartu kala I fase aktif JTH pres
kep
P:
1. Memberitahukan hasil pemeriksaan
2. Memfasilitasi ibu untuk miring kiri agar aliran
darah atau suplai oksigen dari ibu ke janin
tidak terhimpit dan aga kepala janin cepat turun
atau dengan posisi duduk
3. Memfasilitasi infus D5 % + Drip
4. Mgs04 40 % 6 gram
2. 19.00 Wita S : Ibu mengatakan sakit perut yang dirasakan semakin
KALA II sering, kuat dan ada rasa ingin mengedan.
O : KU : baik Kesadaran : compos mentis
TD : 150/90 mmHg N :95x/menit
S : 36,oC R : 20x/menit
DJJ : 140x/menit
His : 5x / 10’ / 45” penurunan kepala : Hogde III
genetalia : tampak pengeluaran lendir bercampur
darah, tekanan pada anus dan perineum menonjol
,ketuban pecah dengan sendirinya warna jernih
kepala sudah berada di hodge III
A : G1P0A0 inpartu kala 2 (Pengeluaran janin) fisiologis
JTH
P:
1. Memberitahu ibu bahwa pembukaan sudah
lengkap dan bayi akan segera lahir.
2. Memberi dukungan dan bantuan pada ibu selama
proses persalinan seperti : suami atau keluarga
diperbolehkan mendampingi ibu selama proses
persalinan serta memberitahu posisi yang aman
dan nyaman untuk mengedan
3. Memastikan kelengkapan alat dan obat-obatan
ensensial untuk menolong persalinan
4. Menyiapkan alat dan tempat resusitasi
5. Menyiapkan oksitosin 2 unit dan alat suntik steril
sekali pakai dalam partus set
6. Memakai APD
7. Melepaskan dan menyimpan semua perhiasan yg
dipakai, cuci tangan dengan air mengalir
kemudian keringkan tangan dengan tisu atau
handuk pribadi yang bersih dan kering, kemudian
pakai sarung tangan DTT pada tangan yang akan
digunakan untuk periksa dalam, masukan
oksitosin kedalam tabung suntik.
8. Memastikan pembukaan lengkap dan keadaan
janin baik, mrmbersihkan vulva dan perineum
serta memeriksa DJJ
9. Membimbing ibu untuk meneran pada saat ada
HIS, dan mengajurkan ibu untuk minum pada saat
his reda untuk mencegah dehiderasi
10. Memasang handuk atau kain di atas perut ibu dan
memasang alas bokong dengan underpad,
mendekati alat partus set dengan ibu dan
membukanya
11. Pada saat kepala bayi berada pada diameter 5-6
cm lakukan pertolongan persalinan dengan cara
tangan kanan menahan prenium dan tangan kiri
menahan kepala supaya tidak terlalu cepat
depleksi, setelah kepala bayi lahir usap muka
dengan kain bersih dan periksa apakah ada lilitan
tali pusat atau tidak, tunggu sampai bayi
melakukan putaran paksi luar
12. Lakukan pengeluaran tubuh bayi dengan sangga
susur
13. Bayi lahir spontan jam 19.15 WITA segera
menangis, tonus otot kuat, gerakan aktif dan
warna kulit kemerahan, jenis kelamin Perempuan,
2800 gram, panjang badan 51 cm, anus (+), tidak
ada kelainan,
14. Setelah bayi lahir keringkan dari mulai muka,
kepala dan bagian tubuh lainnya kecuali bagian
tangan tanpa membersih kan verniks, kemudian
mengganti kain bayi yang basah dengan yang
kering serta menempatkan bayi tepat diatas perut
ibu dengan posisi bayi tengkurap sehingga ada
kontak langsung antara kulit bayi dengan
ibu,kepala bayi diberi topi dan berada lebih
rendah dari puting payudara serta menyelimuti
bayi , biarkan bayi berada di perut ibu selam 1
jam untuk melakukan IMD
3. 19.20 Wita S :Ibu mengatakan perutnya mules
KALA III O : TD: 140/90 mmHg, N:88x/ menit, T: 360C, R:24x/m
Tinggi Fundus Uteri : sepusat
Kontaraksi uterus : baik
Kandung kencing : kosong
A : P1A0 kala III (Kala pengeluaran plasenta) fisiologis
P:
1. Memberi ibu minum
2. Memberitahu ibu bahwa plasenta akan segera
lahir
3. Melakukan manajemen aktif kala III:
- Cek fundus kemungkina ada bayi kedua
4. Menunggu tanda pelepasan plasenta
- Uterus membulat
- Tali pusat memanjang
- Ada semburan darah
5. Melahirkan plasenta secara dorso kranial, dan ibu
diminta untuk, sedikit mengedan, plasenta tampak
didepan vulva sampai setengahnya plasenta
diputar searah jarum jam, dan lahirlah plasenta
secara spontan pukul 19.25 WITA
6. Melakukan masase uterus sebanyak 15 x dalam 15
detik
7. Mengecek kelengkapan plasenta dan laserasi serta
memperkirakan jumlah perdarahan
- Kontraksi uterus baik
- Perdarahan normal +150 cc
- ada laserasi jalan lahir
- lakukan heating tanpa anastesi
4. 19.40 WITA S: ibu mengatakan sangat senang karena telah melewati
KALA IV proses persalinan dengan selamat
O: TD: 140/90 mmHg, N: 88x/m, T:360C,R:24x/m
Tinggi Fundus Uteri : 2 jari dibawah pusat
Konteraksi uterus : baik
Kandung kemih : kosong
Perdarahan :+150 cc
A: P1A0 Kala IV (Observasi)
P:
1. Memberitahu hasil pemeriksaan pada ibu
2. Memberi rasa nyaman dengan cara membersihkan
tubuh ibu dari darah dan mengganti pakaian ibu
yang kotor dengan yang bersih
3. Mencukupi nutrisi ibu dengan cara memberi
makan dan minum setelah melahirkan
4. Mengajurkan ibu untuk tidak menahan BAK jika
ibu ingin BAK
5. Melakukan pemantauan post partum seperti
keadaan umum ibu, TTV, kontraksi, perdarahan
kandung kemih dan TFU, Setiap 15 menit satu jam
pertama dan setiap 30 menit pada jam kedua
6. Setelah satu jam bayi berada di atas perut ibu dan
bayi sudah melakukan IMD selanjutnya lakukan
pengukuran BB,PB, dan lingkar kepala. Berikan
injeksi Neo K dan salep mata pada bayi.
7. Mengajurkan ibu untuk melanjutkan IMD
8. Melakukan perendaman peralatan dan partus set
kedalam larutan klorin0.5% + 10 menit dan
meneruskan dengan larutan sabun kemudian cuci
bilas s/d sterilasasi kedalam sterilisator
9. Mencuci kedua tangan dengan air mengalir dan
sabun
10. Mendokumentasikan hasil pemeriksaan pada
partograf
Waktu Tekanan Nadi Suhu TFU Kntrsi Kandung perdarahan
darah uterus kemih
19.40 140/90 100 37oC 2jari Baik Kosong 20 ml
mmHg x/mnt pusat
19.55 110/70 88 x/mnt - 2jari Baik Kosong -
mmHg pusat
20.10 90/70 86 x/mnt - 2jari Baik Kosong 10 ml
mmHg pusat
20.25 110/70 81x/mnt - 2jari Baik Kosong -
mmHg pusat
20.55 110/70 84x/mnt 36,9oC 2jari Baik Kosong 10 ml
mmHg pusat
21.25 110/70 84 x/mnt - 2jari Baik Kosong -
mmHg pusat