You are on page 1of 14

ANALISA DATA

Nama Komunitas : Dusun Wonosuko

NO MASALAH ETIOLOGI DATA PENUNJANG

Perilaku masyarakat Merokok


1. Masyarakat Dusun Wonosuko  Ya : 196 kk = 68%
berperilaku tidak sehat : Merokok di  Tidak : 90 kk = 31%
dalam rumah Tempat Merokok

 Dalam rumah : 196kk = 100%


 Luar rumah : 0 = 0%
Jumlah konsumsi / hari
 <1 Bungkus : 107 kk = 54,6%
 1-2 bungkus : 74 kk = 37,7%
 >2 bungkus : 15 kk = 7,7%
Kurangnya pengetahuan Pengetahuan bahaya merokok
tentang rokok
 Tahu : 0 = 0%
 Tidak tahu : 196 kk = 100%
TAHU PERJALANAN PENYAKIT AKIBAT ROKOK

 Tahu : 0 = 0%
 Tidak tahu : 196 kk = 100%

58
Motivasi yang kurang Usaha untuk tidak merokok
 Ya : 135 kk = 68,8%
 Tidak : 61 kk = 31,2%
JIKA YA, SUDAH MENGURANGI 1-2 BATANG/HARI
 Tidak: 120 kk
 Ya : 15 kk
Pola BAB :
2. Masyarakat Dusun Wonosuko  Jamban : 215kk = 75%
berperilaku tidak sehat : buang air  Sungai :71kk = 25%
besar di sungai Kepemilikan jamban :
 Punya : 205 kk = 72%
 Tidak : 81 kk = 28%
Kurangnya pengetahuan Tahu penyakit yg ditimbulkan akibat BAB di sungai
tentang akibat BAB di  Tahu : 0 kk = 0%
sungai  Tidak : 81kk = 100%
Motivasi yang kurang Motivasi, jika ada dana
 Membuat jamban : 56 kk = 69%
 Keperluan lain : 25 kk =31%
Perasaan BAB di sungai malam hari

59
 biasa : 62 kk = 77%
 takut : 19 kk =23%

3. Masyrakat Dusun Wonosuko Menggunakan garam yodium


Berperilaku Tidak sehat : Tidak  Ya : 218 kk = 76%
menggunakan garam beryodium  Tidak : 68 kk = 24%
Sikap yang kurang Alasan tidak menggunakan
 Murah : 27 kk = 39,7%
 Cepat Hancur : 33 kk = 48,5%
 Kurang asin : 8 kk = 11,8%
Motivasi
 Tinggi : 29 kk = 42,6%
 Rendah : 39 kk = 57,4%
Kurang Pengetahuan Tahu Manfaat Garam Yodium
 Ya : 20 kk = 29,4%
 Tidak : 48 kk = 70,6%
Tahu dampak
 Ya : 20 kk = 29,4%
 Tidak : 48 kk = 70,6%
Pengetahuan cara Memeriksa garam yodium
 Tahu : -

60
 Tidak : 68 kk = 100%
4. Masyarakat Dusun Wonosuko Data Penyakit DBD saat ini tidak ada, tahun lalu : 3 kasus
beresiko terjadi Penyakit DBD. Rumah ada jentik : Ya = 81 KK (28,4%) , tidak = 205 KK (71,6%)
Ada genangan air / SPAL syarattidak memenuhi :
Lingkungan kotor : Ya = 81 KK , tidak 205 KK
PSN
 Ya : 205 kk = 71,6%
 Tidak : 81 kk = 28,4%
Kurangnya ketrampilan Frekwensi PSN dalam 1 minggu
prosedur pencegahan  Rutin : 176 kk = 61,5%
penyakit DBD  Kadang – kadang : 29 kk = 10%
 Tidak Pernah : 81 kk = 28,4%
Alasan tidak PSN
 Sibuk : 15 kk = 18,5%
 Kebiasaan : 52 kk = 64%
 Malas : 14 kk = 17,5%
Perilaku Menggantung pakaian :
 Ya : 67 kk = 82,5 %
 Tidak : 14 kk = 17,5%
Perilaku menghindari gigitan nyamuk dengan :kelambu/ obat anti
nyamuk :

61
 Ya : 67 kk = 82,5 %
 Tidak : 14 kk = 17,5%
Kurang Pengetahuan Pengetahuan Penyakit DBD dan Akibat tidak PSN
 Tahu : 205 kk = 71,6%
 Tidak : 81 kk = 28,4%

3.2 DIAGNOSA KEBIDANAN KOMUNITAS

1. Masyarakat Dusun Wonosuko Desa Telemung berperilaku tidak sehat:merokok di dalam rumah b/d kurangnya pengetahuan , motivasi yang kurang, ditandai
dengan : yang merokok 196 KK (68%), jumlah konsumsi / hari : <1 Bungkus : 107 kk = 54,6%, 1-2 bungkus : 74 kk = 37,7%, >2 bungkus : 15 kk = 7,7% :
kurangnya pengetahuan tentang bahaya rokok 100%, dan motivasi yang kurang untuk tidak merokok 31,2%.
2. Masyarakat Dusun Wonosuko Desa Telemung berperilaku tidak sehat:BAB disungai b/d kurangnya pengetahuan, motivasi yang kurang, ditandai dengan : yang
BAB sembarangan 25% Kepemilikan jamban :Tidak punya : 81 kk = 28%, : kurangnya pengetahuan tentang penyakit yang ditimbulkan 100%, motivasi yang
kurang untuk membuat jamban 31 KK. , Perasaan BAB di sungai malam hari : biasa : 62 kk = 77%
3. Masyarakat Dusun Wonosuko Desa Telemung beresiko terjadi Penyakit DBD b/d kurangnya ketrampilan prosedur pencegahan penyakit DBD dan kurangnya
pengetahuan penyakit DBD serta pentingnya PSN di tandai : Penyakit DBD saat ini tidak ada, tahun lalu : 3 kasus,Rumah ada jentik : Ya = 81 KK (28,4%), Ada
genangan air / SPAL tidak memenihi syarat :81 KK, Lingkungan kotor : Ya = 81 KK,. Perilaku PSN dalam 1 minggu : Kadang – kadang : 29 kk = 10%, Tidak
Pernah : 81 kk = 28,4%, Alasan tidak PSN :Sibuk : 15 kk = 18,5%,Kebiasaan : 52 kk = 64%, Malas : 14 kk = 17,5%, Perilaku Menggantung pakaian :Ya : 67 kk
= 82,5 %, Pengetahuan Penyakit DBD dan Akibat tidak PSN :Tidak tahu 81 kk = 28,4%,

3.3 PRIORITAS MASALAH

62
Nama Komunitas : Dusun Wonosuko

Kemungkinan
Diagnosa Kebidanan
NO Perhatian Masyarakat Prevelansi Beratnya Masalah Masalah SKOR
Komunitas
Dikelola
1 Masyarakat Dusun Wonosuko Desa Rendah (+) Masy dsn Rendah (+) Kasus Rendah (+) Rendah (+) 4
Telemung berperilaku tidak sehat wonosuko kurang penyakit akibat BAB di Masyarakat sebenarnya Solusinya yaitu membuat
(buang air besar di sungai) berhubungan memahami akibat dari sungai ada, tetapi merasakan Ada jamban, dimana
dengan : BAB di sungai ,sikap belum banyak gangguan akibat BAB di membutuhkan biaya yang
- Kurangnya pengetahuan tentang BAB masy negatif yaitu dilaporkan, masyarakat sungai tetapi karena banyak, juga memerlukan
di sungai mendukung BAB di cenderung mengobati masyarakat sudah biasa sarana prasarana yang
- Motivasi yang kurang untuk membuat sungai, keterlibatan emosi sendiri , bila tidak ada yang BAB di atas di banyak, memerlukan
jamban terhadap masalah jamban sembuh maru di bawa bawah di gunakan untuk keterlibatan orang banyak
tidak ada, masalah BAB ke pelayanan kesehatan mandi, sehingga membuat jamban, tingakt
di sungai kurang urgen masyarakat menerima kesulitannya banyak
untuk di atasi kondisi tersebut terutama lokasi septitank
dan air
2 Masyarakat Dusun Wonosuko Desa Rendah (+) Masy dsn Rendah (+) Kasus Rendah (+) Rendah (+) 4
Telemung berperilaku tidak sehat wonosuko kurang penyakit dari akibat Keluarga merasakan Maslah merokok tidak
(merokok) berhubungan dengan : memahami akibat dari rokok ada, tetapi belum Ada masalah tetapi memerlukan biaya, juga
- Kurangnya pengetahuan tentang bahaya merokok,sikap banyak dilaporkan, keluarga perokok tidak tidak memerlukan orang
rokok masy negatif yaitu masyarakat cenderung bisa merubah perilaku lain untuk berhenti
- Motivasi yang kurang untuk tidak mendukung merokok, menutupi batuk akibat KK karena merasa merokok, serta tidak
merokok keterlibatan emosi rokok pengambil keputusan memerlukan sarana pra
terhadap masalah rokok dan pencari nafkah sarana tetapi tingat
tidak ada, masalah rokok kesulitannya tinggi karena
tidak urgen untuk di atasi kebiasaan akibat dari
kecanduan nikotin

3 Masyarakat Dusun Wonosuko Desa Cukup (++) Cukup (++) Cukup (++) Tinggi (+++) 9

63
Telemung beresiko terjadi penyakit Pembenarannya Kasus DBD belum ada Kasus DBD bisa Maslahpenyakit DBD
DBD berhubungan dengan : Pengetahuan masyarakat tetapi ada jentik positip mengganggi ke solusinya dengan PSN
- Kurangnya ketrampilan prosedur tentang penyakit DBD dan di rumah penduduk, ada pasiennya , juga bisa dimana tidak memerlukan
pencegahan penyakit DBD pentingnya PSN cukup, genangan air, hal ini menimbulkan gangguan biaya, keterlibatan
- Kurangnya Pengetahuan penyakit dikap masyarakat cukup cukup beresiko ke masyarakat masyarakat untuk
DBD dan pentingnya PSN mendukung terhadap terjadinya penyakit sekitarnya karena melakukan PSN mudah
- maslah penyakit DBD, DBD penyakit DBD dapat dengan gotong royong,
keterlibatan emosi ditularkan melalui serta tidak memerlukan
masyarakat terhadap nyamuk aedes agypty sarana pra sarana banyak
resiko penyakit DBD hanya alat kebersihan,
cukup, masalah resiko tingat kesulitannya tidak
penyakit DBD cukup ada
urgen untuk di
tanggulangi

64
PERENCANAAN KEBIDANAN KOMUNITAS

No. DX Kebidanan Tujuan Kriteria Intervensi Sasaran P Jawab Waktu &Tempat Metode
1. Masyarakat Dusun Wonosuko Tujuan Umum :  Masyarakat 1. Penyuluhan tentang a. Kelomp a. Ketua kelompok Malam jum,at, CTJ
Desa Telemung berperilaku Masy Dusun Dusun Wonosuko penyakit akibat merokok pengajian laki rumah Bpk A
tidak sehat (merokok) Wonosuko Desa Desa Telemung b. Kelomp b.Ketua kelompok
berhubungan dengan : Telemung akan yang merokok pengajian Malam senen, CTJ
- Kurangnya pengetahuan tentang berperilaku sehat : menurun dari 196 wanita c. Ketua kelompok rumah NyB
rokok tidak merokok KK/68% c. Kelomp PKK d.Ketua kelompok
- Motivasi yang kurang untuk Setelah dilakukan menjadi 150 KK Balai Dusun Simulasi
tidak merokok tindakan kebidanan (52%.) d. Kelomp remaja e. Ketua kelompok
Merokok selama 1tahun masjid f. Ketua kelompok Jum,at, sore di FGD
 Ya: 196 kk = 68% Masyarakat Dusun e. Kelomp Serambi masjid
 Tidak: 90 kk = 31% Tujuan Khusus : Wonosuko Desa karangtaruna Minggu, Rumah
Tempat merokok Masy Dusun Telemung yang f. Kelomp ketua FGD
Wonosuko Desa tidak tahu tentang olahraga Ketua RT Minggu sore, di
 dalam rumah : 196 kk
Telemung akibat rokok lapangan volley Demonstrasi
= 100%
mempunyai menurun dari 100%
 Luar rumah : 0 = 0% pengetahuan yang Ka. RT/RW/masy
menjadi 30%
Jumlah konsumsi /hari baik tentang bahaya Masy yang terdekat lokasi Rumah masy yg
 <1 Bungkus : 107 kk = merokok setelah 2. Pemicuan tentang akibat merokok pemasangan merokok Konseling
54,6% dilakukan merokok
 1-2 bungkus : 74 kk = penyuluhan sebanyak Balai dusun/pos Minggu
 Masyarakat yang
37,7% 3-4 X 3. Pemasangan kamling/ papan Balai Papan
merokok
 >2 bungkus : 15 kk = menurun dari 196 binner/poster/stiker bahaya pengumuman/lokas Ka. Dusun dusun/poskamlin pengumuma
7,7% Masy Dusun KK/68% merokok i2 masy berkumpul g n
Wonosuko Desa menjadi 150 KK
Telemung (52%.) Masy yg ber PHBS Ka. Dusun
mempunyai motivasi Balai dusun/
yang baik untuk Usaha untuk tidak 4. Lomba PHB Masy yg merokok minggu Penilaian
tidak merokok
setelah dilakukan merokok di dalam Kelompok
pemicuan sebanyak rumah meningkat 5. Gerakan masyarakat Ka. BPD dan K,a. pengajian Kesepakatan
30 X membuat area merokok Anggota BPD dan Desa

65
dari 135 kk dan merokok di luar kepala Desa
rumah
( 68,8%) menjadi
Balai desa Musyawarah
185 KK ( 94%) 6. Buat perdes tentang
merokok di luar rumah

Waktu
No. DX Kebidanan Tujuan Kriteria Intervensi Sasaran P Jawab Metode Media
&Tempat
1. Masyarakat Dusun Tujuan Umum :  Tidak ada kasus 1. Penyuluhan tentang g. Kelomp g.Ketua kelompok Malam jum,at, CTJ LCD

66
Wonosuko Desa Masy Dusun DBD penyakit penyakit DBD pengajian laki rumah Bpk A
Telemung berpesiko Wonosuko Desa  Jentik Positif tidak dan pentingnya PSN h. Kelomp h.Ketua kelompok
terjadi penyakit DBD Telemung tidak ada pengajian Malam senen, CTJ LCD
berhubungan dengan : beresiko terjadi  Genangan air tidak wanita i. Ketua kelompok rumah NyB
- Kurangnya ketrampilan penyakit DBD ada i. Kelomp PKK j. Ketua kelompok
prosedur pencegahan Setelah dilakukan Balai Dusun Simulasi Lembar
penyakit DBD tindakan kebidanan j. Kelomp k.Ketua kelompok balik
- Kurangnya pengetahuan selama 1tahun remaja masjid l. Ketua kelompok Jum,at, sore di FGD Liflet
tentang penyakit k. Kelomp Serambi masjid
DBD dan pentingnya Tujuan Khusus : karangtaruna Minggu, Rumah
PSN l. Kelomp ketua FGD
Masy Dusun olahraga Ketua RT Minggu sore, di
Wonosuko Desa  Perilaku PSN 1 lapangan volley Demonstras
Telemung minggu sekali i
mempunyai meningkat dari KK
ketrampilan yang menjadi KK Masy yang tidak Ka. RT/RW/masy Rumah masy yg
baik tentang 2. Pemicuan tentang melakukan PSN terdekat lokasi jentik (+)
 Perilaku
prosedur penyakit penyakit DBD pemasangan Konseling
menggantung pakaian
pencegahan dan pentingnya PSN Minggu
menurun dari KK
penyakit DBD 3. Pemasangan Balai dusun/pos Balai
menjadi … kk
setelah dilakukan binner/poster/stiker kamling/ papan dusun/poskamli Papan
 Perilaku menghindari
pemicuan sebanyak penyakit penyakit DBD pengumuman/lok ng pengumum
gigitan nyamung
3X dan pentingnya PSN asi2 masy Ka. Dusun an
menurun dari ,,.. KK
berkumpul
menjadi … KK
4. Lomba kebersihan
Masyarakat Dusun
Masy dusun lingkunga Seluruh masy Ka. Dusun Seluruh wilayah
Wonosuko Desa
Wonosuko Desa dusun X dusun/ minggu
Telemung yang tidak
Telemung Penilaiyo
tahu penyakit DBD dan
mempunyai 5. Gerakan masyarakat Seluruh wilayah
pentingnya PSN
pengetahuan yang melakukan PSN setiap Seluruh Masy Ka. BPD dan K,a. dusun
menurun dari 70%
baik tentang jum,at/minggu dusun X Desa
menjadi 10%
penyakit DBD dan Gotong Alat2
pentingnya PSN 6. Buat perdes tentang Balai desa royong/ kebersina

67
setelah dilakukan PSN Anggota BPD dan Ka. Dusun kerjabakti
penyuluhan kepala Desa
sebanyak 3-4 X Musyawara
7. Bentuk pengelola Menyesuaikan h
jumantik dan pelatihan Tokoh Ka. waktunya
jumantik masy/kader RT/RW/Kadusun Alat2
Pelatihan/p PSN/
8. Berikan abate/ foging Minggu raktek senter
terbatas Lokasi ada jentik/
dan penderita Obat dan
DBD Oabt dan alat
penyemprot semprot
an

Musyawara
h

3.5 PELAKSANAAN DAN EVALUASI

68
TUM / PELAAKSANAAN
KRITERIA HASIL Evaluasi Ket
TUK Intervensi Sasaran P Jawab Waktu &Tempat
Tujuan Umum : 1. Penyuluhan a. Kelomp pengajian a. Ketua Tgl 10 Okt 17 jam 19.00 S :Penget masy
Masy Dusun  Masyarakat tentang penyakit laki kelompok , rumah Bpk A tentang akibat
Wonosuko Desa Dusun Wonosuko akibat merokok
merokok meningkat
Telemung akan Desa Telemung b. Kelomp pengajian b.Ketua Tgl 12 Okt 17 jam 19.00
wanita kelompok rumah NyB dari 50 % menjadi 80
berperilaku sehat : yang merokok
%
tidak merokok menurun dari 196
c. Kelomp PKK c. Ketua Tgl 10 Okt 17 jam 9.00
Setelah dilakukan KK/68% kelompok Balai Dusun O :Perilaku
tindakan kebidanan menjadi 150 KK masyarakat yang
selama 1tahun (52%.) d. Kelomp remaja d.Ketua Tgl 15 Okt 17 jam 15.00 merokok menurun
masjid kelompok di Serambi masjid
Tujuan Khusus : dari 196 KK (68%)
Masy Dusun Masyarakat Dusun e. Kelomp e. Ketua Tgl 17 Okt 17 jam 15.00 menjadi 155 KK (58 %)
Wonosuko Desa Wonosuko Desa karangtaruna kelompok , Rumah ketua
Telemung Telemung yang A : Tujuan tercapai
mempunyai tidak tahu tentang f. Kelomp olahraga f. Ketua Tgl 20 Okt 17 jam 15.00 sebagian
akibat rokok kelompok , di lapangan volley
pengetahuan yang
P :Lanjutkan
baik tentang bahaya
Tujuan menurun dari 100%
Kriteria PELAKSANAAN EVALUASI KET
2. Pemicuan Masy yang merokok Ketua RT Tgl 10 s/d 25 Okt 17 Jam
merokok setelah menjadi 30% Intervensi Sasaran P Jawab Waktu &Tempat intervensi,
tentang akibat 15.00 Rumah masy yg
Tujuan Umum :
dilakukan 1. Penyuluhan
merokok tentang a. Kelomp a. Ketua Tgl 10 Okt 17 jam 19.00 penyuluhan,
merokok S :Penget masy
Masy
penyuluhan Wonosuko
Dusun  Tidak ada kasus penyakit penyakit pengajian laki Ka. kelompok , rumah Bpk A pemicuan,
tentang penyakit
Desa Telemung
sebanyak 3-4 Xtidak DBD DBD
3. Pemasangan dan
Balai dusun/pos RT/RW/masy Minggu, 25 Okt 17 Jam pemasangan poster
DBD dan
beresiko terjadi penyakit  Masyarakat
 Jentik Positif
yang tidak pentingnya PSN
binner/poster/sti kamling/b.papan
Kelomp b. Ketua
terdekat lokasi Tgl 12 Okt 17 jam 19.00
09.00
DBD Setelah dilakukan pengajian wanita kelompok pentingnya PSN
Masy Dusun ada
merokok menurun ker bahaya pengumuman/lokasi2 pemasangan Balairumah NyB
dusun/poskamling
tindakan kebidanan meningkat dari 70
Wonosuko Desa  Genangan
dari air tidak
196 KK/68% merokok masy berkumpul
selama 1tahun c. Kelomp PKK c. Ketua Tgl 10 Okt 17 jam 9.00 % menjadi 90 %
Telemung ada 150 KK
menjadi
4. Lomba PHB Masy yg ber PHBS Ka. Dusunkelompok Balai Dusun
26 Okt 17 Jam 09.00
mempunyai
Tujuan Khusus : (52%.) O :Perilaku
Balai dusun/
motivasi yang baik d. Kelomp remaja d. Ketua Tgl 15 Okt 17 jam 15.00 masyarakat
untuk tidak Usaha untuk tidak
5. Gerakan Masy yg merokok Ka. Dusun 2 7 Okt 17 Jam 15.00
merokok setelah merokok di dalam masyarakat Kelompok pengajian,
dilakukan pemicuan rumah meningkat membuat area Balai dusun
sebanyak 30 X dari 135 kk merokok dan Pos kamling
( 68,8%) menjadi 69
merokok di luar
185 KK ( 94%) rumah
Masy Dusun Wonosuko  Perilaku PSN 1 masjid kelompok di Serambi masjid melakukan PSN 1
Desa Telemung minggu sekali minggu sekali
mempunyai ketrampilan meningkat dari KK e. Kelomp e. Ketua Tgl 17 Okt 17 jam 15.00
meningkat dari 170
yang baik tentang menjadi KK karangtaruna kelompok , Rumah ketua
prosedur pencegahan KK (68%) menjadi
 Perilaku
penyakit DBD setelah menggantung pakaian f. Kelomp f. Ketua Tgl 20 Okt 17 jam 15.00 195 KK (95%)
dilakukan pemicuan menurun dari KK olahraga kelompok , di lapangan volley
sebanyak 3 X menjadi … kk Jentik (+) tidak ada
 Perilaku menghindari 2. Pemicuan tentang Masy yang tidak Ketua RT Tgl 15 s/d 25 Okt 17 Jam
gigitan nyamung penyakit penyakit melakukan PSN 15.00 Genangan air tidk
menurun dari ,,.. KK DBD dan Rumah masy yg jentik (+) ada
menjadi … KK pentingnya PSN
A : Tujuan tercapai
Masy dusun Wonosuko Masyarakat Dusun 3. Pemasangan Balai dusun/pos Ka. Minggu, 20 Okt 17 jam 15.00 sebagian
Desa Telemung Wonosuko Desa binner/poster/stiker kamling/ papan RT/RW/masy Balai dusun/poskamling
mempunyai pengetahuan Telemung yang tidak penyakit penyakit pengumuman/lokas terdekat lokasi P :Lanjutkan
yang baik tentang tahu penyakit DBD dan DBD dan i2 masy berkumpul pemasangan
intervensi,
penyakit DBD dan pentingnya PSN pentingnya PSN
penyuluhan,
pentingnya PSN setelah menurun dari 70%
dilakukan penyuluhan pemicuan,
menjadi 10%
sebanyak 3-4 X 4. Lomba kebersihan Seluruh masy Minggu 20 Okt 17 Jam 09.00 pemasangan
lingkunga dusun X Ka. Dusun Seluruh wilayah dusun/ poster
minggu

5. Gerakan Seluruh Masy Minggu 27 Okt 17 Jam 06.00


masyarakat dusun X Ka. Dusun Seluruh wilayah dusun
melakukan PSN
setiap
jum,at/minggu Anggota BPD dan
kepala Desa Ka. BPD dan Balai desa
6. Buat perdes tentang K,a. Desa
PSN

70
7. Bentuk pengelola Tokoh masy/kader Ka. Dusun Minggu 27 Okt 17 Jam 19.00
jumantik dan Menyesuaikan waktunya
pelatihan jumantik
Lokasi ada jentik/
8. Berikan abate/ dan penderita DBD Ka. Minggu 27 Okt 17 Jam 09.00
foging terbatas RT/RW/Kadus Rumah yang ada jentik +
un

71