You are on page 1of 2

Adnan Oktar aka Harun Yahya, Tokoh Kontroversial Anti-Darwin

Natalia Santi, CNN Indonesia | Kamis, 12/07/2018 08:00 WIB


Bagikan :

Adnan Oktar alias Harun Yahya alias Adnan Hoca yang ditangkap Kepolisian Istanbul pada
Rabu (11/7). ( REUTERS/Osman Orsal)

Jakarta, CNN Indonesia -- Apara Turki akhirnya menahan Adnan Oktar alias Harun Yahya,
Rabu (11/7). Tokoh yang juga dikenal sebagai Adnan Hoca itu dituduh menjalankan sindikat
yang terlibat dalam kejahatan termasuk kejahatan seksual dan pelecehan.

Terlahir pada 2 Februari 1956, Oktar aka Harun Yahya adalah tokoh kontroversial. Mengaku
sebagai kreasionis Islam dan menulis ratusan buku, Oktar merupakan penentang teori
Darwinisme, yang disebutnya sebagai sumber terorisme.

Dalam wawancara dengan media Inggris, Guardian pada 2008, Oktar menyatakan lebih dari 100
juta fosil telah digali, dan menurutnya tak ada yang mengalami evolusi.

"Semuanya menunjukkan bahwa tumbuhan, hewan, manusia dan serangga tidak pernah
mengalami evolusi atau apapun dan mereka semua diciptakan dengan cara yang sama oleh
Tuhan. Kita bisa melihat fakta ini dalam fosil-fosil yang kita temukan. Tak ada fosil yang
membuktikan sebaliknya," kata Oktar seperti dilansir Guardian.
Keyakinan Oktar itu juga ditulis dalam bukunya berjudul, 'Atlas of Creation.' Tiap halaman
menunjukkan argumennya mengapa teori Darwin itu salah. Dia menjelaskan tak ada mahluk
yang berevolusi dan bahkan berani memberi hadiah 10 triliun lira jika ada yang membuktikan
kepadanya.

Pandanga Oktar alias Harun Yahya itu telah diperdebatkan sejumlah ilmuwan. Namun keyakinan
Oktar menuai banyak pengikut di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

SUMBER :
https://www.cnnindonesia.com/internasional/20180712075029-134-313461/adnan-oktar-aka-
harun-yahya-tokoh-kontroversial-anti-darwin