You are on page 1of 6

ENROLLMENT OF

AGREEMENT
INFORMASI PROGRAM

Nama Program PRAKTIK KERJA DI MALAYSIA

Waktu 6 Bulan

LATAR BELAKANG PELAKSANAAN PROGRAM OJT

PELAKSANAAN PROGRAM OJT dilatar belakangi dengan kebutuhan persyaratan


profesi serta pengalaman secara international di dunia Pariwisata karena pada
umumnya industri kerja pariwisata lebih mempertimbangkan untuk merekrut lulusan
yang memiliki pengalaman yang luas.

Program Internship atau Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) selama 6 bulan


diharapkan memberikan pengalaman secara nyata bagaimana bekerja di Industri
Pariwisata, khususnya perhotelan di Malaysia. Peserta Prakerin juga diharapkan
untuk mengembangkan potensi dan kecakapan kerja serta membangun karir kerja
secara international.

Mengingat bahwa ini adalah pelatihan layaknya seorang profesional di industri


pariwisata, peserta Prakerin di luar negeri juga secara tidak langsung akan menjadi
duta pariwisata bagi bangsa Indonesia, hingga kami akan memberikan beberapa hal
dibawah ini sebagai persetujuan bersama yang harus ditaati dan dilakukan saat
prakerin.

Hal-hal yang menjadi perhatian dan kesepakatan bersama adalah sebagai berikut :

Tanggung Jawab Peserta PRAKERIN

Beberapa hal yang harus dilakukan saat Prakerin adalah sebagai berikut :

1. Menjaga nama baik nama institusi Sekolah Perhotelan dan Kapal Pesiar Star Hotel
Institute dengan menunjukan sikap yang baik saat pelaksanaan prakerin hingga
selesai.
2. Peserta berkomitmen untuk melaksanakan tugas prakerin secara jujur seperti
yang tertuang dalam isi perjanjian ini.

1
3. Peserta harus memiliki tujuan bukan untuk mencari uang saat pelaksanaan
prakerin melainkan meningkatkan kecakapan pengetahuan kerja, sikap dan
keterampilan.
4. Peserta memberikan informasi yang sebenar-benarnya untuk setiap hal yang
dibutuhkan untuk pelaksanaan prakerin seperti, indentitas diri, pihak keluarga
yang bisa dihubungi, alamat, dll.
5. Peserta berkomitmen untuk memberikan perhatian dalam saat menjalankan
kewajiban kerja pelatihan di Hotel, baik tugas dan tanggung jawab yang diberikan
oleh pihak Hotel kepada peserta praktik.
6. Peserta bertindak fokus untuk melakukan semua tugas dan tanggung jawab
terutama dalam hal keselamatan kerja, kesehatan, aktivitas saat diluar jam kerja
seperti naik kendaraan, jalan-jalan ataupun berpergian keluar area negara
Malaysia saat melakukan kegiatan prakerin.
7. Peserta praktik kerja diharuskan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pihak
sekolah untuk setiap tugas dan hal-hal Akademik seperti yang tertuang di sylabus
dan kurikulum dan kebutuhan sks. Sertifikat OJT akan diberikan oleh Hotel
kepada pihak Sekolah.
8. Setiap peserta bertanggung jawab penuh atas penyimpanan dokumen (passport,
ID, surat izin tinggal dll.) dan barang-barang pribadi seperti; uang, laptop,
handphone.

KOMUNIKASI

1. Sebagai peserta praktik kerja, maka peserta harus selalu berkomunikasi dengan
pihak Agen yang dipilih oleh hotel.
2. Setiap hal yang membutuhkan perhatian harap tidak dilakukan secara lisan
melainkan tertulis, dan membutuhkan waktu untuk menyelesaikan hal-hal
tersebut. Biasanya waktu normal yang dibutuhkan tidak lebih dari 3x24 jam hari
kerja.
3. Beberapa level dalam melakukan atau menyampaikan keluhan dalam pelaksanaan
prakerin adalah sebagai berikut :
 Level 1 – Hotel menunjuk Supervisor terkait dalam proses keluhan
 Level 2 – Pihak Koordinator dari Agen hotel
 Level 3 – Akademik Direktur STAR HOTEL INSTITUTE
 Level 4 – Kampus Manager STAR HOTEL INSTITUTE

Hal-Hal Disiplin

1. Hal-Hal yang dilarang keras saat pelaksanaan prakerin dan


kemungkinan peserta dipulangkan atau dipermasalahkan secara
hukum. Semua aspek yang dihasilkan dari perbuatan/tindakan
dibawah ini akan dikenai sanksi, dan pihak Hotel serta Sekolah tidak
bertanggung jawab atas segala biaya yang diakibatkan :
 Melakukan tindakan argumentasi dengan pihak hotel/resort di semua divisi
terkait
 Mengkonsumsi minuman keras ataupun segala tindakan yang dipengaruhi
alkohol pada saat kerja atau di area kerja, tempat tinggal atau tempat umum.

2
 Menyalahgunakan setiap peralatan hotel/resort untuk keperluan pribadi.
 Gagal dalam menjalankan tanggung jawab kebersihan pribadi dan tempat kerja
yang menyebabkan hotel/resort dikenai sanksi dari Pemerintah.
 Tindakan tidak hormat menghormati, sombong, kasar, berkata-kata tidak
sopan atau apapun kegiatan/sikap yang menyebabkan perkelahian ataupun
hinaan kepada tamu, teman, rekan kerja, pegawai hotel dll.
 Berkeluh kesah, dan menggerutu saat kerja atau menunjukan gerakan yang
menghina, mengancam atau apaun saat bekerja.
 Meminta komisi atau memeras tamu, teman dan rekan kerja saat bekerja atau
di tempat tinggal.
 Setiap hal yang berbau judi, penyuapan, pornografi, vandalisme atau apaun
yang melanggar disiplin
 Memberikan informasi yang salah atau bohong kepada pihak hotel atau
petugas pemerintah seperti surat dokter, ijin dll.
 Ketidakjujuran dalam segala macam bentuk.
 Menyebarkan pernyataan-pernyataan yang negatif dan menyesatkan kepada
teman, rekan kerja, dan pihak hotel/resort.
 Membawa dan mengkonsumsi obat-obatan yang dilarang oleh pemerintah
Malaysia.
 Mabuk saat tugas.
 Pelecehan seksual dalam bentuk kode, sikap tubuh, perkataan dan tindakan
atau barang-barang pornografi, dll.
 Segala bentuk judi dalam hal apapun.
 Semua kegiatan yang merusak peralatan hotel/resort, dan tempat tinggal.
 Semua bentuk provokasi negatif .
 Semua bentuk pencurian atau meminjam tanpa ijin peralatan teman, rekan
kerja, atau hotel/resort.
 Tidak mentaati peraturan Pemerintah.
 Membawa senjata tajam, senjata api, ataupun benda-benda berbahaya yang
dilarang.
 Menyebarkan gosip yang tidak benar atau membuat resah kegiatan prakerin.
 Melakukan kegiatan tanpa ijin atau absen selama 5 hari dalam satu bulan.
 Tidak fokus atau melamun saat bekerja.
 Tidak melakukan pelimpahan kerja saat ijin atau tidak masuk.
 Secara spontan menolak bekerja sesuai tanggung jawab yang diberikan pihak
Hotel sesuai peranan sebagai peserta prakerin.
 Melakukan tindakan grafiti.
 Semua hal yang menyebabkan perlambatan produktivitas hotel/resort
terganggu
 Membuka rahasia hotel/resort kepada tamu.
 Tidak melaporkan barang-barang hilang atau menemukan barang-barang yang
hilang milik orang lain.
 Menolak untuk diperiksa oleh pihak keamanan hotel saat di tempat tinggal atau
tempat kerja.
 Menyimpan atau menggunakan peralatan hotel selain yang memang diberikan
untuk digunakan tanpa ijin atau sepengetahuan pihak Hotel.
3
 Menggunakan nama Agen, Sekolah atau siapapun untuk kepentingan pribadi
 Merugikan pihak Hotel.
 Menerima suap.
 Berlaku keras kepala dan tidak mau belajar dan diajar saat prakerin.

2. Skorsing 3 hari dan terancam tidak mendapatkan sertifikat kerja atau


dipulangkan.
 Tidak menggunakan seragam yang sesuai peraturan Hotel/Resort
 Tidak melakukan check in/ check out kerja secara benar.
 Tidak siap untuk bekerja 20 menit sebelum jam kerja, yang artinya 20 menit
sebelum jam kerja peserta harus telah siap kerja dan menggunakan seragam.
 Tidak melakukan grooming harian sesuai peraturan Hotel.
 Tidak memperhatikan kebersihan pribadi.
 Melakukan segala bentuk indisipliner yang terkait dalam hal keamanan kerja,
sikap dan kesehatan.

Hal-hal Rahasia /confidential

1. Peserta tidak menjaga rahasia Perusahaan atau sengaja memberikan rahasia,


menjual dokumen kepada pihak luar.
2. Segala bentuk perdagangan yang terlarang untuk hal-hal seperti formulir,
dokumen, prosedur, kebijakan komunikasi, teknis dll.
3. Semua barang bawaan yang tidak diperbolehkan oleh pihak Hotel akan ditahan
dan akan dikembalikan setelah selesai program prakerin.

Kesehatan dan kecelakaan

1. Pihak Hotel, Agen dan pihak Sekolah tidak bertanggung jawab setiap kecelakaan
kerja yang dilakukan atau terjadi oleh peserta prakerin akibat kelalaian yang
dilakukan oleh peserta.
2. Peserta harus menjaga kesehatan pribadi dan membawa obat-obatan pribadi yang
dibutuhkan selama program 6 bulan.
3. Peserta akan menanggung biaya-biaya pengurusan kepulangan saat berhenti
prakerin yang disebabkan oleh kecelakaan, sakit, atau kehendak sendiri dll.

Tiket Pesawat Kepulangan dan pemotongan Uang saku

1. Pemotongan uang saku akan dikenakan kepada peserta prakerin yang mengikuti
program sekolah skema B dan C langsung oleh pihak Hotel/Agen sebesar RM
100/bulan.
2. Peserta harus mengikuti jadwal kepulangan yang ditentukan oleh pihak Sekolah
sesuai waktu yang telah ditentukan, mencegah ketidaksergaman atau jadwal yang
berbeda-beda.
3. Tiket kepulangan ditanggung oleh peserta prakerin.

Tempat tinggal/dormitory

4
1. Pihak hotel akan menyediakan akomodasi standar untuk akomodasi peserta
selama 6 bulan, termasuk alat masak, matras, kamar mandi, listrik dan air.
2. Peserta harus membawa sendiri semua kebutuhan peralatan pribadi.

Makan dan uang saku dan transportasi

1. Makan akan diberikan sesuai peraturan hotel yang ditentukan.


2. Peserta harus mandiri dalam urusan makanan dan minuman diluar jam kerja.
3. Uang saku akan diberikan sesuai jumlah yang sudah ditetapkan oleh pihak Hotel.
4. Jam kerja yang dilakukan oleh setiap peserta akan ditentukan oleh pihak Hotel.
Semua absen yang tidak ada ijin atau tanpa pemberitahuan dipastikan akan
mengurangi uang saku.
5. Transportasi berupa antar jemput atau kendaraan atau tiket kereta atau bis akan
diberikan oleh pihak Hotel, atau jika menggunakan uang peserta maka akan
diganti sesuai bukti tiket yang ditunjukan.

ASSUMPTION OF RESPONSIBILITIES

Semua penjelasan kebijakan, peraturan, petunjuk dibuat untuk kepentingan bersama


dan disepakati oleh semua pihak tanpa paksaan.
Peserta telah mengerti bentuk kerjasama dan pelaksanaan prakerin yang tertuang
dalam perjanjian yang ditandatangani bersama.

Dengan ini telah disepakati bersama penjelasan tentang peraturan prakerin dan
ditandatangani :
Tempat
Waktu Jam
Hari/Tanggal

Nama Peserta Tanda Tangan

No. Passport :

Nama Orang Tua Tanda Tangan

Sapto Priantomo Tanda Tangan


Direktur
Star Hotel Institute

Human Resources Manager/Director Signature

5
6