You are on page 1of 2

Terminology:

1. Asthenis:
2. Unilateral prominence hemothorax dextra = Penonjolan di salah satu sisi tubuh yaitu di dinding
dada sebelah kanan.
3. Forensik = ilmu kedokteran yang mempelajari aspek medikolegal kedokteran.
4.

Jump 2 3

1. Apa yang menyebabkan Dani dibawa orang tuanya ke puskesmas dengan keluh sesak
nafas sejak setengah jam yang lalu dan semakin meningkat? Saat iritan masuk ke
dalam saluran napas ketika inhalasi, maka akan terjadi perubahan jaringan pada bronkus
yang terdiri dari spasme otot polos, edema mukosa dan infiltrasi sel-sel radang, serta
hipersekresi mucus yang kental, menyebabkan penyempitan saluran pernapasan sehingga
pertukaran gas akan terganggu. Terganggunya pertukaran gas menyebabkan tubuh
berespon dengan meningkatkan kebutuhan akan O2. Agar kebutuhan O2 yang meningkat
ini terpenuhi maka dibutuhkan frekuensi pernapasan yang tinggi sehingga timbullah sesak
napas.
2. Apa interpretasi hasil pemeriksaan fisik Dani?
Jawab :
- Unilateral prominence = penonjolan dinding dada karena ada massa atau cairan
- Fremitus kanan menghilang = jarak dari paru ke dinding dada semakin menjauh
yang disebabkan oleh karena adanya cairan yang terakumulasi, udara.
- Perkusi kanan hipersonor = dihasilkan oleh paru yang emfisematous.
- Perkusi kiri sonor: normal
- Suara nafas kanan menghilang = karena ada cairan atau udara sehingga jarak dari
paru ke dinding dada semakin jauh
3. Apa interpretasi hasil pemeriksaan foto toraks PA Dani?
4. Apa pemeriksaan lain yang dilakukan kepada Dani?
Jawab :
Pemeriksaan darah : leukosit, LED
Pleural tap untuk mengetahui kuman
Analisis gas darah untuk mengetahui deajat hipoksia karena sesak nafas.
5. Apa diagnosis dan DD pd Dani? Diagnosis: Pneumothorax? Efusi Pleura? DD: Pneumothorax:
infark miokard, emboli paru, pneumonia. Efusi Pleura: massa tumor, pneumothorax, atelektasis
6. Apa komplikasi yang mungkin terjdi pd penyakit Dani? Pneumothorax: kegagalan respirasi,
piopneumothorax, hydropneumothorax, henti jantung paru, kematian. Efusi Pleura: Kolaps paru,
emfiema, efusi berulang, edema paru.
7. Bagaimana prognosis?
8. Apa yang dilakukan bagian Forensik pada pasien yang meninggal karena tenggelam tersebut?
Jawab :
Mencari tahu penyebab apakah kematian disebabkan tenggelam atau akibat kelalaian
tenaga medis dalam penanganan tenggelam tersebut.
Mencari tahu penyebab kematian dengan cara :
- Periksa kulit
- Periksa jalan nafas dan paru
- Pemeriksaan histologi jaringan paru
9. Bagaimana terjadinya henti nafas dan kematian pada org tenggelam? Saat korban yang
mengalami tenggelam tidak dapat mempertahankan jalan napasnya agar bebas cairan,
maka air akan masuk ke dalam mulut secara sponta dan akan dimuntahkan atau ditelan.
Kemudian korban secara sadar akan menahan napas, namun hal ini tidak akan lebih dari 1
menit. Ketika keinginan bernapas tidak dapat ditahan, maka air akan teraspirasi masuk ke
jalan napas diikuti refleks batuk. Kadang-kadang dapat terjadi spasme laring yang segera
berakhir saat terjadi hipoksia otak. Jika korban tidak segera ditolong, air akan terus
teraspirasi masuk ke jalan napas dan terjadinya hipoksia akan menyebabkan penurunan
kesadaran dan apnea, gangguan irama jantung yang terjadi biasanya takikardia yang diikuti
brdikardia, pulseless electrical activity (PEA), dan akhirnya asistol. Akibat keadaan
tersebut menyebabkan hipoksia di otak dan lama kelamaan jaringan di otak mati -> kematian

10.

11.