You are on page 1of 7

ATOM BERELEKTRON BANYAK

Anggota : Annisa Aulia


Hanaz Faruq
Laela Fitria
Tiara Ayu Indrasti

A. MODEL ATOM MEKANIKA KUANTUM


* Dikembangkan oleh Erwin Schrodinger dan Werner
Heisenberg
* Dikenal dengan Teori Mekanika Kuantum

1. Bilangan kuantum utama (n)


- Menentukan besar energi total elektron
Energi total elektron atom hidrogen

- Energi total elektron ion He+, Li2+

z = n omor atom

He+ z = 2
Li2+ z = 3

- Energi total elektron banyak

zef = nomor atom efektif

- Jumlah elektron maksimum pada orbit ke-n adalah 2n 2 jadi


e 2n2
Jari – jari lintasan elektron:

rn = n2 . r1

keterangan= rn = jari –jari

n= sub kulit

2. Bilangan Kuantum Orbital/Azimuth


- Penemu : Arnold Sommerfeld orbit ellips
- menentukan besar momentum anguler/sudut orbital
elektron
- = (n – 1) jadi = 0, 1, 2, 3, ...
- besar momentum sudut (L)
h : tetapan Planck
- makin kecil L makin kecil bentuk orbit semakin pipih.

3. Bilangan kuantum magnetik (ml)


- Menunjukkan arah dari momentum sudut orbital
- m= , ..., 0, ... + 
- Banyaknya nilai yang diperbolehkan (jumlah orbital)

- Arah momentum
sudut dikuantisasi
dengan acuan ke
medan magnet luar
: kuantisasi ruang (Lz)

Contoh : =
2

- Anomali efek Zeeman (AEZ) : pengecualian gejala tambahan


garis spektrum
yang tidak sesuai dengan jumlah yang diperkirakan.
Contoh : garis pertama deret Balmer dari atom hidrogen yang
menunjukkan sebuah struktur halus oleh Phipps dan
Taylor

4. Bilangan Kuantum Spin (ms)


- Menunjukkan arah perputaran elektron pada sumbunya
- Ada 2 nilai, ms = 
- Pauli berhasil menjelaskan adanya AEZ (penyebab rotasi
tersembunyi)
- Goudsmit & Uhlenbeck rotasi tersembunyi disebabkan
oleh momentum
sudut intrinsik (momentum sudut spin)
- Besar momentum sudut spin (S)

- Arah vektor momentum sudut spin (Sz)

* KONFIGURASI ELEKTRON
Yaitu : susunan elektron-elektron dalam atom yang sesuai
dengan tingkat
energinya.

Aturan-aturan
1. Prinsip Aufbau
Elektron mengisi orbital dari tingkat energi yang paling
rendah sampai yang
paling tinggi.
Contoh : Atom K z = 19, konfigurasi elektronnya 1s 2 2s2 2p6
3s2 3p6 4s1
2. Aturan Hund
Dalam orbital yang setingkat, elektron-elektron tidak boleh
berpasangan
sebelum seluruh orbital setingkat terisi oleh sebuah elektron.
Contoh :

3. Larangan Pauli
dalam satu atom tidak boleh ada elektron yang mempunyai
keempat bilangan
kuantum yang sama harganya.

* SPEKTRUM EMISI & ABSORPSI


Adanya spektrum menunjukkan adanya tingkat energi.

1. Spektrum Emisi
Dihasilkan dari zat yang memancarkan gelombang
elektromagnetik
Dapat diamati denan spektroskop
Ada 3 jenis :
a. spektrum garis
- dihasilkan oleh gas-gas bertekanan rendah yang
dipanaskan
- terdiri dari garis-garis cahaya monokromatik dengan
panjang
gelombang tertentu yang merupakan karakteristik dari
unsur yang
menghasilkan spektrum tersebut.
b. spektrum pita
- dihasilkan oleh gas dalam keadaan molekuler
Contoh gas H2, O2, N2 dan CO
- spektrum yang dihasilkan berupa kelompok-kelompok
garis yang
sangat rapat sehingga membentuk pita-pita.
c. spektrum kontinue
- spektrum kontinue terdiri atas cahaya dengan semua
panjang
gelombang, walaupun dengan intensitas yang berbeda
- dihasilkan oleh zat padat, zat cair dan gas yang berpijar

2. Spektrum Absorpsi
- terjadi karena penyerapan panjang gelombang tertentu oleh
suatu zat
terhadap radiasi gelombang elektromagnetik yang memiliki
spektrum
kontinue
- terdiri dari sederetan garis-garis hitam pada spektrum
kontinue
- Contoh : spektrum matahari
sepintas spektrum matahari tampak seperti spektrum
kontinue, tetapi jika
dicermati akan tampak garis-garis gelap terang yang disebut
garis-garis
Fraunhofer.
Hal ini disebabkan cahaya putih dari bagian inti matahari
diserap oleh
atom-atom atau molekul-molekul gas dalam atmosfer matahari
maupun
atmosfer bumi.

* ENERGI IONISASI DAN AFINITAS ELEKTRON


Apabila suatu atom menerima energi dari luar yang cukup
untuk mengeksitasi
elektron melampaui tingkat energi tertinggi, maka elektron
tersebut akan
meninggalkan atom.
Energi ionisasi : energi terendah yang dibutuhkan untuk
melepaskan sebuah
elektron dari ikatan atomnya
Contoh : energi ionisasi atom hidrogen pada
kulit ke-n adalah

Energi ionisasi merupakan ukuran kestabilan konfigurasi


elektron terluar
dari suatu atom
Makin besar energi ionisasi, makin sukar atom tersebut
untuk melepaskan
elektron
Dalam satu periode dari kiri ke kanan energi ionisasinya
makin besar
Dalam satu golongan dari atas ke bawah energi ionisasinya
makin

 Jumlah elektron pada orbit terluar disebut ELEKTRON


VALENSI
 Elektron valensi kurang dari 4 cenderung melepaskan
elektron, sedangkan
yang lebih dari 4 cenderung menerima elektron
 Atom-atom yang menangkap elektron membentuk Ion negatif
disertai dengan
pembebasan sejumlah energi

AFINITAS ELEKTRON : energi yang dibebaskan pada saat suatu


atom
menangkap sebuah elektron.