You are on page 1of 6

Asuhan Keperawatan

1. Pengkajian
A. Indentitas klien/keluarga:
Nama : Ny. S
Umur : 55 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Suku : Jawa
Alamat : Sumber porong, Lawang
No tlp :-
B. Riwayat Perkembangan Keluarga
Tahap perkembangan Klg saat ini: Pasien dengan DM
Tugas Perkembangan Keluarga: Dapat dijalankan
C. Struktur Keluarga
Pola komunikasi: baik
Peran Dlm Keluarga: Tidak Ada Masalah
Pengambilan keputusan: tidak ada masalah
Nilai/ Norma keluarga: Tidak ada konflik nilai
D. Fungsi Keluarga
Fungsi Afektif: Berfungsi
Fungsi Sosial: Berfungsi
Fungsi Ekonomi: Berfungsi
Fungsi Perawatan Kesehatan:
- pengetahuan ttng masalah kes: Baik
- Pencegahan Penyakit : Baik
- Perawatan Penyakit : Baik
- Pemanfaatan layanan kes: Baik
E. Pola Koping Kelurga: Efektif

Darftar Anggota Keluarga


No Nama Umur Gender Hubungan Pendidikan Pekerjaan
(L/P) dengan keluarga
1. SH 55 P Baik SMP IRT
2. S 38 L Baik S1 Swasta
3. AS 36 L Baik S1 Swasta
4. KR 34 L Baik S1 Swasta
5. AN 22 P Baik S1 Mahasiswa
6. S 63 L Baik SPK Perawat

Tipe Keluarga: Keluarga Besar


F . Pola Aktivitas sehari-hari:
pola makan : Baik
pola minum : Baik
istirahat : Baik
pola BAK : Baik
pola BAB : Baik
pola kebersihan diri : Baik
olahraga : Kurang
tinggat kemandirian : Kurang
G. Perilaku Tidak Sehat:
Merokok : tidak
Minum kopi : tidak
Konsumsi garam berlebih : tidak
Komsimsi gula berlebih : tidak
Minuman beralkohol : tidak
Sarana kesehatan yang digunakan : Rumah Sakit
Keluhan utama yang dirasakan : Kaki kanan terasa lemas

H. Spiritual:

Taat bribadah : tidak

Kesehatan yang berlainan dengan kesehatan: tidak

I. Psikososial :

Keadaan emosi pada saat ini:

Marah tidak

Sedih tidak

Ketakuatan tidak

Putus asa tidak

Stres tidak

Kurang interaksi dg orang lain tidak

Menarik diri dg lingkungan tidak

Konflik dg keluarga tidak

Penurunan harga diri tidak

Gangguan gambaran diri tidak


J. Faktor resiko masalah kesehatan:

Tidak pernah/jarang periksa kes tidak

Sosial ekonomi kurang tidak

Rumah/ lingk tidak sehat tidak

Hub kel tidak harmoni tidak

Obesitas tidak

Status gizi kurang tidak

K. PEMERIKSAAN FISIK

Tanda Vital

TD : 140/100

RR : 28x

BB dan TB : 80kg/157cm

SUHU : 36,5

NADI : 84

Keadaan umum: baik

Pemeriksaan lab:

Colesterol : 131

Sistem persyarafan: Nyeri Kepala

Riwayat pengobatan

Jenis obat yang dikonsumsi:


2. Analisa Data / Pengkajian Fokus
No Data Fokus Penyabab Masalah
1. DS: px mengatakan nyeri kepala Agen Pencenderaan Nyeri Akut
P: nyeri kepala bertambah parah fisiologis
saat berdiri dan berkurang saat
tidur
Q: seperti tertimpa benda berat
R: bagian kepala
S: skala nyeri 4/5
T: saat tekanan darah tinggi
DO: -px tamapak meringis
-k/u lemah
-TD: 140/100 N: 84
-RR: 28 S: 36,5

2. DS: px mengatakan mudah Diabetes mellitus Resistensi insulin


lemas, sering haus, mulut kering
DO: kadar glukosa dalam
darah/urine tinggi
Awal pemeriksaan = 550
Terakhir pemeriksaan= 131
Jumlah urine meningkat

3. PERUMUSAN DIAGNOSA KEP. KELUARGA


No DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA (PES)

1. Nyeri akut b.d agen pencedera fisiologis

2. Restensi insulin b.d diabetes mellitus


RENCANA KEPERAWATAN

DIAGNOSA TUJUAN DAN INTERVENSI RASIONAL


KEPERAWA KRITERIA
TAN HASIL
Restensi insulin Setelah dilakukan 1. Monitor kadar 6. Mengetahui kaddar
b.d diabetes asuhan glukosa darah glukosa darah dalam
mellitus keperawatan pada sesuai indikasi batas normal
ny. S selama 1x60 2. Batasi aktivitas 7. Mengontrol kadar
menit diharapakan ketika kadar glukosa darah
gula darah px glukosa darah 8. Memantau kadar
dalam batas lebih dari glukosa darah
normal dg KH: 250mg/dL 9. Mengetahui kadar
1. Glukosa 3. Dorong glukosa darah kelurga
darah pemantauan 10. Mempercepat kadar
normal sendiri kadar gula menjadi normal
2. Urine glukosa darah
glukosa 4. Tes kadar glukosa
normal darah anggota
keluarga
5. Berikan insulin,
sesuai resep
(kolaborasi)

Nyeri akut b.d Setelah dilakukan 1. Ajarkan pasien


agen pencedera asuhan dan keluarga
fisiologis keperawatan pada mengenai metode
ny. S selama 1x60 pemberian obat
menit diharapakan yang sesuai
nyeri berkurang 2. Berikan informasi
sampai hilang dg kepada pasien dan
KH: kelurga mengenai
1. Nyeri tindakan dan efek
dilaporkan samping pada obat
tidak ada 3. Berikan alternatif
2. Ekspresi mengenai jangka
nyeri waktu dan cara
wajah pengobatan
tidak ada mandiri untuk
3. Meringis meminimalkan
tidak ada efek gaya hidup
4. Bantu pasien dan
keluarga dlam
membuat susaian
gaya hidup yang
diperlukan terkait
dengan(pemkaian)
obat-obat tertentu
dengan tepat
5. Hubungi pasien
dan keluarga
setelah
pemulangan
pasien untuk
menjawab
pertnayaan dan
mendiskusikan
kekhawatiran
terkait dengan
regimen obat