You are on page 1of 1

Pemeriksaan diagnostk yaitu pengambilan sampel jaringan

untuk mendiagnosis gangguan. Ada beberapa jenis pemeriksaan


diagnostk, yaitu:

1. Amnienostesis, dilakukan pada usia kehamilan 16-20 minggu


dengan mengambil cairan ketuban di dalam perut sekitar 20 ml.
Tes ini bertujuan untuk mengetahui adanya kelainan kromosom
sepert trisomi 21, trisomi 13, dan trisomi 18 (sindrom Edwards
atau kelainan jantung dan ginjal).

2. Cordosentesis, dilakukan setelah usia kehamilan di atas 5 bulan


dengan mengambil darah dari tali pusat untuk memastkan
kelainan kromosom pada bayi. Pemeriksaan cordosentesis lebih
akurat dibandingkan amniosentesis.

3. Chrorionic Villus Sampling (CVS), dilakukan si usia kehamilan 8-


10 minggu, dengan memasukkan sebuah tabung ke serviks
melalui vagina. CVS bertujuan mengambil chorionic villi atau
sampel jaringan dari plasenta untuk mendeteksi kelainan
kromosom. Namun, ada risiko keguguran dalam tes ini.