You are on page 1of 10

PEMERINTAH KABUPATEN BLORA

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS NGAWEN
JL.Kawedanan No.2 Ngawen, Telp.(0296)361026 KodePos 58254

ANALISIS IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN RENCANA KEGIATAN


1. UPAYA KIA-KB
No Analisis Identifikasi Kebutuhan Rencana kegiatan
1 Kurang informasi tentang kesehatan ibu Kelas ibu hamil Pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil
hamil
2 Kurang informasi tentang kesehatan anak Kelas ibu balita Pelaksanaan kegiatan kelas ibu balita
balita
3 Kurangnya jangkauan Px bumil resti oleh Pelayanan bumil resti oleh Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan ibu hamil resti oleh
DSOG. DSOG DSOG
4 Adanya usulan pelayanan USG Pelayanan USG Pelaksanaan pelayanan USG di Puskesmas
5 Adanya usulan deteksi dini kanker servix Pemeriksaan IVA / Papsmear Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan IVA/Papsmear

2. UPAYA PROMOSI KESEHATAN

NO Analisis Identifikasi Kebutuhan Rencana Kegiatan

1 Kurangnya pengetahuan masyarakat Meningkatkanpengetahuan 1. Sosialisasi program Promkes di


tentang program Promkes masyarakat tentang program pertemuan lintas sektor
Promkes 2. Hasil sosialisasi pertemuan linsek
disampaikan dipertemuan tingkat desa
2 Kurangnya Penyuluhan di masyarakat Memberikan penyuluhan kesehatan 1. Koordinasi dengan bidan desa dalam
kepada masyaakat perencananaan pelaksanaan penyuluhan
kesehatan sesuai masalah dan potensi
yang di miliki masyarakat
2. Memberikan penyuluhan kesehatan
sesuai masalah yang ada di masyarakat
3. Melibatkan kader kesehatan desa dalam
pelaksanaan penyuluhan
3 Kuranya Pengetahuan masyarakat Meningkatkan pengetahuan 1. Melakukan koordinasi dengan Bidan
tentang SMD dan MMD masyarakat tentang SMD dan MMD Desa untuk Sosialisasi SMD dan MMD

4 Kuranya Pengetahuan masyarakat Meningkatkan pengetahuan 1. Koordinasi dengan Upaya KIA


tentang Kesehatan Ibu dan Anak masyarakat tentang kesehatan Ibu
dan Anak
5 Adanya warga yang belum memiliki Mencukupi kebutuhan jamban sehat 1. Kordinasi dengan bidan desa dan lintas
jamban sehat secara bertahap program terkait
6 Adanya warga yang kurang mengetahui Meningkatkan pengetahuan 1. Koordinasi dengan bidan desa untuk
fungsi 5 meja dalam posyandu masyarakat tentang fungsi 5 meja peningkatan pengetahuan fungsi 5 meja
dalam posyandu melalui kader posyandu

3.UPAYA GIZI
No Analisis Identifikasi Kebutuhan Rencana kegiatan
1 Pentingnya pemantauan tumbuh kembang Kegiatan Posyandu Pelaksanaan kegiatan posyandu
balita
2 Adanya masalah gisi buruk dan gisi kurang Pelaksanaan Pemantauan Lap. Perkembangan gisi buruk
Status Gizi Pelaksanaan Pelacakan Gisi Buruk dan Gisi kurang.
3 Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Pemantauan ASI Eksklusif Pemantauan ASI Eksklusif
ASI Eksklusif
4 Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Pemberi Makanan Tambahan Pemberi Makanan Tambahan (PMT) di posyandu
makanan bergisi (PMT) di posyandu
5 Pemberian Kapsul Vit. A dosis tinggi untuk Pemberian obat gisi ( vit A ) Pelaksanaan Pemberian obat gisi ( vit A )
mencegah infeksi mata dan penyakit mata
6 Pentingnya Pemberian Tablet Tambah Pemberian Tablet Tambah Pelaksanaan Pemberian Tablet Tambah Darah pada
Darah untuk mencegah anemia. Darah ibu hamil dan remaja putri
7. Adanya masalah balita Gizi Buruk dan Penanganan balita Gizi Buruk Perawatan kasus gisi buruk
Stunting PMT Pemulihan
8. Adanya masalah Ibu Hamil Kurang Energi Penanganan Ibu Hamil Kurang Pelaksanaan SurveilansIbu Hamil Kurang Energi
Kronik (KEK) Energi Kronik (KEK) Kronik (KEK)
9. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Pemantauan garam beriodium Pelaksanaan pemeriksaan garam beriodium rumah
garam beriodium pada rumah tangga tangga
(keluarga)
10. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Penyuluhan tentang gisi Penyuluhan terpadu di kelompok masyarakat (
gisi berkoordinasi dengan upaya promkes)
Pelaksanaan penyuluhan tentang gisi yang sudah
dilaksanakan :
1. Diposyandu (dilakukan dimeja 4 oleh kader
posyandu)
2. Di desa ( kelas balita,kelas bumil)
4.UPAYA P3M
No Analisis Identifikasi Kebutuhan Rencana Kegiatan
1 - Data pasien TB sebanyak 33 orang sampai - Pemeriksaan kontak penderita - Melaksakan kegiatan pemeriksaan
bulan Desember 2018, sedangkan target tahun TB. kontak penderita TB.
2018 sebanyak 132 pasien TB. - Kader pengantar dahak - Melaksanakan kegiatan kader
- Dari survey 100 orang, masyarakat yang - Penjaringan suspek TB pengantar dahak.
membutuhkan dilakukan pemeriksaan dan - Melaksanakan penjaringan suspek TB.
pengobatan penderita TB sebanyak 98 orang.
2 - Penderita Kusta ditemukan sebanyak 2 orang - RVS Kusta - Melaksanakan kegiatan RVS Kusta
pada tahun 2018.
- Dari survey 100 orang, masyarakat yang
membutuhkan dilakukan pemeriksaan dan
pengobatan penderita Kusta sebanyak 99
orang.
3 - Jumlah kasus DB pada tahun 2018 sebanyak - Pemeriksaan Jentik Berkala - Melaksanakan kegiatan Pemeriksaan
46 kasus. - PE potensial wabah Jentik Berkala
- Dari survey 100 orang, masyarakat yang - Melaksanakan Kegiatan PE
membutuhkan dilakukan kegiatan : potensial wabah.
Penemuan penderita DB sebanyak 99 orang.
Fogging sebanyak 99 orang.

4 - Jumlah kasus Diare tahun 2018 sebanyak 136 - Pemeriksaan penderita Diare dan - Melaksanakan kegiatan pemeriksaan
kasus dan kasus Pneumonia yang ditemukan ISPA di PKD dan Puskesmas penderita Diare dan ISPA di PKD
pada tahun 2018 sebanyak 4 kasus. Pembantu saat ada pasien Diare dan Puskesmas Pembantu saat ada
- Dari survey 100 orang, masyarakat yang dan ISPA/Pneumonia datang. pasien Diare dan ISPA/Pneumonia
membutuhkan dilakukan pemeriksaan dan - PE Potensial wabah. datang.
pengobatan penderita Diare sebanyak 99 orang - Melaksanakan kegiatan PE potensial
dan ISPA/Pneumonia sebanyak 99 orang. wabah.
5 - Pada tahun 2018, dari 578 ibu hamil yang - Screening HIV pada Ibu hamil, - Melaksanakan kegiatan screening
sudah dilakukan Tes HIV sebanyak 507 orang penderita TB, dan kelompok HIV pada Ibu hamil, penderita TB,
dan dari 33 pasien TB yang ditemukan sudah resiko. dan kelompok resiko.
dilakukan Tes HIV semua.
- Dari survey 100 orang, masyarakat yang
membutuhkan dilakukan pemeriksaan HIV
pada ibu hamil, penderita TB, dan pada
kelompok resiko sebanyak 99 orang.
6 Dari survey 100 orang, masyarakat yang - Penyuluhan penyakit menular - Melaksanakan kegiatan penyuluhan
membutuhkan dilakukan : - PE Potensial wabah penyakit menular.
- Penyuluhan penyakit menular di desa - Pelacakan pasca haji. - Melaksanakan kegiatan PE potensial
sebanyak 97 orang. wabah.
- Konsultasi tentang penyakit menular sebanyak - Melaksanakan pelacakan pasca haji.
97 orang.
- Pelacakan kasus Penyakit menular sebanyak 97
orang.
- Penanganan KLB sebanyak 97 orang.
7 Dari survey 100 orang, masyarakat yang - BIAS - Melaksanakan kegiatan BIAS
membutuhkan dilakukan pelayanan imunisasi
sebanyak 96 orang.
8 Dari survey 100 orang, masyarakat yang - Sosialisasi Bulan Eliminasi Kaki - Melaksanakan kegiatan BELKAGA
membutuhkan dilakukan penemuan dan Gajah (BELKAGA)
pengobatan penderita Kaki Gajah sebanyak 97
orang.

5.UPAYA P3TMKJ
No Analisis Identifikasi Kebutuhan Rencana Kegiatan
1 Masyarakat masih membutuhkan Peningkatan kegiatan P3TMKJ di 1. Menggerakkan kader untuk melakukan inovasi agar
kegiatan P3TMKJ karena kegiatan masyarakat kunjungan masyarakat usia 15 – 59 tahun di posbindu
itu sangat penting berkaitan dengan meningkat
kesehatan masyarakat terutama usia 2. Melakukan kegiatan skrining anak SMA untuk
produktif (15 – 59 tahun) menjaring dan deteksi dini penyakit tidak menular,
sehingga cakupan pelayanan pada usia 15 – 59 tahun
meningkat
2 Pengetahuan masyarakat tentang Melakukan sosialisasi P3TMKJ ke 1. Melakukan sosialisasi upaya P3TTMKJ melalui
P3TMKJ masih rendah masyarakat kegiatan Posbindu, prolanis, posyandu lansia dan
sekolah-sekolah
2. Memberikan penyuluhan tentang P3TMKJ
3 Kunjungan Posbindu masih rendah Kurangnya pengetahuan dan 1. Menggerakkan kader untuk melakukan inovasi agar
kesadaran masyarakat tentang kunjungan masyarakat usia 15 – 59 tahun di posbindu
pentingnya pencegahan terhadap meningkat
penyakit tidak menular 2. Melakukan pembinaan posbindu di desa
4. Rendahnya kunjungan penderita Kurangnya kesadaran penderita Melakukan penyuluhan tentang pentingnya
penyakit Hypertensi dan DM untuk penyakit Hypertensi dan DM untuk pemeriksaan dan pengobatan rutin pada penderita
cek kesehatan dan berobat secara periksa dan berobat secara rutin penyakit Hypertensi dan DM di masyarakat melalui
rutin Posbindu, Prolanis dan Posyandu lansia

6. UPAYA KESLING
No Analisis Identifikasi Kebutuhan Rencana kegiatan
1 Masyarakat masih membutuhkan Pendataan Di lakuakan pendataan STBM Melakukan pendataan STBM
tiap-tiap desa
STBM
2 Pentingnya Pendataan inspeksi sanitasi air Pengawasan air bersih di tiap- Melakukan pengawasan air bersih di masing-masing
tiap desa masing-masing desa
bersih

3 Pentingnya Pemeriksaan Tempat Fasilitas Melakukan pemeriksaan Melakukan pendataan inspeksi tempat fasilitas umum
fasilitas umum ditahun 2019
Umum (TFU), tempat penjualan makanan
(TPM

4 Pentingnyan Pemicuan STBM Dilakukan pemicuan STBM Melakukan pemicuan STBM


5 Pentingnya Pengambilan sampel depot air Melakukan pengambilan Melakukan pengambilan sampel air minum isi ulang
sampel air minum isi ulang tiap 6 bulan sekali
minum isi ulang (DAMIU)

6 Pentingnya Pendataan rumah sehat Dilakukan pendataan rumah Melakukan pendataan rumah sehat dsetiap desa
sehat

7 Belum adanya pos UKK (Usaha Kesehatan Membentuk pos UKK Pembentukan pos UKK pada 3 pos
Kerja

8 Pentingnya Pembinaan pos UKK ( Usaha Melakukan pembinaan pos Membina pos UKK di 3 pos
UKK
Kesehatan Kerja)

9 Belum adanya Asuhan Mandiri Melakukan pembentukan Pembentukan asuhan mandiri


asuhan mandiri

10 Pentingnya pembinaan kesehatan olahraga Dilakukan pembinaan Melakukan pembinaan kesehtan olahraga pada klub 1
kesehatan olahraga pada klub tahun sekali
pada klub olahraga
olahraga

11 Pentingnya tes kebugaran/ tes rocport pada Dilaksanakan tes kebugaran/ Melaksanakan tes kebugaran / tes rockport pada
tes rockport pada kelompok kelompok masyarakat
kelompok masyarakat (calon haji, lintas
masyarakat - Haji 2 kali dalam setahun
sektoral, karyawan) - Linsek 2 kali dalam setahun
- Karyawan 3 kali dalam setahun
7.UPAYA PKPR
No Analisis IdentifikasiKebutuhan RencanaKegiatan
1 Masyarakat masih membutuhkan kegiatan Peningkatan kegiatan PKPR di Bekerjasama dengan tim penggerak PKK
PKPR karena kegiatan itu sangat penting masyarakat dalam melaksanakan sosialisasi kegiatan
berkaitan dengan generasi penerus bangsa PKPR di desa-desa

2 Pengetahuan masyarakat tentang PKPR masih Melakukan sosialisasi PKPR di desa Bekerjasama dengan tim penggerak PKK
kurang dalam melaksanakan sosialisasi kegiatan
PKPR dalam wadah karang taruna/ PIK-R
desa.

8. UPAYA LANSIA

No Analisis Identifikasi Kebutuhan Rencana Kegiatan


1 Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Kegiatan Posyandu lansia  Pelaksanaan Kegiatan Posyandu
Posyandu lansia lansia lebih di tingkatkan melalui
kader dan lintas sektoral
 Penyuluhan tentang lansia pada
saat kegiatan posyandu lansia