You are on page 1of 2

ANALISIS DAN RESUME JURNAL

1. Judul jurnal:
ANALISIS MOTIVASI TENAGA KEPERAWATAN DALAM
MENERAPKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI PUSKESMAS RAWAT
INAP KABUPATEN NGANJUK

METODE PENELITIAN

Jenis Penelitian Jenis Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental yaitu penelitian yang
observasinya dilakukan terhadap sejumlah variabel subyek menurut keadaan apa adanya (in
nature), tanpa ada manipulasi/ intervensi peneliti. Metode yang digunakan adalah metode
survey epidemiologic analitik yaitu menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan
itu terjadi yaitu dengan melakukan analisis dinamika korelasi antar fenomena.

Teknik Pengambilan Sampel

Adapun sampel ditentukan berdasarkan kriteria sebagai berikut :

1. Kriteria Inklusi Kriteria inklusi adalah karakteristik umum subyek penelitian dari
suatu populasi target yang terjangkau yang akan diteliti. (Nursalam, 2003 ). Kriteria
inklusinya adalah :

- Perawat PNS di Puskesmas Rawat Inap Kabupaten Nganjuk

- Sehat jasmani dan rohani

ANALISA DATA

PEMBAHASAN

A. Analisis Hasil Penelitian

1. Uji Validitas Data Dari hasil uji validitas dan realibilitas dengan menggunakan korelasi
Pearson Product Moment, suatu butir pertanyaan dikatakan valid jika terdapat korelasi yang
signifikan yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi kurang dari nilai α = 0,05 antara butir
pertanyaan yang diukur validitasnya dengan skor total butir pertanyaan. Hasil uji validitas
disajikan
B. Pembahasan Hasil Penelitian

1. Berdasarkan Hasil Uji t (Uji Parsial) a. Variabel Kebutuhan Fisiologis (X1) Variabel
motivasi kebutuhan fisiologis (X1) tidak berpengaruh terhadap variabel penerapan asuhan
keperawatan (Y) di Puskesmas Rawat Inap Kabupaten Nganjuk, hal ini dapat disebabkan
karena seluruh responden mempunyai kedudukan dan status yang sama yaitu sebagai
Pegawai Negeri Sipil (PNS), sehingga secara otomatis hak dan kewajiban yang diterima
adalah sama berdasarkan kepangkatan dan golongan.

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan Dari hasil pengujian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai
berikut : 1. Uji t (Uji Parsial) Dari hasil uji t dengan SPSS diketahui bahwa variabel
motivasi kebutuhan fisiologis (X1) di peroleh nilai thitung = -0,12 < ttabel = 1,995,
kebutuhan
B. B. Saran
1) Supaya pekerjaan yang dilakukan perawat tidak merupakan suatu rutinitas perlu
adanya peningkatan status dari Puskesmas, salah satunya dengan mengikuti
akreditasi Puskesmas dan menjadikannya Puskesmas ISO.
2) Perlu adanya kesempatan kepada perawat untuk berinovasi dan berimprovisasi
dengan teori baru yang didapat dari kegiatan ilmiah seperti seminar, workshop,
pelatihan dan lainlain.
3) Perlu adanya reward atas kinerja perawat ditingkat kabupaten sebagai support
awal mereka sebelum terpilih untuk tingkat provinsi maupun nasional. 4. Asuhan
Keperawatan yang diterapkan dimasukkan dalam billing sehingga memotivasi
perawat untuk selalu meningkatkan mutu pelayanan dan bekerja sesuai standar. 5.
Perlu adanya pengembangan penelitian lanjutan dengan obyek yang berlainan