You are on page 1of 1

NAHDIYA ROSA AHMARI – 131611133065 (A2-2016)

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DALAM KRISIS

Teori Krisis Pengkajian stress dan koping keluarga


- Teori hill ( mengacu pada kejadian yang 1. Gali informasi mengenai sumber stressor
mengakibatkan keluarga dala masa setelah krisis , 2. Mengidentifikasi persepsi klien terhadap kejadian
menyeimbangkan tuntutan dan kemampuan ). 3. Pengaruh stressor terhadap anggota keluarga
- Teori Boss ( konteks stress yang dapat dikontrol , 4. Cara yang digunakan dalam menghadapi stressor
misal nilai-nilai dalam keluarga , psikologis ).
5. Tingkat kedalaman stressor
6. Waktu yang diperlukan untuk mengatasi stressor
7. Kemampuan untuk mengatasi stressor
Pengertian Krisis: Suatu keadaan masa kacau dalam
kehidupan sebuah keluarga ketika terjadi kejadian yang
menimbulkan stres yang menuntut keluarga dengan Diagnosa Keperawatan
kemampuan koping dalam penyelesaian masalah. 1. Kehilangan
2. Ansietas
3. Mekanisme koping tidak efektif

Stressor adalah pencetus yang mengakibatkan stress , sedangkan stress adalah


reaksi terhadap situasi yang menghasilkan tekanan ( Burges , 1978) Intervensi Keperawatan
 Sumber stresor keluarga: Dengan klien :
1. Kontak penuh stres dari seorang anggota keluarga dengan kekuatan di 1. Membina hubungan saling percaya
luar keluarga. 2. Mengizinkan pasien menangis
2. Kontak penuh stres seluruh keluarga dengan kekuatan di luar keluarga. 3. Membantu pasien menggali perasaan serta gejala yang berkaitan dengan
3. Stresor tradisonal perasaan kehilangan .
4. Stresor situasional. 4. Menunjukkan sikap empati .
Dengan keluarga :
1. Melakukan pendekatan dengan keluarga dengan sikap hangat dan empati.
2. Menanyakan kepada keluarga permasalahan yang diderita anggota
Strategi koping dalam mengatasi permasalahan keluarga: kelurganya
1. Strategi koping keluarga internal: mengandalkan kelompok keluarga, 3. Menanyakan tentang perilaku keseharian klien
mengontrol arti atau makna pembentukan kembali kognitif daan penilaian 4. Menanyakan tentang sikap keluarga secara keseluruhan dalam
pasif, penyelesaian masalah secara bersama-sama, fleksibiitas peran dan menghadapi keluarga yang terkena musibah atau masalah
normalisasi
2. Strategi koping eksternal: mencari informasi, memelihara hubungan aktif
dengan komunitas, mencari dukungan sosial, penggunaan system sosial Implementasi
formal, penggunaan kelompok mandiri, mencari dukungan spiritual. - Mengandalkan kepala kelurga dalam pengambilan
3. Strategi adaptif disfungsional: penyangkalan terhadap masalah dan keputusan
eksploitasi terhadap satu anggota keluarga atau lebih, penyangkalan
terhadap masalah keluarga; mekanisme adaptif merusak kemampuan
- Penggunaan small grup discussion dalam keluarga
keluarga untuk memenuhi fungsi afektif, pisah dan hilangnya anggota - Pemecahan masalah bersama
keluarga. - Fleksibilitas peran kalurga
- Mengontrol masalah bersama