You are on page 1of 11

Anatomi Struktur Rongga mulut

(yang berkaitan dengan tindakan anestesi)

Nama : Widi Marsha Fadila


NPM : 1506668795

No. JenisKeterampilan Tingkat Keterampilan


KETERAMPILAN PROSEDURAL

Maxilla dan struktur anatomis sekitarnya


1 Menunjukkan Foramen Incisivum. 4
Gambar:

2 Mendiferensiasikan arteri dan nervus yang melewati Foramen incisivum 4


tersebut

Arteri yang melewati foramen incisivum adalah arteri spenopalatin


Nervus yang melewati foramen incisivum adalah nervus nasopalatin
3 Menunjukkan Foramen Palatinus Mayus 4
Gambar

4 Mendiferensiasikan arteri dan nervus yang melewati Foramen Palatinus 4


Mayus tersebut.
Arteri yang melewati foramen palatinus mayus adalah arteri greater
palatine
Nervus yang melewati foramen palatinus mayus adalah nervus greater
palatine
Gambar :
5 Menunjukkan Foramen Palatinus Minus 4
Gambar :

6 Mendiferensiasikan arteri dan nervus yang melewati Foramen Palatinus 4


Minus
 Arteri yang melewati foremen palatinus minus adalah cabang dari
arteri palatine yang merupakan cabang ketiga dari arteri maxillary.
Di dalam kanalnya arteri palatine bercabang menjadi arteri
palatinus minus yang mensuplay darah ke palatum mole dan tonsil
palatine

 Nervus yang melewati foramen palatinus minus adalah nervus


palatinus minus yang merupakan cabang dari nervus maxilla
melalui ganglion pterygopalatine pada pterygopalatine fossa.

7 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi gigi anterior RA 4


nervus yang menginervasi gigi anterior rahang atas (gigi insisor dan kaninus)
adalah nervus superior anterior alveolaris yang merupakan cabang dari nervus
infraorbital yang melalui kanal infraorbital.. Selain menginervasi gigi anterior RA
nervus superior anterior alveolaris juga menginervasi sinus maksila.

8 Menunjukkan mucobuccal fold/mukosa labial regio gigi anterior 4


Gambar :
9 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi mukosa labial /gingiva 4
regio gigi anterior RA tersebut
Nervus: N. Anterior superior alveolar, nervus ini berasal dari N.
Infraorbital yang melewati kanal infraorbital. N. Anterior superior alveolar
turun dan membentuk dental plexus superior, menginervasi sebagian dari
sinus maksila dan juga gigi incisivus dan kaninus.
10 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi gingiva palatal regio gigi
anterior RA 4
N. Nasopalatine keluar melalui Foramen incisivum dan merupakan
cabang dari N. sphenopalatine
11 Mendiferensiasikan arteri yang memvaskularisasi gigi anterior RA 4
A. alveolaris superior anterior cabang dari A. Infraorbita
Gambar :
12 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi gigi2 premolar RA 4
Middle superior alveolar nervus
13 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi gigi molar 1 RA 4
Middle superior alveolar nervus menginervasi akar mesiobuccal
nervus alveolaris superior palatinus menginervasi akar distobuccal dan
palatal
14 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi, gigi molar 2 dan molar 3 4
RA
Posterior superior alveolar nerve cabang maksilaris nerve
15 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi gingiva regio palatal gigi 4
posterior RA
Greater palatine nerve cabang dari nervus maksilaris keluar melalui
foramen palatinus mayus
15 Mendiferensiasikan arteri yang memvaskularisasi gigi posterior RA 4
Arteri posterior superior alveolar dari cabang arteri maksila
16 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi gingiva regio buccal gigi 4
posterior RA
Middle superior alveolar nerve dan posterior superior alveolar nerve

Mandibula dan struktur anatomis sekitarnya


1 Menunjukkan linea oblique interna 4
Gambar :

2 Menunjukkan foramen mandibula 4


Gambar :

3 Mendiferensiasikan arteri dan nervus yang melewati foramen mandibula 4


A. Alveolaris inferior
N. Alveolaris inferior
4 Mendiferensiasikan arteri yang menginervasi gigi anterior RB 4
Arteri yang memvaskularisasi gigi anterior RB adalah arteri insisive yang
merupakan cabang dari arteri alveolaris inferior. Arteri ini berfungsi untuk
memvaskularisasi seluruh gigi anterior rahang bawah.
Gambar :

5 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi gigi anterior RB 4


Gigi anterior rahang bawah diinervasi oleh nervus insisivus yang
merupakan cabang dari nervus alveolaris inferior. Nervus ini berguna
untuk menginervasi gigi dan ligamen periodontal dari gigi premolar 1
hingga ke arah anterior (bergantung dari lokasi percabangan)
Gambar :

6 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi mucobuccal fold/mukosa 4


labial regio gigi anterior RB

Nervus yang menginervasi mukosa labial adalah nervus mentalis. Nervus


ini merupakan percabangan nervus alveolaris inferios. Nervus ini memiliki
fungsi untuk menginervasi dagu, bibir, dan mukosa facial gingiva dan
mucosa dari premolar 2 hingga gigi anterior.
7 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi gingiva regio lingual gigi 4
anterior RB
Nervus Lingualis

8 Mendiferensiasikan arteri yang memvaskularisasi gigi Posterior RB 4


Arteri Alveolaris Inferior
9 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi gigi2 posterior RB 4
Nervus Alveolaris Inferior
Gambar:

10 Mendiferensiasikan nervus yang menginervasi mucobuccal fold/mukosa 4


bukal regio gigi posterior RB
Nervus yang menginervasi mucobuccal fold/mukosa bukal region gigi
posterior RB adalah nervus buccal
11 Mendinferensiasikan nervus yang menginervasi gingiva regio lingual gigi 4
posterior RB
Nervus yang menginervasi gingiva region lingual gigi posterior RB adalah
nervus lingual
12 Menunjukkan foramen mentale 4
Gambar :
13 Mendiferensiasikan arteri dan nervus yang melewati foremen mentale 4
Arteri pada foramen mentale: Arteri mentalis yang berasal dari
percabangan dari arteri alveolaris inferior

nervus pada foramen mentale: nervus mentalis

14 Menunjukkan kanalis mandibularis 4


Gambar:
15 Mendiferensiasikan nervus2 yang menginervasi lidah 4
N. Laryngeal interna  sensorimotorik; bagian paling posterior dari ujung
lidah, dekat laring faring
CRANIAL NERVE IX: GLOSSOPHARYNGEAL NERVE  inervasi 1/3 posterior
lidah (sensorik + gustatory innervations)............................  inervasi
1/3 posterior lidah (sensorik + gustatory innervations)
N. Lingual  inervasi 2/3 anterior lidah
N. Lingual  2/3 anterior lidah
N XII. Hypoglossus  otot lidah (motorik)