You are on page 1of 4

PEMBANGUNAN TRANSMART

Makalah Proyek

Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan


yang dibimbing oleh Drs. I Wayan Sumberartha, M.Sc

Oleh :
Kelompok 1/ Offering GHI-L
Dewi Amalina Fithry
Dwi Anggreini Putri

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
Januari 2019
Judul: Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Akibat Pembangunan Transmart di
Kota Malang

Rona lingkungan:

Rona lingkungan hidup adalah gambaran keadaan lingkungan di lokasi kegiatan


(Transmart). secara administratif, lokasi area pembangunan Transmart dengan luas
tanah 9.989 m2 dan terdiri dari 5 lantai meliputi kebutuhan pokok, fashion, furniture,
trans studio dan bioskop XXI cinema. lokasi pembangunan Transmart terletak di
tengah-tengah kawasan pendidikan yaitu dekat dengan kampus UM, UB, SMP 4 dan
SMA 8.

Prakiraan dampak besar dan penting:

Terdapat beberapa dampak diantaranya, Dampak secara aspek fisik dan aspek non
fisik.

Pada dampak aspek fisik (mengarah pada lingkungan dan alam) bagi lingkungan
sekitar diantaranya meliputi banjir, Polusi dan Efek rumah kaca. Membahas masalah
banjir otomatis bencana tersebut akan terjadi jika tidak ditanggulangi secara baik dan
efisien. Karena adanya pembangunan sebuah Mall maka daya serap air berkurang.
Banjir dapat dirumuskan sebagai berikut :

Ditinjau dari aspek non fisik (mengarah pada sosial) Misalnya pegeseran budaya
local/ kearifan local. Dimana yang dulunya masyarakat bersifat bergotong-royang,
saling bahu-menbahu. Kini akibat adanya pembangunan Mall siakp masyarakat
(budaya masyarakat) semakin hari semakin luntur dan berubah menjadi sikap
induvidualisme terhadap sesama, sikap pemborosan atau suka berbelanja.

Dampak besar dan penting diantaranya :

1) Pada saat pembangunan Mengganggu Aktivitas keseharian,


Fasilitas tranportasi, aktifitas ekonomi, struktur penduduk terganggu. Ini
akan terjadi Pada :
Fase kontruksi  Mobilitas peralatan  kebisingan  debu  ganguan
kenyamanan.

Fase Pra-konstruksi  Adanya Pembebasan Lahan  Pemindahan


Perumahan  Perubahan pekerjaan.
Kendalanya lahan yang dibebaskan harus berdasar kepemilikan pribadi
masyarakat yang akan digusur., kesulitan mencari tempat tinggal, kehilangan
kerabat dan tetangganya.

2) Perubahan Sosial yang diakibatkan oleh factor demografis seperti pola


penduduk, struktur umum, tranportasi, rasio kepemilikan lahan.
Pandangan masyakat membangun Mall merupakan symbol dari kemajuan
Wilayah artinya akan terjadi Penyeragamam terhadap arsitektur kota, dimana
Mall saat ini menjelma menjadi landmark kota baru yang benderang. Sementara
kawasan kota tua redup atau terabaikan

Permasalahan:
Dampak yang ditimbulkan dari pembangunan Transmart adalah meningkatnya
tingkat kemacetan di lingkungan sekitar wilayah tersebut. Berdasarkan letaknya,
Transmart berada di kawasan yang padat dan macet. Hal tersebut disebabkan karena
mall tersebut berdekatan dengan Universitas, dan sekolah. Selain itu, menghambat
gerakan angin, sehingga sirkulasi angin tidak stabil dan selalu bergerak ke atas
membawa partikel – partikel polutan ke udara. Hal tersebut wajar saja terjadi karena
setelah adanya pembangunan mall, otomatis wilayah tersebut akan lebih ramai karena
masyarakat akan berbondong-bondong datang ke tempat tersebut sehingga jika hal itu
terjadi pasti banyak kendaraan yang berlalu-lalang didaerah tersebut,
Akibatnya banyak asap yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor, karena hal
itulah maka menyebabkan terjadinya polusi udara. Berkurangnya drainase resapan air
disekitar lingkungan mall. Maka untuk menghindari banjir, harus dilakukan
pembangunan yang berwawasan lingkungan dan kapasitas selokan dengan lintasan air
harus seimbang. Selain itu, perlu diadakan perencaanaan yang terkonsep agar selokan
yang dibuat dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Jika selokan beralih fungsi menjadi
pembuangan sampah, maka akibatnya akan terjadi penyumbatan sehingga saluran air
tidak lancar.
Selokan juga perlu diadakan tinjauan, karena dalam waktu yang cukup lama akan
terjadi sedimentasi dalam selokan tersebut sehingga untuk menyelesaikan masalah ini
perlu diadakan pengerukan agar saluran air lancar. Timbulnya efek rumah kaca, yang
dapat terjadi apabila polusi udara yang terjadi berlebihan yang ditimbulkan oleh asap
kendaraan bermotor sehingga menyebabkan udara panas. Selain itu, sinar matahari
tidak bisa diserap secara langsung oleh tanah karena adanya paving di mall tersebut.
Terjadinya perubahan karakteristik tanah di sekitar lingkungan mall.
Solusi:
Pembangunan suatu proyek harus di dasari dengan syarat dan hukum yang
berlaku agar tidak menimbulkan dampak negative bagi lingkungan. Dimana hukum
yang mengatur mengenai AMDAL ada beberapa dari peraturan menteri, dan salah satuh
hukum pemerintah ialah peraturan pemerintah No. 27 tahun 1999 tentang “Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan Hidup”. Peraturan ini mengatur tentang tata cara
pelibatan masyarakat dalam proses AMDAL, dimulai dari pengumuman rencana usaha
dan/atau kegiatan, masyarakat mana saja yang dilibatkan dalam proses AMDAL,
penunjukkan wakil masyarakat yang terlibat dalam keanggotan Komisi Penilai
AMDAL, dan pelaksanaan konsultasi publik.
Pemerintah harus tegas dalam menyikapi pembangunan mall agar fungsinya
sesuai. Selain itu, dari pihak mall harus mengambil tindakan guna mengurangi dampak
negatif yang ditimbulkan dari pembangunan mall tersebut. Tindakan yang harus
dilakukan misalnya adalah memikirkan pembangunan berada di area pendidikan atau
tidak, membenahi jalur pintu masuk atau keluar kendaraan, begitu juga dengan
pengelolaan tempat parkir dan sistem penyeberangan yang tidak mengganggu arus lalu
lintas di tempat tersebut. Dan membuat selokan atau saluran air, agar mengurangi
terjadinya banjir akibat hujan.
Kesimpulan:

Dalam pembangunan mall diharapkan sudah di rancang dengan baik dan sudah
merujuk syarat dan hukum yang berlaku. Sehingga dengan dibangunnya mall tidak
menimbulkan dampak negative tetapi untuk membantu masyarakat dalam berbelanja,
hiburan, dan lain-lain.