You are on page 1of 8
f.infoDATIN PUSAT DATA DAN INFORMAS! KEMENTERIAN KESEHATAN RI Weight control Drink water or tea Avoid smoking Hari Diabetes Sedunia (World Diabetes Day, WDD) diperingati untuk meningkatkan perhatian terhadap diabetes yang. kejadiannya terus meningkat di dunia. Diprakarsai oleh International Diabetes Federation (IDF) dan World Health Organization (WHO), WDD diperingati sejak tahun 1991 setiap tanggal 14 November. Tanggal 14 November merupakan tanggel kelahiran Frederick Banting, yangbersama dengan Charles Best, berperan dalam penemuan insulin ditahun 1922. WDD tahun 2014 menandai tahun pertama dari tiga tahun (2014-2016) yang akan berfokus pada tema “healthy living and diabetes” dengan slogan “Diabetes: protect our future” dan pesan kunci “Make healthy food the easy choice, Healthy eating: ‘make the right choice, Healthy eating begins with breakfast” Estimasi terakhir IDF, terdapat 382 juta orang yang hidup dengan diabetes di dunia pada tahun 2013, Pada tahun 2035 jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 592 juta orang. Diperkirakan dari 382 juta orang tersebut, 175 juta di antaranya belum terdiagnosis, sehingga terancam berkembang progresif menjadi komplikasi tanpa disadari dan tanpa pencegahan. Diabetes melitus (DM) atau disebut diabetes saja merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak ‘memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Insulin adalah hhormon yang mengatur keseimbangan kadar gula darah. Akibatnya terjadi peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah (hiperglikemia). ‘Terdapat dua kategori utama diabetes melitus yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Diabetes tipe 1, dulu disebut insulin- dependent atau juvenile/childhood-onset diabetes, ditandai dengan kurangnya produks! insulin. Diabetes tipe 2, dulu disebut rnon-insulin-dependent atau adult-onset diabetes, disebabkan penggunaan insulin yang kurang efektif oleh tubuh. Diabetes tipe 2 merupakan 90% dari seluruh diabetes. Sedangkan diabetes gestasional adalah hiperglikemia yang didapatkan saat kehamilan. Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) atau Impaired Glucose Tolerance (IGT) dan Glukosa Darah Puasa terganggu (GP terganggu) atau Impaired Fasting Glycaemia (1FG) merupakan kondisi transisi antara normal dan diabetes. Orang dengan /GT atau IFG berisiko tinggi berkembang menjadi diabetes tipe 2. Dengan penurunan berat badan dan perubahan gaya hidup, perkembangan menjadi diabetes dapat dicegah atau ditunda. Proporsi Penderita Diabetes Dari berbagai penelitian epidemiologis di Indonesia yang dilakukan oleh pusat-pusat diabetes, sekitar tahun 1980-an prevalensi diabetes melitus pada penduduk usia 15 tahun ke atas sebesar 1,5-2,3% dengan prevalensi di daerah rural/perdesaan lebih rendah dibandingkan perkotaan. Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 2001 mendapatkan prevalensi diabetes melitus pada penduduk usia 25-64 tahun di Jawa dan Bali sebesar7,5% Riset Kesehatan Dasar(Riskesdas) tahun 2007 dan 2013 melakukan wawancara untuk menghitung proporsi diabetes melitus pada usia 15 tahun ke atas. Didefinisikan sebagai diabetes melitusjika pernah didiagnosis menderita kencing manis oleh dokter atau belum pernah didiagnosis menderita kencing manis oleh dokter tetapi dalam 1 bulan terakhir mengalami gejala sering lapar, sering haus, sering buang air kecil dengan jumiah banyak dan berat badan turun. Hasil wawancara tersebut e codsorerese eee ‘mendapatkan bahwa proporsi diabetes melitus pada Riskesdas 2013 meningkat hampir du kali lipat dibandingkan tahun 2007. Gambar 1, Proporsi Diabetes Melitus pada Penduduk Usia 215 Tahun Hasil Wawancara di Indonesia Tahun 2007 dan 2013 ‘ e i eee 3 eoge ee iggocseseesoes coe SPELL ae EE me GY PEG A EY Ga ofe 6 92013 © 2007 ‘Sumber: Rskesdos 2007 2013, Kementerian Kesehatan Untuk memastikan diagnosis diabetes melitus dibutuhkan pemeriksaan kadar glukosa darah. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 dan 2013 melakukan pemeriksaan gula darah untuk mendapatkan data proporsi penderita diabetes melitus di Indonesia pada penduduk usia 15 tahun ke atas. Riskesdas tahun 2007 hanya meliputi penduduk di daerah perkotaen dan tidak menganalisis untuk GDP tergangeu. Hasil yang didapatkan adalah sebagai berikut: ® Gambar 2. Proporsi DM, TST dan GDP Terganggu pada Penduduk Usia 215 Tahun di Indonesia a » nr * ° — sm om cr (GOP Terganeeu m2007 9203 reterangan: Kriteria OM tegakian bl: + ila} Gla Darah Sewaktu (GOS) >200 mg/l dtambah gealakhas DM post (banyak makan.ering Kencng, sering haus dan berat badan turun). + NilsiGula Darah Puasa (GOP) >126:mg/¢leltambah4gejalakhas DM posit ‘lai GOPP>200 mg/l meskipun ila GDP