You are on page 1of 2

Dialog

Bagas: “Assalamualaikum, teman-teman apakah benar besuk kita diwajibkan


membawa alat kebersihan?”
Diya : “Waalaikumsalam, iya Bagas benar besuk kita wajib membawa alat
kebersihan. Kamu lupa?”
Bagas: “Iya, maaf aku hampir saja kelupaan. Memangnya, untuk acara apa?”
Regina: “Besuk kita wajib membawa alat kebersihan karena akan ada kegiatan
Green Campus.”
Diya: “Green Campus? Itu apa ya, aku kurang paham, ada yang bisa
menjelaskan?”
Regina: “Kegiatan Green Campus itu kita diharapkan untuk membantu menjaga dan
merawat kebersihan lingkungan kampus, diharapkan kita juga dapat
melestarikan tumbuhan yang ada di kampus supaya lingkungan kampus
tetap bersih dan kita juga nyaman berkuliah ditempat ini.”
Bagas: “Sebentar, berarti kegiatan Green Campus itu kita juga ada kegiatan
bersih-bersih sampah?”
Diya : “Iya benar, Gas. Karena dari hal tersebut kita juga sudah membantu
kebersihan lingkungan kampus.”
Bagas: “Oh begitu ya, lalu apakah kita juga dapat melakukan recycle, reuse,
reduce terhadap sampah yang ada di lingkungan sekitar kampus ini?”
Regina: “Iya, kita juga dapat melakukan 3 hal tersebut, hanya saja antusiasme
mahasiswa di kampus ini sangatlah kurang.”
Bagas: “Bagaimana jika setelah kegiatan bersih-bersih kampus besuk selesai, kita
melakukan kegiatan daur ulang sampah plastik? Kalian tahukan berita
beberapa hari lalu bahwa, ditemukannya sampah plastik berupa bungkus mi
instan yang tidak terurai walau sudah belasan tahun dibuang? Nah, kita
dapat mendaur ulang sampah plastik menjadi bahan yang berguna.”
Diya: “Ide bagus, tetapi kita akan membuat apa?”
Regina: “Bagaimana jika kita besuk mengumpulkan sampah plastik kemudian kita
buat menjadi sebuah karya berupa hiasan untuk desain interior? Selain
melakukan kegiatan Green Campus yang hanya bersih-bersih kita juga
membantu mengurangi sampah plastik.”
Bagas: “Boleh juga untuk dilakukan, jadi besuk kita sembari bersih-bersih kampus
kita juga mengumpulkan sampah untuk daur ulangnya.”
Regina dan Diya: “Iya, Gas.”
Diya: “Kalau begitu aku duluan ya, sampai jumpa besuk.”
Bagas: “Iya, aku juga mau pulang, jumpa besuk.”
Regina: “Hati-hati teman.”