You are on page 1of 7

FINANCIAL STATEMENT ANALYSIS

‘ADARO ENERGY Tbk’

Feby Rizki Kurnia Hartono


041811233246

Mata Kuliah Pengantar Akuntansi II Kelas H


Prodi Manajemen
Universitas Airlangga
Adaro Energy Tbk
Ratio Analysis - Two-Year Comparison

1. Working Capital

WC = (Current Assets - Current Liabilities)


WC 2018 = 1,600,294 – 816,443
= Rp 783,856

WC 2017 = 1,979,162 - 773,302


= Rp 1,205,860

Dapat disimpulkan bahwa working capital tahun 2018 sebesar Rp 783,856


Sedangkan tahun 2017 sebesar Rp 1,205,860. Maka working capital tahun 2017 lebih besar
dibandingkan tahun 2018.

2. Current Ratio

CR = (Current Assets ÷ Current Liabilities)


CR 2018 = 1,600,294÷ 816,443
= 1.960

CR 2017 = 1,979,162 ÷ 773,302


= 2.559

Dari data diatas dapat dikatakan bahwa current ratio pada tahun 2018 sebesar 1.960
sedangkan pada tahun 2017 current sebesar 2.559 sehingga dapat disimpulkan posisi
perusahaan pada tahun 2017 lebih menguntungkan dibandingkan tahun 2018.

3. Quick Ratio

QR = (Quick Assets ÷ Current Liabilities)


= ((Current Assets – Inventories) ÷ Current Liabilities)
QR 2018 = ((1,600,294 – 112,005) ÷ 816,443
= (1,488,289 ÷ 816,443)
= 1.822

QR 2017 = ((1,979,162 – 85,466) ÷ 773,302


= 1,893,696 ÷ 773,302
= 2.448

Dari data diatas dapat dikatakan bahwa quick ratio pada tahun 2018 sebesar 1.882
sedangkan tahun 2017 sebesar 2.448 sehingga dapat disimpulkan quick ratio pada tahun
2017 lebih bagus dibandingkan tahun 2018.
4. Accounts Receivable Turnover

ART = (Net Sales ÷ Average Accounts Receivable)


ART 2018 = (3,619,751 ÷ (376,930 + 321,447)
2

= (3,619,751÷ 349,188.5)
= 3,968

ART 2017 = (3,258,333 ÷ (321,447 + 305,008)


2

= (3,258,333 ÷ 313,267)
= 10,401

Dari data diatas dapat disimpulkan account receivable turnover pada tahun 2018
sebesar 3,968 dan tahun 2017 sebesar 10,401 sehingga dapat disimpulkan account
receivable turnover pada tahun 2018 menurun dibandingkan tahun 2017.

5. Number of Days’ Sales in Receivables

NDSR = (Average Accounts Receivable ÷ Average Daily Sales)


NDSR 2018 = (376,930 + 321,447) ÷ (3,619,751)
2 365
= (349,188.5 ÷ 9,117.12)
= 38.30 days

NDSR 2017 = (321,447 + 305,008) ÷ (3,258,333)


2 365
= (313,267 ÷ 8,926.93)
= 35.09

Dapat disimpulkan bahwa number of days sales in receivables pada tahun 2018
menurun menjadi 38 hari dari tahun 2017 yaitu sebesar 35 hari.

6. Inventory Turnover

IT = (Cost of Goods Sold ÷ Average Inventory)


IT 2018 = (2,409,544 ÷ (112,005+ 85,466)
2
= (2,409,544 ÷ 98,735)
= 24.404

IT 2017 = (2,116,831÷ (85,466 + 73,417)


2
= (2,116,831÷ 79,441.5)
= 26.646

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa inventory tahun 2018 sebesar 24.404
sedangkan tahun 2017 sebesar 26.646 jadi inventory turnover pada tahun 2018 menurun
dibandingkan tahun 2017

7. Number of Days’ Sales in Inventory

NDSI = (Average Inventory ÷ Average Daily Cost of Goods Sold)


NDSI 2018 = ((112,005+ 85,466) ÷ (2,409,544)
2 365
= (98,735.5 ÷ 6,601.49)
= 14.95 or 15 days

NDSI 2017 = ((85,466 + 73,417) ÷ (2,116,831)


2 365
= (79,441.5 ÷ 5,799.53)
= 13.69 or 13,7 days

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa number of days sales in inventory lebih
bagus pada tahun 2017 yaitu 13,7 hari sedangkan tahun 2018 yaitu 15 hari.

8. Ratio of Fixed Assets to Long-Term Liabilities

RFA = (Fixed Assets (net) ÷ Long-Term Liabilities)


RFA 2018 = (1,609,701 ÷ 1,941,620)
= 0.829

RFA 2017 = (1,506,553 ÷ 1,949,218)


= 0.772

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa ratio of fixed asset pada tahun 2018
sebesar 0.829 sedangkan tahun 2017 sebesar 0.772 sehingga ratio pada tahun 2018
meningkat dibanding tahun 2017.

9. Ratio of Liabilities to Stockholders’ Equity

RL = (Total Liabilities ÷ Total Stockholders’ Equity)


RL 2018 = (2,758,063 ÷ 3,650,399)
= 0.755

RL 2017 = (2,722,520 ÷ 3,468,270)


= 0.784

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa ratio of liabilities menurun pada tahun
2018 yaitu 0.755 dibanding tahun 2017 yaitu 0.784

10. Number of Times Interest Charges are Earned


NTI = (Income Before Income Tax + Interest Expense) ÷ Interest Expense
NTI 2018 = (820,998 + 652,293) ÷ 652,293
= 1,473,291 ÷ 652,293
= 2.25
NTI 2017 = (929,531 + 623,357) ÷ 623,357
= 1,552,888 ÷ 623,357
= 2.49

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa number of times interest charges earned
menurun di tahun 2018 menjadi 2.25 dibanding tahun 2017.

11. Ratio of Net Sales to Assets

RNS = (Net Sales ÷ Average Total Assets (excluding long-term


investments))
RNS 2018 = (3,619,751 ÷ (7,060,755 + 6,814,147)
2
= 3,619,751 ÷ 6,937,451
= 0.521

RNS 2017 = (3,258,333 ÷ (6,814,147 + 6,522,257)


2
= 3,258,333 ÷ 6,668,202
= 0.488

Dari data diatas dapat disimpulkan ratio of net sales meningkat pada tahu 2018
menjadi 0.521 dari tahun 2017. Hal ini dikarenakan net sales yang meningkat.

12. Rate Earned on Total Assets

RETA = ((Net Income + Interest Expense) ÷ Average Total Assets)


RETA 2018 = ((417,720 + 652,293) ÷ 6,937,451)
2
= 535,006.5 ÷ 6,937,451
= 0.007%

RETA 2017 = ((483,297 + 623,357 ) ÷ 6,668,202)


2
= 1,106,654 ÷ 6,668,202
= 0.165%

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa rate earned pada tahun 2018 menurun
dibandingkan tahun 2017 yaitu 0.165% menjadi 0.165%

13. Rate Earned on Stockholders’ Equity

RESE = (Net Income ÷ Average Total Stockholders’ Equity)


RESE 2018 = (417,720 ÷ (3,650,399 + 3,468,270)
2
= 417,720 ÷ 3,559,334
= 0.117%

RESE 2017 = (483,297 ÷ (3,468,270 + 3,146,458)


2
= 483,297 ÷ 3,307,364
= 0.146%

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa rate earned pada tahun 2018 menurun
dibandingkan tahun 2017 yaitu 0.146% menjadi 0.117%

14. Earnings per Share on Common Stock

EPS = (Net Income ÷ Shares of Common Stock Outstanding)


EPS 2018 = 417,720,000,000 ÷ 31,985,962,000
= Rp 13.059

EPS 2017 = 483,297,000,000 ÷ 31,985,962,000


= Rp 15.109

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa earning per share on common stock pada
tahun 2018 menurun dibandingkan pada tahun 2017 yaitu dari Rp 10.059 menjadi Rp
15.109
15. Price-Earnings (P/E) Ratio

PER = (Market Price per Share of Common Stock ÷ Earnings per Share on
Common Stock
PER 2018 = 100 ÷ 13.059
= 0.007

PER 2017 = 100 ÷ 15.109


= 0.006

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa ratio pada tahun 2018 sebesar 0.007
sedangkan tahun 2017 sebesar 0.006

16. Dividends per Share

DS = (Dividends on Common Stock ÷ Shares of Common Stock


Outstanding)
DS 2018 = 2,800,000,000,000 ÷ 31,985,962,000
= Rp 87,53

DS 2017 = 2,090,000,000,000 ÷ 31,985,962,000


= Rp 65.34

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa dividen tahun 2018 lebih besar dari tahun
2017 yaitu dari Rp 65.34 menjadi Rp.87.53

17. Dividend Yield

DY = (Dividends per Share of Common Stock ÷ Market Price per Share of


Common Stock
DY 2018 = 87,53 ÷ 100
= 0.8753%
DY 2017 = 65.34 ÷ 100
= 0.6534%

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa dividen yield tahun 2018 sebesar
0.8753% meningkat daripada tahun 2017 yaitu sebesar 0.6534%.