You are on page 1of 2

NAMA: SANTIKA ROSMAYANTI DEWI NIM : TOIBA080016 JURUSAN : T.

OTOMASI INDUSTRI BA

GAYA LORENTZ Gaya yang timbul pada penghantar berarus yang diletakan dalam medan magnet disebut gaya lorentz. Jadi gaya lorentz adalah gaya yang dialami kawat berarus listrik di dalam medan magnet. Sehingga dapat disimpulkan bahwa gaya Lorentz dapat timbul dengan syarat sebagai berikut:
a. Ada kawat penghantar yang dialiri arus b. penghantar berada di dalam medan magnet

Perhatikan gambar di bawah ini

Bagaimana gaya lorentz berfungsi, maka lakukan percobaan dengan mengamati bentuk medan magnet atau garis gaya magnet selama percobaan. Bila pengamatan dilakukan dengan benar maka akan diperoleh:
a. Semakin besar arus yang mengalir, maka semakin besar pula gaya yang bekerja dan

semakin cepat batang penghantar bergulir.


b. Bila polaritas sumbu diubah, maka penghantar akan bergerak dalam arah yang

berlawanan dengan gerak sebelumnya.

MENENTUKAN ARAH GAYA LORENTZ Arah gaya lorentz dapat ditentukan dengan aturan tangan kanan. Jari-jari tangan kanan diatur sedemikian rupa, sehingga Ibu jari tegak lurus terjadap telunjuk dan tegak lurus juga terhadap jari tengah. Bila arah medan magnet (B) diwakili oleh telunjuk dan arah arus listrik (I) diwakili oleh ibu jari, maka arah gaya lorentz (F) di tunjukkan oleh jari tengah. perhatikan gambar berikut :

Gaya lorentz pada penghantar bergantung pada faktor sebagai berikut : 1 kuat medan magnet (B) 2. besar arus listrik (I) 3. panjang penghantar Sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut:
F=B.I.L

Keterangan: F = gaya Lorentz (N) B = kuat medan magnet (Tesla) I = kuat arus listrik (A) L = panjang penghantar (m)