You are on page 1of 16

,80#05479$08843

PENYAKIT PARKINSON

Oleh :
Fran Sagita Widodo



Preseptor :
DR. Dr. Darwin Amir,Sp.S (K)






Bagian Ilmu Penyakit Saraf
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Padang
2011

1

TIN1AUAN PUSTAKA
PENDAHULUAN
!0nyakit parkinson t0ah dik0tahui s0ak zaman kuno, dan p0rtama kai digambarkan o0h
Jam0s !arkinson tahun1817. Daam gambarannya dinyatakan d0ngan karakt0ristik adanya tr0mor
dan b0rkurangnya k0kuatan otot s0rta posisi tubuh yang condong k0 d0pan s0rta angkah yang
ambat.
1

!0nyakit parkinson cukup s0ring dit0mukan , mungkin m0ng0nai 1-2 popuasi yang
b0rusia 0bih dari 60 tahun, tanpa adanya bias 0nis k0amin yang signiIikan. Distribusi dit0mukan
dis0uruh dunia waaupun tampaknya 0bih s0ring t0radi di 0ropa dan am0rika utara.
2
DEFENISI
!0nyakit parkinson adaah suatu kondisi d0g0naritiI yang t0rutama m0ng0nai aras
0ktrapiramida yang m0ngandung n0uro-transmit0r dopamin, dan karakt0ristiknya adaah trias
yang t0rdiri dari
2,3
:
O kin0sia hamabatan g0rakan
O #igiditas
O %r0mor g0rakan g0m0tar k0 atas bawah yang biasanya m0ng0nai anggota g0rak atas.
1,2

Jhonson dkk, m0ng0mukan bahwa diagnosis parkinson dapat dit0gakkan bia diumpai
s0kurang-kurangnya 2 dari 4 g0aa b0rikut ; tr0mor, rigiditas, bradikin0sia dan instabiitas
postura.
3

Daam kons0nsus tataaksana p0nyakit parkinson !#DOSSI p0nyakit parkinson di
d0Iinisikan s0bagai bagian dari parkinsonism yang s0cara patoogi ditandai d0g0n0rasi gangia
basais t0rutama di substansia nigra pars kompakta (SNC) yang dis0rtai d0ngan inkusi
sitopasmik 0osonoIiik (0wy body).
4
S0dangkan parkinsonism itu s0ndiri sindroma yang ditandai o0h tr0mor waktu istirahat,
rigiditas, bradikin0siadan hiangnya r0I0k postura akibat m0nurunnya kadar dopamin d0ngan
b0rbagai macam s0bab.
4
KONSEP KESEIMBANGAN NEUROKIMIA PADA SISTEM EKTRA PIRAMIDAL
Ob0s0rvasi t0rhadap p0nggunaan obat-obat s0p0rti r0s0rpin0 dan ph0nothiazin0s s0cara
r0gu0r m0ny0babkan sindrom 0ktrapiramida t0ah di kariIikasi kar0na 0I0k n0uro-kimia-nya
s0bagai dasar dari gangguan g0rak. Dan m0ukiskan m0kanism0 dari n0urontransmit0r.
5
Substansi n0uro-tranmit0r di sint0sis dan disimpan di pr0sinaps. K0mudian di0paskan
kar0na adanya stimuasi s0hinng substansi tadi m00wati sinaps gab dan dit0rima o0h r0s0ptor di
s0 post sinaps. B0b0rapa n0urontransmit0r yang b0rp0ran :
n0uro-n0rosur

2

O c0tychoin0
Disint0sis pada s0 striata k0ci ( putam0n dan nuk0us kaudatus) yang m0miki
excitatory effect.
O Dopamin
Disint0sis pada s0-s0 di substansia nigra(pars compacta) yang m0miiki 0I0k inhibisi
K0dua n0urontransmit0r ini s0au daam k0adaan s0imbang. S0andainya t0radi k00bihan
dopamin0rgik dan k00bihan koin0rgik makanya akan m0nghasikan g0rakan invount0r yang
dis0but d0ngan chor0a dan dopamin yang m0ngaami d0Iis0nsi akan m0ny0babkan
parkinsonism0. Gamma amino butirat acid(GB) yang dis0nt0sis dari gutamad pada striatum
dan gobus paidus d0I0si0nsi akan m0ny0babkan Huntinton`s chor0a.
5
EPIDEMIOLOGI
!0nyakit parkinson cukup s0ring dit0mukan, m0ngkin m0ng0nai 1-2 popuasi b0rusia ~
60 tahun, tanpa adanya bias 0nis k0amin . biasanya muai timbu pada usia 40-70 tahun dan
m0ncapai puncak pada d0kad0 k0 0nam. !0nyakit parkinson yang muai s0b0um umur 20 tahun
dis0but d0ngan uv0ni0 parkinon. !0nyakit parkinson 0bih banyak t0radi pada pria d0ngan ratio
pria dibandingkan wanita 3:2. !0nyakit parkinson m0iputi 0bih dari 80 parkinsonism.
4
ETIOLOGI
tioogi p0nyakit parkinson b0um dik0tahui/ idiopatik. %0tapi ada b0b0rapa Iaktor r0siko
yang t0ah diid0ntiIikasi s0p0rti :
4
O &sia : m0ningkat pada usia anut dan arang dibawah 30 tahun
O #asia : orang kuit putih 0bih s0ring dibanding orang asia dan aIrika.
O G0n0tik : diduga ada p0ranan Iaktor g0n0tik
O ingkungan : toxin , p0nggunaan h0rbisida dan p0ptisida, inI0ksi
O C0d0ra kranio kranio s0r0bra.
O Str0ss 0mosiona.
PATOFISIOLOGI
!0nyakit parkinson t0radi kar0na p0nurunan kadar dopamin akibat k0matian n0uron di
pars kompakta substansia nigra s0b0sar 40-50 yang dis0rtai inkusi sitopasmik 0osonoIiik
(0wy body) akibat mutiIaktoria
3,4
.
MANIFESTASI KLINIS
Gambaran &mum
3,4
- G0aa muai pada satu sisi (h0miparkinsonism)
- %r0mor saat istirahat
- %idak didapatkan g0aa n0uroogis ain
- !0rk0mbagannya ambat
- #0spon t0rhadap 0vodopa c0pat dan dramatis
3

- #0I0k postura tidak diumpai pada awa p0nyakit.



G0aa motorik pada p0nyakit parkinson
3,4
:
1. %r0mor
- at0n
- %r0mor saat istirahat
- %r0mor yang b0rtahan saat istirahat
- %r0mor saat g0rak disanping adanya tr0mor saat istirahat.
2. #igiditas
3. kin0sia/ bradikin0sia
- K0dipan mata b0rkurang
- Waah s0p0rti top0ng
- HipoIonia/ suara k0ci
- iur m0n0t0s
- kathisia/takhin0sia(g0rakan c0pat yang tak t0rkontro)
- Cara b0raan : angkah k0ci-k0ci
- K0g0isahan motorik (suit duduk atau b0rdiri)
4. Hiangnya r0I0ks postura (ost oI postura r0I0ks)
Gambaran motorik ain :
- Distonis
- Distonia pagi hari biasa pada ibu ari
- H0midistonia
- #asa kaku
- Suit m0muai g0rak
- #asa kaku saat b0raan
- #asa kaku pada b0rbagai k0giatan ain: bicara dan m0nuis
- Suara monoton
- Ocuogyric cris0s spasm0 b0rupa 00vasi mata atau kombinasi 00vasi mata dan
k0paa
STADIUM PENYAKIT
Ho0n & Yard Staging oI !arkinson`s Dis0as0
4
:
1. Stadium 1 : g0aa dan tanda pada suatu sisi, t0rdapat g0aa yang ringan, t0rdapat g0aa
yang m0nggangu t0tapi tidak m0nimbukan k0cacatan, biasanya t0rdapat tr0mor pada satu
anggota g0rak.
2. Stadium 2 : t0rdapat g0aa biat0ra dan k0cacatan minima, sikap/cara b0raan
t0rganggu.
3. Stadium 3 : g0rak tubuh nyata m0ambat, k0s0imbangan muai t0rgangu saat
b0rdiri/b0raan. DisIungsi umum s0dang.
4

4. Stadium 4 : t0rdapat g0aa yang 0bih b0rat, masih dapat b0raan untuk arak t0rt0ntu,
rigiditas dan bradikin0sia, tidak mampu b0rdiri s0ndiri, tr0mor dapat b0rkurang dibanding
stadium s0b0umnya.
5. Stadium 5 : stadium kakh0tik (cach0tic stag0), k0cacatan tota, tidak mampu b0rdiri dan
b0raan, m0m0rukan p0rawatan t0tap.
KRITERIA DIAGNOSIS
Krit0ria Hugh0s :
4
O Posibble : t0rdapat 1 dari 3 g0aa utama :
%r0mor saat istirahat (kardina)
#igiditas (kardina)
Bradikin0sia (kardina)
K0gagaan r0I0k postural
O Probable : bia t0rdapat kombinasi 2 g0aa utama (t0rmasuk k0gagaan r0I0ks postura)
atau 3 dari g0aa utama yang tidak sim0tris
O Defenite : bia t0rdapat kombinasi dari 3dari 4 g0aa .tau 2 g0aa d0ngan 1 g0aa ain
yang tidak sim0tris(3 g0aa kardina).
O Bila gejala tidak khas sebaiknya dilakukan pemeriksaan ulangan beberapa bulan
kemudian.

%anda khusus p0nyakit parkinson:
May0rson`s sign :
4
O %idak bisa m0nc0gah mata b0rk0dip-k0dip apabia gab0a di dik0tuk b0ruang
O K0tukan b0ruang(2x/d0tik) pada g0b0a m0mbangkitkan r0aksi b0rk0dip-k0dip
b0ruang-uang
!0m0riksaan p0nunang diakukan apabia hanya ada indikasi.
PENATALAKSANAA
&mum (suportiI)
4
O dukasi
O Support : p0niaian k0butuhan 0mosiona, r0kr0asi dan k0giatan k0ompok, konsutasi
proI0siona, kons0ing hukum/ Iinansia, kons0ing p0k0raan
O atiahan Iisik
O Nutrisi
M0dikam0ntosa
4
O ntagonis NMD : amantadin 300 mg/ hari
O ntikhoin0rgik
3

4 B0nztropin m0syat0 1- 8 mg/ hari


4 Bip0rid0n 3-6 mg/hari
4 Chorph0noxamin0 150-400 mg / hari
4 Cycrimin0 5-20 mg p0r hari
4 Orph0nadrin0 150-400 mg/hari
4 !rocyidin0 7.5-30 mg/ hari
4 %rih0xyph0nidi 3-15 mg/ hari
4 thoproprazin0 30-60 mg/ hari
O Dopamin0rgik
4 Carbidopa 0vodopa 10/100 mg , 25/100 mg, 25/250 mg p0r hari
4 B0ns0razid0 0vodopa 10/100 mg, 50/100 mg p0r hari
O Dopamin agonis
O COM% ( cat0cho-O-M0thy %ransI0ras0)
O MO-B


















6


ILUSTRASI KASUS

IDENTITAS PASIEN
Nama : %n.Irza
&mur : 62 %ahun
!0k0raan : !0nsiunan (guru)
amat : ur duri
No M# : 70.41.83
S0orang pasi0n aki-aki b0rumur 62 tahun datang k0 !oi SaraI #S&! D#.M Dami
!adang pada tangga 13 Jui 2011 d0ngan :
ANAMNESIS
Keluhan Utama :
G0m0tar pada k0dua tangan
Riwayat Penyakit Sekarang :
G0m0tar pada k0dua tangan s0ak 1 tahun yang au.
#asa g0m0tar ini t0rutama dirasakan saat pasi0n s0dang m0mbaca surat kabar.
G0m0taran dirasakan hiang apabia pasi0n m0ngg0rakkan tangannya. G0m0tar pada
tangan ini uga dirasakan saat pasi0n s0dang b0ristirahat. Dan b0rtambah apabia
pasi0n s0dang str0s.
!asi0n m0ng0uhkan angkah kaki m0nadi ambat s0hingga pasi0n suit untuk
b0roahraga s0ak 3 buan ini.
!asi0n uga m0ng0uhkan tuisan s0makin tidak bagus dan m0nadi rapat.
Riwayat Penyakit Dahulu :
#iwayat trauma/ k0c0akaan/ atuh t0rduduk s0b0umnya tidak ada.
%idak p0rnah m0nd0rita sakit s0p0rti ini s0b0umnya.
#iwayat p0makaian obat-obatan tidak ada.

Riwayat Penyakit Keluarga :
%idak ada anggota k0uarga yang sakit s0p0rti ini
Riwayat Pekerjaan, Sosial Ekonomi dan Kebiasaan :
O !asi0n s0orang p0nsiunan d0ngan aktivitas cukup.
O K0biasaan m0rokok tidak ada
7

O K0biasaan minum kopi tidak ada


PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis :
K0adaan umum : tampak sakit s0dang
K0sadaran : komposm0ntis koop0ratiI
%0kanan darah : 130/90 mmHg
Nadi : 84x /m0nit
NaIas : 21x /m0nit
Suhu : 36,8
o
C
Status Internus :
KGB : 0h0r, aksia dan inguina tidak m0mb0sar
0h0r : JV! 5-2 CmH20
%horak : !aru : Insp0ksi : sim0tris kiri dan kanan
!apasi : Ir0mitus norma kiri sama d0ngan kanan
!0rkusi : sonor
uskutasi : v0siku0r, ronchi (-), wh00zing (-)
Jantung : Insp0ksi : iktus tidak t0rihat
!apasi : iktus t0raba 1 ari m0dia MCS #IC V
!0rkusi : batas-batas antung daam batas norma
uskutasi : irama t0ratur, bising (-)
bdom0n : Insp0ksi : %idak tampak m0mbuncit
!apasi : H0par dan i0n tidak t0raba, baot0m0nt (-)
!0rkusi : %impani
uskutasi : Bising usus () Norma
Corpus V0rt0bra0 :
Insp0ksi : D0Iormitas (-), Gibbus (-), %anda radang (-)
!apasi : Ny0ri t0kan (-)
8

Status Neurologis :
1. GCS 15 : 4 M6 V5
2. %anda rangsangan m0ning0a :
- Kaku kuduk (-)
- Brudzinsky I (-)
- Brudzinsky II (-)
- K0rnig (-)
3. %anda p0ningkatan t0kanan intrakrania :
- ob0ktiI :
- %0kanan darah tinggi (-)
-sub0ktiI
- Muntah proy0kti (-)
- Sakit k0paa progr0siI (-)
4. Nn Kraniais :
N I : !0nciuman baik
N II : taam p0ngihatan, apangan pandang, m0ihat warna baik..
N III, IV, VI : - pupi ukuran 3 mm/3mm, b0ntuk buat, isokor, posisi ortho
- g0rakan mata b0bas k0s0gaah arah.
N V : m0mbuka muut, , m0ngg0rakkan rahang (), r0I0k korn0a ()
N VII : raut waah sim0tris, m0ng0rakkan dahi (), m0nutup mata,b0rsiu,
m0nunukkan gigi, s0nsasi idah 2/3 d0pan baik.
N VIII : t0s b0rbisik, m0nd0ngarkan d0tak aroi ()
N IX : s0nsasi 1/3 idah b0akang baik, r0I0ks muntah()
N X : arkus Iaring sim0tris, uvua dit0ngah, m0n0an ().artikuasi baik.
N XI : m0no0h k0kanan(), k0kiri(),
N XII :posisi idah daam dan uar: d0viasi idah (-)
Koordinasi :
Cara b0raan : angkah p0nd0k-p0nd0k
#omb0rg t0st : -
9

taxia :-
%0s ari hidung : tr0mor
Motorik
B0rdiri dan b0raan : tr0mor ()
kstr0mitas sup0rior dan inI0rior
a. kstr0mitas Sup0rior InI0rior
Kanan Kiri Kanan Kiri
G0rakan ktiI ktiI ktiI ktiI
K0kuatan 555 555 555 555
%ropi utroIi utroIi 0troIi utroIi
%onus utonus utonus utonus utonus

Konus paha : (-) konus kaki (-)
S0nsorik : !ropios0ptiI dan 0kt0riop0ptiI baik
#0I0ks:
#0I0ks Iisioogis : bis0p : !# :
%ris0p : K!# :
#0I0ks patoogis : babinsky (-) gordon(-)
Chaddock (-) schaII0r(-)
Opp0nh0im (-) hoIIman tromn0r(-)
1. Fungsi Otonom
Miksi : BK t0rkontro
D0I0kasi : BB %0rkontro
S0kr0si k0ringat : S0kr0si k0ringat m0ningkat
2. Fungsi uhur
#0aksi 0mosi : baik
!ros0s b0rpikir : baik
1

Fungsi bahasa : baik


%anda d0m0ntia : -
%anda- tanda parkinson : tr0mor (), rigiditas (-), akin0sia (-), waah parkinson (-), angkah
m0nadi ambat (), bicara m0ambat (-), d0m0nsia (-)
Diagnosis Kerja :
Diagnosis Kinis : !arkinson dis0as0 stadium II.
Diagnosis %opik : Substansia nigra pars kompakta
Diagnosis tioogi : Idiopatik
Diagnosis S0kund0r : -
Terapi :
O &mum
- dukasi m0ng0nai p0raan p0nyakit, p0ngobatan dan kompikasi
- atiahan Iisik
- Nutrisi

O Khusus
- Carbidopa 0vodopa 10/100 mg














11

DISKUSI
%0ah diaporkan s0orang pasi0n aki-aki b0rumur 62 tahun d0ngan diagnosis kinik
parkinson dis0as0 stadium II. Diagnosa dit0gakan b0rdasarkan anamn0sa dan p0m0riksaan Iisik
yang k0mudian dibandingkan d0ngan it0ratur.
Dari anamn0sis k0uhan yang m0nyokong k0 arah diagnosis adaah g0m0tar yang
dirasakan saat istirahat dan m0nghiang ika aktiIitas, s0rta pasi0n k0tika b0raan m0nadi ambat.
#iwayat trauma (-) p0nggunaan obat-obatan (-), p0k0raan yang b0r0siko tinggi t0rhadap
p0nggunaan ins0ktisida (-). B0rdasarkan umur pasi0n s0rta k0uhan utama yang muncu
m0rupakan saah satu maniI0stasi dari parkinsonism dimana d0I0nisi parkonsonism adaah
sindroma yang ditandai o0h tr0mor waktu istirahat, rigiditas, bradikin0sia dan hiangnya r0I0k
postura akibat m0nurunnya kadar dopamin d0ngan b0rbagai macam s0bab. dan Iaktor umur yang
uga b0rp0ran dimana p0nyakit parkinson cukup s0ring m0ng0nai 1-2 popuasi b0rusia ~ 60
tahun, tanpa adanya bias 0nis k0amin
3,4
. Biasanya muai timbu pada usia 40-70 tahun dan
m0ncapai puncak pada d0kad0 k0 0nam. !0nyakit parkinson yang muai s0b0um umur 20 tahun
dis0but d0ngan uv0ni0 parkinon. !0nyakit parkinson 0bih banyak t0radi pada pria d0ngan ratio
pria dibandingkan wanita 3:2. !0nyakit parkinson m0iputi 0bih dari 80 parkinsonism
4
.
!ada pasi0n p0ny0bab g0m0tarnya adaah idiopatik s0hingga pada parkinsonism yang
timbu s0cara idiopatik m0rupakan suatu p0nyakit parkinson / 5arkinson disease. Daam
kons0nsus tataaksana p0nyakit parkinson !#DOSSI p0nyakit parkinson di d0Iinisikan s0bagai
bagian dari parkinsonism yang s0cara patoogi ditandai d0g0n0rasi gangia basais t0rutama di
substansia nigra pars kompakta (SNC) yang dis0rtai d0ngan inkusi sitopasmik 0osonoIiik (0wy
body).
4
!ada p0m0riksaan Iisik didapatkan, tr0mor () sim0tris pada k0dua tangan. %r0mor
did0I0nisikan s0bagai g0rakan ritmis dan vount0r dan b0ruang, biasanya t0radi pada satu atau
0bih anggota g0rak, t0tapi kadang m0iputi k0paa (titubasi), waah rahang atau batang tubuh.
!ada p0nyakit parkinson, dapat dit0mukan tr0mor yang m0miki ciri
3,4
:
- %0rutama t0radi pada tangan, t0tapi dapat uga t0radi anggota g0rak atas dan bawah,
dan arang pada rahang dan bibir, tidak t0radi pada k0paa atau 0h0r.
- %r0mor pada tangan did0skripsikan s0bagai g0rakan m0mbuat pi (pi roing`)
- M0mpunyai Ir0kw0nsi karakt0ristik.
- %0radi saat istirahat dan di 0ksas0rbasi saat str0ss atau ansiatas
12

- M0mbaik dan dapat m0nghiang saat istirahat.


S0cara t0ori tr0mor muncu dari gangguan k0s0imbangan n0uro-kimia di sist0m
0ktrapiramida. Dimana Substansi n0uro-tranmit0r di sint0sis dan disimpan di pr0sinaps.
K0mudian di0paskan kar0na adanya stimuasi s0hingga substansi tadi m00wati sinaps gab dan
dit0rima o0h r0s0ptor di s0 post sinaps. B0b0rapa n0urontransmit0r yang b0rp0ran :
5
O c0tychoin0
Disint0sis pada s0 striata k0ci ( putam0n dan nuk0us kaudatus) yang m0miki
excitatory effect.
O Dopamin
Disint0sis pada s0-s0 di substansia nigra(pars compacta) yang m0miiki 0I0k inhibisi.
K0dua n0urontransmit0r ini s0au daam k0adaan s0imbang. S0andainya t0radi k00bihan
dopamin0rgik dan k00bihan koin0rgik makanya akan m0nghasikan g0rakan invount0r yang
dis0but d0ngan chor0a dan dopamin yang m0ngaami d0Iis0nsi akan m0ny0babkan
parkinsonism0. Gamma amino butirat acid(GB) yang dis0nt0sis dari gutamad pada striatum
dan gobus paidus d0I0si0nsi akan m0ny0babkan Huntinton`s chor0a
5
. S0cara patoogi d0Iisi0nsi
dopamin dis0babkan o0h k0matian n0uron di pars kompakta substansia nigra s0b0sar 40-50
yang dis0rtai inkusi sitopasmik 0osonoIiik (0wy body) akibat mutiIaktoria.
!ada pasi0n uga dit0mukan gangguan cara b0raan dimana g0rakan pasi0n m0ambat.
ha ini m0mang m0rupakan saah satu g0aa dari hiangnya kontro postura daam p0raan
p0nyakit parkinson, namun pada pasi0n ini b0um b0gitu khas untuk di kat0gorikan s0bagai
parkinson gait yang m0miiki ciri : k0suitan daam m0muai inisiasi b0raan, s0hingga pasi0n
s0p0rti m0mb0ku, b0gitu uga d0ngan g0rakan m0mb0ok, s0hingga pasi0n m0nggunakan g0rakan
trik untuk m0ngatasi masaah ini d0ngan s0ngaa m0angkah m00bihi tongkat saat h0ndak
m0ngubah posisi atau saat m0aui pintu angkah kaki b0rubah m0nadi k0ci-k0ci dan t0rs0r0t,
dimana poa b0raan did0skripsikan s0bagai poa festinant, yaitu poa dimana pasi0n tampak
t0rburu-buru untuk m0naga titik gravitasi tubuhnya.
2
B0rdasarkan g0aa dan tanda kinis t0rs0but pasi0n ini c0nd0rung didiagnosa s0bagai
parkinson dis0as0 stadium II. Stadium II dit0gakkan b0rdasarkan krit0ria Ho0n & Yard Staging
oI !arkinson`s Dis0as0 :
4
13

1. Stadium 1 : g0aa dan tanda pada suatu sisi, t0rdapat g0aa yang ringan, t0rdapat g0aa
yang m0nggangu t0tapi tidak m0nimbukan k0cacatan, biasanya t0rdapat tr0mor pada satu
anggota g0rak.
2. Stadium 2 : t0rdapat g0aa biat0ra dan k0cacatan minima, sikap/cara b0raan
t0rganggu.
3. Stadium 3 : g0rak tubuh nyata m0ambat, k0s0imbangan muai t0rgangu saat
b0rdiri/b0raan. DisIungsi umum s0dang.
4. Stadium 4 : t0rdapat g0aa yang 0bih b0rat, masih dapat b0raan untuk arak t0rt0ntu,
rigiditas dan bradikin0sia, tidak mampu b0rdiri s0ndiri, tr0mor dapat b0rkurang dibanding
stadium s0b0umnya.
5. Stadium 5 : stadium kakh0tik (cach0tic stag0), k0cacatan tota, tidak mampu b0rdiri dan
b0raan, m0m0rukan p0rawatan t0tap.

!ada pasi0n ini b0um m0nimbukan disIungsi umum s0dang pada pasi0n waaupun
g0aa tr0mor yang muncu b0rsiIat biat0ra.
!0nataaksanaan pasi0n s0cara umum dib0riak 0dukasi t0ntang p0raanan p0nyakit dan
kompikasi yang akan muncu baik dari s0gi p0raanan p0nyakit dan t0rapi. r0habiitasi m0dik
m0rupakan ha p0nting daam m0man0g0m0n pasi0n parkinson d0ngan tuuan m0ningkatkan
kuaitas hidup p0nd0rita dan m0nghambat b0rtambah b0ratnya g0aa p0nyakit s0rta m0ngatasi
masaah-masaah s0bagai b0rikut
1,4
:
- bnormaitas g0rakan
- K0c0nd0rungan postur tubuh yang saah
- G0aa otonom
- Gangguan p0rawatan diri ( actuvity oI daiy iving-D)
- !0rubahan psikoogik
&ntuk m0ncapai tuuan t0rs0but dapat diakukan tindakan
4
:
1. t0rapi Iisik : #OM (rang0 oI motion)
a. !0r0gangan
b. Kor0ksi postur tubuh
c. atihan aan
d. atihan bui-bui dan r0ktum
0. atihan k0bugaran kardiopumona
14

I. dukasi dan program atihan di rumah


2. %0rapi wicara
3. !sikot0rapi

!0ngobatan m0dikam0ntosa pada pasi0n d0ngan kombinasi Carbidopa 0vodopa 10/100
mg. 0vodopa m0rupakan substrat aami untuk sint0sis dopamin, 0vodopa dapat m0n0mbus
sawar otak s0hingga dapat m0ncapai okasi k0ranya pada p0mb0rian ora. kan t0tapi,
k0banyakan dosis ora 0vodopa dim0taboism0 m0nadi dopamin o0h d0karboksias0 DO!
p0riI0r s0b0um m0ncapai sawar otak. O0h kar0na itu 0vodopa dikombinasikan b0rsama
inhibitor d0karboksias0 dopa p0riI0r (carbidopa). Kombinasi obat ini uga m0mb0rikan
k0untungan m0ngurangi 0I0k samping p0riI0r 0vodopa (mua-muntah).
2,4,5

!rognosis pada pasi0n t0rgantung k0pada p0raanan p0nyakit dan k0patuhan pasi0n
t0rhadap p0nggunaan obat dan t0rapi r0habiitasi m0dik. !0nyakit parkinson m0rupakan p0nyakit
d0g0n0ratiI yang progr0siI. pasi0n yang tidak dit0rapi biasanya kan m0ncapai d0raat disabiitas
b0rat yaitu imobiitas, dis0rtai r0siko yang m0ngancam nyawa yaitu bronkopn0umonia,
s0ptik0mia atau 0mboi paru rata-rata 10-70 tahun m0nd0rita p0nyakit parkinson
2
.











13

DF%# !&S%K
1. dam & victor.2005. -normalities of Movement and Posture Due to Disease of
the ganglia -asalis. !rincip0s oI n0uroogy. N0w York ; Mc Gr0wHi.
2. 0ctur0`s not0.2010. p0nyakit parkinson dan ganguan g0rak ainnya. akarta : GC
3. N0uroogi kinik. Harsono.
4. Kons0nsus tataaksana p0nyakit parkinson (!#DOSSI). 2003
5. %0xt book oI n0uroogi-n0urosurg0ry