You are on page 1of 3

MENYIKAPI MIRAS Pada suatu pagi saya melihat sebuah mobil dari pabrik miras mengirim miras ke sebuah

warung kecil di dekat rumah saya, letaknya di dekat persawahan. Tiba-tiba saya terbersit untuk menuliskannya di dalam sebuah tulisan. Sesuatu yang lucu dalam pikiran saya. Minuman keras, minuman yang menjadi sumber dari banyak malapetaka di dunia. Perzinaan, pembunuhan, hilang akal, kematian, kecelakaan dan sederet akibat buruk lainnya, mengapa tak disikapi dengan benar? Apakah pemikirannya yang terbalik atau bagaimana? Apakah pemerintah kurang pandai di dalam berlogika, menentukan yang mana sebab dan mana akibat, mana yang awal dan mana yang akhir, mana yang lebih menguntungkan dan mana yang lebih merugikan? Titik mulanya adalah mengapa pabrik miras diizinkan beroperasi di Indonesia? Kalau sudah diberi izin mengapa polisi harus susah-susah merazia dan memusnahkan miras-miras yang beredar? Suatu tindakan yang lucu dan kurang kerjaan. Mereka berhasil dan mereka mendapat pekerjaan-pekerjaan tambahan akibat dari beredarnya miras tadi, misalnya perzinahan, pembunuhan dan perkosaan. Selama ini apa yang menjadi pertimbangan pemerintah? Membuka lapangan kerja? Pemasukan ke kas Negara? Menjamu tamu asing? Atau apa? kalau dihitung dengan sangat teliti apakah benar kekhawatiran pemerintah itu dapat dijadikan alasan dilegalkannya miras di Indonesia? Bahkan, beberapa waktu yang lalu menjelang bulan Ramadhan salah satu iklan miras ditayangkan di televisi. Kerugian total, baik material, spiritual, dan moral harus dihitung dengan teliti, jangan sampai bangsa Indonesia menjadi generasi yang koplo. Miras dan narkoba itu senada, mempunyai pengaruh yang sangat merusak. Di masyarakat pun miras, dengan berbagai nama kerennya (wine, dsb) sudah menjadi sajian mewah di perjamuan kalangan beberapa orang kaya. Terkadang, mereka juga memajang botol-botol miras dengan alasan estetika (ga ada hiasan lain apa?). Berawal dari memajang saja dapat pula muncul keinginan untuk mencoba, sekedar ingin tahu rasanya, dan seterusnya. Setan itu meyusupkan tipu dayanya dengan sangat halus, hingga orang itu tidak terasa bahwa dirinya semakin jauh dari agama. Miras, menurut pengakuan seseorang yang pernah saya baca rasanya tidak enak tapi mengapa orangorang mengkonsumsinya? Ada yang mengkonsumsinya agar lupa terhadap masalahnya. Tetapi ketika sadar, bukankah masalah itu tetap ada (dan belum teratasi). Dalam pengaruh miras manusia kehilangan fungsi pikir, padahal apalah artinya manusia tanpa berpikir. Manusia diberi oleh Allah akal pikiran dan nafsu, di mana akal pikiran sebagai pengendali dari nafsu. Hilangnya fungsi akal pikiran menyebabkan manusia mempunyai derajat yang rendah. Manusia juga menyanggupi untuk memikul amanah yang sangat besar dari Allah ketika makhluk-makhluk lain tidak berani untuk memikulnya. Tanpa kesadaran dan akal pikiran yang berfungsi dengan baik manusia tidak akan mampu memikulnya. Orang gila tidak tahu apa yang diperbuatnya sehingga apa-apa yang dilakukannya ketika dia gila tidak dihisab. Oleh karena itu, jaga selalu fungsi akal pikiran kita. Di bawah pengaruh miras orang tidak sadar, melakukan hal-hal yang menimbulkan dosa atau hanya sekedar tidur dalam waktu yang entah sampai kapan. Tugas manusia di dunia ini sangatlah berat, umur pun sangat singkat, jangankan menjadi orang yang banyak manfaatnya bagi sesama bagi diri sendiri pun tidak bisa memberikan kemanfaatan. Miras, menyebabkan kemudharatan bagi diri sendiri dan mungkin juga orang lain. Orang yang gemar minum minuman keras tidak bisa membangun dirinya sendiri, bagaimana mungkin bisa membangun masyarakat, apalagi membangun negara. Negara yang di dalamnya banyak terdapat peminum miras tidak akan bisa unggul.

MANFFAT MIRAS *Tubuh kedinginan, adalah kondisi fisikal. Sementara perasaan cemas, merasa kalah dalam bersaing, tegang dan bingung, adalah kondisi kejiwaan. Tubuh yang dingin bisa disebabkan oleh berbagai alasan seperti keadaan udara yang terlalu dingin yang terjadi pada saat musim dingin (winter), sebagaimana salah satu musim di negara-negara Barat . Pada musim dingin itu, tubuh membutuhkan kehangatan. Di antara cara bagaimana menghangatkan tubuh ialah dengan mengkonsumsi minuman keras. Jadi, pada awal mulanya, minuman keras itu dikonsumsi untuk pemenuhan kehangatan tubuh di saat mereka berada pada musim dingin. Sepanjang musim dingin itu, berbagai kegiatan masyarakat manusia berjalan sebagaimana biasa. Dari sini lalu, berbagai jenis minuman penghangat dan menghadirkan kehangatan seperti jenis-jenis minuman yang terbuat dari perasaan buah anggur tersedia dan disediakan untuk diri dan menjamu tamu. Minuman sejenis itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan mereka. Sementara itu, perasaan yang cemas umumnya membutuhkan obat-obat penenang. Adanya sejumlah minuman ataupun makanan yang bisa menghilangkan bahkan mengubah perasaan tegang, bingung, dan cemas menjadi bergairah, atau setidaknya perasaan cemas itu terlupakan, maka kebutuhan terhadap minuman dan obat-obat seperti itu, dalam satu sisi akan semakin meluas, dan pada sisi lain akan semakin bermunculan produsen. Produsen cenderung memperluas produk dan memperdagangkan ke dalam lingkup yang luas sesuai dengan peningkatan permintaan. Demikian inilah hukum ekonomi. Dari sinilah mulai muncul jaringanjaringan. Jika di negara tertentu terdapat pelarangan, tidak berarti di negara tersebut tidak dapat ditemukan minuman keras dan obatobat terlarang. Selalu saja ada perdangan gelap. Ketika minuman keras dan obat-obat penenang seperti morfin, ganja, mariyuana, masuk pada kategori perdagangan gelap, maka akan terjadi jaringan perdagangan gelap yang melibatkan oknum-oknum ke dalamnya

*Dari sisi positifnya miras adalah salah satu sumber bagian dari retribusi pajak untuk daerah yang selama ini dikenal dengan sebutan pendapatan asli daerah (PAD).

DAMPAK MIRAS *dari sisi negatifnya melalui konsumsi miras adalah fatal bagi perkembangan generasi muda *Memicu penyebaran HIV/AIDS

*Akibat atau efek dari konsumsi miras masalahnya sangat bermacam-macam, misalnya menimbulkan tindak kejahatan, seperti pembunuhan, pemerkosaan, pencurian dan meningkatnya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) baik di darat maupun di laut, yang mana semuanya itu hanya karena dipicu dari miras. *Angka kriminalitas suatu Negara meningkat, kecelakaan lalu lintas, dan kasus kekerasan rumah tangga meningkat.
DAMPAK MIRAS Minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung etanol. Etanol adalah bahan psikoaktif dan konsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. Di berbagai negara, penjualan minuman beralkohol dibatasi ke sejumlah kalangan saja, umumnya orang-orang yang telah melewati batas usia tertentu. Efek Samping Bila dikonsumsi berlebihan, minuman beralkohol dapat menimbulkan ganggguan mental organik (GMO), yaitu gangguan dalam fungsi berpikir, merasakan, dan berprilaku. Timbulnya GMO itu disebabkan reaksi langsung alkohol pada sel-sel saraf pusat. Karena sifat adiktif alkohol itu, orang yang meminumnya lama-kelamaan tanpa sadar akan menambah takaran/dosis sampai pada dosis keracunan atau mabuk. Mereka yang terkena GMO biasanya mengalami perubahan perilaku, seperti misalnya ingin berkelahi atau melakukan tindakan kekerasan lainnya, tidak mampu menilai realitas, terganggu fungsi sosialnya, dan terganggu pekerjaannya. Perubahan fisiologis juga terjadi, seperti cara berjalan yang tidak mantap, muka merah, atau mata juling. Perubahan psikologis yang dialami oleh konsumen misalnya mudah tersinggung, bicara ngawur, atau kehilangan konsentrasi. Mereka yang sudah ketagihan biasanya mengalami suatu gejala yang disebut sindrom putus alkohol, yaitu rasa takut diberhentikan minum alkohol. Mereka akan sering gemetar dan jantung berdebardebar, cemas, gelisah, murung, dan banyak berhalusinasi. Minuman keras terbagi dalan 3 golongan yaitu: Gol. A berkadar Alkohol 01%-05% Gol. B berkadar Alkohol 05%-20% Gol. C berkadar Alkohol 20%-50% Beberapa jenis minuman beralkohol dan kadar yang terkandung di dalamnya : Bir,Green Sand 1% 5% Martini, Wine (Anggur) 5% 20% Whisky, Brandy 20% -55% . Akibat Penyalahgunaan Alkohol / Minuman Keras * Gangguan Fisik : meminum minuman beralkohol banyak, akan menimbulkan kerusakan hati, jantung, pangkreas dan peradangan lambung, otot syaraf, mengganggu metabolisme tubuh, membuat penis menjadi cacat, impoten serta gangguan seks lainnya * Gangguan Jiwa : dapat merusak secara permanen jaringan otak sehingga menimbulkan gangguan daya ingatan, kemampuan penilaian, kemampuan belajar dan gangguan jiwa tertentu. * Gangguan Kamtibmas: perasaan seorang tersebut mudah tersinggung dan perhatian terhadap lingkungan juga terganggu, menekan pusat pengendalian diri sehingga yang bersangkutan menjadi berani dan agresif dan bila tidak terkontrol akan menimbulkan tindakan-tindakan yang melanggar norma-norma dan sikap moral yang lebih parah lagi akan dapat menimbulkan tindakan pidana atau kriminal. Beberapa Dampak Lain Yang Ditimbulkan Oleh Minuman Beralkohol Penggunaan minuman beralkohol menimbulkan dampak buruk terhadap dan merusak fungsi hati, pankreas, pencernaan, otot, darah dan tekanan darah, kelenjar endokrin dan jantung