You are on page 1of 26

Oleh : Fany astari Kezia Handari P Shaffan Haqi Veliantdro Bagus H

Mollusca : berasal dari bahasa Latin : Molluscus yaitu lunak. Merupakan salah satu kelompok terbesar dan terpenting dalam dunia hewan , dan terbesar kedua setelah filum arthropoda. Anggota Filum Molluska mencapai 100.000 spesies. Ilmu yang mempelajari Mollusca dinamakan Malakologi. Mollusca hidup di laut, air tawar, payau, dan darat .Dari palung benua di laut sampai pegunungan yang tinggi.

a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. k. l. m.

Memiliki tubuh yang lunak. Tubuhnya tidak beruas-ruas. Tubuhnya ditutupi oleh cangkang yang terbuat dari kalsium karbonat. Kakinya pipih, lebar, dan berotot. Hidupnya di laut. Bentuk tubuh simetri bilateral, relatif bulat, dan pendek. Antara tubuh dan cangkang terdapat bungkus yang disebut mantel. Tubuhnya dapat mengeluarkan lendir untuk membantu berjalan. Reproduksi terjadi secara seksual dengan fertilisasi internal. Mollusca ada yang bersifat diesis dan ada pula yang monoesis. Respirasi pada Mollusca menggunakan insang atau paru-paru. Sistem saraf Mollusca terdiri dari cincin saraf yang memiliki esofagus dengan serabut saraf yang menyebar. Sistem pencernaannya lengkap, terdiri dari mulut, esofagus, lambung, usus, dan anus.

GASTROPODA PELECYPODA MOLLUSCA CEPHALOPODA SCAPOPODA POLYPLACOPHORA

Ciri-ciri dari anggota kelas ini, yaitu : a) Habitatnya di laut, air tawar, atau daratan yang lembap. b) Bersifat herbivor. c) Tubuhnya terbagi atas : kepala , leher , kaki , dan alat-alat dalam (viseral) d) Pada kepala terdapat sepasang tentakel pendek sebagai alat pembau dan sepasang tentakel panjang sebagai alat penglihat. e) Di bawah kepala terdapat kelenjar mukosa. f) Kakinya lebar pipih dan selalu basah. g) Kaki sebenarnya merupakan perut yang tersusun oleh otot yang sangat kuat dan dapat bergerak bergelombang. h) Memiliki cangkang tunggal, ganda, atau tanpa cangkang. i) Bentuk cangkang : bulat, bulat panjang, bulat kasar, dan bulat spiral. j) Cangkang umumnya spiral asimetri. k) Pada keadaan bahaya, cangkang ditutup oleh epifragma.
Contoh :Achatina fulica (bekicot).

Sistem Organ Sistem Respirasi

Keterangan di air berespirasi dengan insang,di darat berespirasi dengan rongga mantel yang berfungsi sebagai paru-paru.

Sistem Pencernaan Alat pencernaan meliputi rongga mulut, kerongkongan, Makanan kelenjar ludah, tembolok, lambung kelenjar, dan anus. Saluran pencernaan berbentuk huruf U. Makanan dipotongpotong oleh rahang tanduk dan dikunyah oleh radula serta dibasahi dengan lendir dari kelenjar tubuh. Kemudian makanan ditelan ke kerongkongan dan berturut-turut menuju tembolok, lambung, dan dibuang lewat anus yang terdapat di kepala.
Sistem darah Peredaran Sistem peredaran darahnya terbuka dengan jantung dan saluran darah sebagai organ transportasi. Darah (plasma dan butir darah) tak berwarna dan berfungsi mengedarkan oksigennya ke seluruh tubuh serta mengangkut sisa pembakaran. Jantung terdiri atas serambi dan bilik yang dilindungi rongga perikardium. Organ ekskresi berupa nefridium yang terletak di dekat jantung dan saluran ureter yang terletak di dekat anus.

Sistem Ekskresi

Sistem saraf Sistem Reproduksi

Susunan saraf berupa ganglion yang bercabang di seluruh tubuh. Pada Gastropoda ada hewan yang diesis dan monoesis. Pada hewan monoesis, alat kelamin jantan dan betina terdapat pada satu hewan, tetapi tidak dapat membuahi sendiri. Untuk melakukan pembuahan harus didahului dengan kopulasi. Ovotestis menghasilkan sperma yang disalurkan ke vasa deferensia dan akhirnya masuk ke vagina hewan lain dengan perantaraan penis yang dapat dikeluarkan dari lubang genital. Ovotestis juga menghasilkan sel telur.

Contoh :
Berthelinia Hydratina physys

Anatomi Mollusca

Anchantia Folica

Pelecypoda disebut juga Lamellibranchiata (jika insangnya berlempeng-lempeng) dan Bivalvia (jika cangkangnya berjumlah dua atau dapat dikatupkan). Anggota Pelecypoda dalam bahasa Indonesia disebut tiram atau kerang.

Ciri-cirinya yaitu : a) Habitatnya di perairan, yaitu air tawar dan air laut. Di laut misanya Venus mercenaria, sedangkan di air tawar misalnya Anadonta, Tetrabatulina, atau Lampsilis. b) Hidup bebas dengan memakan zooplankton. Contohnya remis yang termasuk kelompok Bivalvia.

Struktur Tubuh

Tubuh remis diselubungi oleh cangkang yang setangkup dan dihubungkan oleh engsel. Struktur Cangkang terdiri atas 3 bagian, yaitu Periostrakum (lapisan terluar), Prismatik (lapisan tengah), dan Nakreas (lapisan terdalam). Pembentukan mutiara pada bivalvia adalah proses yang terjadi karena aktivitas cangkang. Mantel terdapat di bagian dorsal. Antara mantel dan tubuh terdapat rongga yang di dalamnya terdapat dua pasang keping insang, alat dalam dan kaki.

Sistem Organ
Sistem Organ Sistem pencernaan makanan Keterangan Makanan masuk bersama air ke mulut karena adanya silia pada palpus labialis. Esofagus pendek menghubungkan mulut dengan lambung. Sesudah dicerna di lambung, makanan kemudian diserap di usus dan sisanya dibuang ke anus.

Sistem Peredaran Sistem peredaran darah terdiri atas jantung, darah saluran darah, dan rongga sinus. Jantung terdiri dari ventrikulum dan sepasang aurikulum.

Sistem Saraf

Sistem saraf terdiri dari beberapa ganglion yang terletak sebelah menyebelah di esofagus dan kemudian berhubungan dengan ganglion lain untuk mensarafi antara lain bagian kaki, alat dalam, dan ginjal.

Alat indra

Alat indra tidak berkembang, tetapi terdapat alat keseimbangan (statosista) yang terletak di belakang ganglion pedal dan osphradium (benda berwarna kuning) yang diduga sebagai alat penyaring air yang masuk ke mantel. Alat ini terletak di dekat ganglion viseral. Sel-sel yang peka terhadap rangsang (sel sensoris) terdapat di tepi mantel.
Tiram air tawar umumnya diesis, tetapi ada juga yang hermafrodit.

Sistem Reproduksi

Contoh Pelycopoda
Tridagna gigas Anadara granosa

Cephalopoda berasal dari kata cephalo yang berarti kepala dan podos yang berarti kaki. Jadi, Cephalopoda adalah hewan yang berkaki di kepala. Ciri-ciri umumnya, yaitu : a) Tubuhnya berbentuk sekoci atau gelendong. b) Kulit tubuhnya dapat berubah warna. c) Memiliki tentakel (lengan) yang jumlahnya bervariasi dan dilengkapi alat penghisap untuk menangkap mangsa. d) Lengan dibantu sirip di kanan dan kiri tubuh yang berfungsi sebagai alat kemudi jika hewan bergerak ke depan. e) Kepalanya terletak di antara leher mantel dan tentakel. f) Pada kepala terdapat sepasang mata.

Sistem Organ
Sistem pencernaan

Keterangan
Organ pencernaan dimulai dari rongga mulut yang dikelilingi tentakel, dan berturut-turut menuju ke faring, esofagus, lambung, usus halus, dan berakhir di anus. Di faring terdapat radula dan mati.

Sistem darah

Peredaran Alat peredaran darahnya terdiri dari jantung sistemik, aorta, dan arteri, merupakan peredaran darah ganda dan tertutup.
Organ ekskresi berupa nefridium yang terletak di sebelah jantung. Sister saraf terdiri atas tiga pasang ganglion. Indra sensoris juga sangat berkembang bdan dilengkapi dengan dua statosista(alat keseimbangan) dan alat pembau. Reproduksi terjadi secara seksual dengan fertilisasi internal. Hewan jantan dan betina terpisah (diesis).

Sistem Ekskresi Sistem saraf Sistem Reproduksi

Contoh Cephalopoda
Sepia sp.

Struktur tubuh cumi - cumi

Ciri-cirinya yaitu, sebagai berikut : Bercangkang seperti kerucut atau tanduk. Kedua ujung cangkang berlubang. Kaki terdapat di daerah mulut. Tubuhnya diselubungi mantel. Tidak memiliki kepala dan insang Sistem pernapasannya di bantu oleh mantel. Mantel membentuk rongga mantel yang berisi cairan. Cairan tersebut merupakan lubang insang, lubang ekskresi, dan anus. Contohnya adalah Dentalium vulgare.

Ciri-cirinya yaitu, sebagai berikut : a) Bentuk tubuhnya bulat telur, pipih, dan simetris bilateral. b) Mulut tidak berkembang dengan baik dan terletak di bagian kepala (anterior). c) Anus terletak di posterior. d) Tidak memiliki tentakel dan mata. e) Kakinya pipih dan biasanya memiliki lidah parut (radula).

Sistem Organ
Sistem Pencernaan Sistem Saraf

Keterangan
Organ pencernaan dimulai dari mulut yang dilengkapi radula dan gigi faring perut usus halus anus. Kelenjar pencernaannya adalah hati yang berhubungan dengan perut. Sistem sarafnya berupa cincin esofagus dan dua cabang saraf yang mensarafi mantel dan daerah kaki. Tidak terdapat ganglion yang jelas, tetapi ada sel-sel ganglion pada cabang saraf. Sistem peredaran darah lakunair (terbuka) terdiri dari jantung, aorta, dan sebuah sinus. Darah mendapat oksigen dari insang. Ekskresi dilakukan oleh sepasang ginjal yang bermuara ke arah posterior. Reproduksi secara seksual, yaitu dengan pertemuan ovum dan sperma terdapat individu jantan dan betina.

Sistem Peredaran darah Sistem Ekskresi Sistem Reproduksi

Ada beberapa peranan mollusca bagi manusia, yaitu : a. Beberapa jenis kerang merupakan sumber protein hewani. b. Kerang mutiara (Pinctada margaritifera) yang terdapat di lautan Srilangka, India, Jepang, Indonesia, dan Australia menghasilkan mutiara yang dapat dijadikan sebagai perhiasan. c. Mollusca bercangkang menghasilkan cangkang yang indah dan beraneka untuk dimanfaatkan sebagai perhiasan dan cindramata. d. Beberapa jenis siput merugikan karena bersifat merusak dan merupakan hospes perantara cacing hati. e. Teredo navalis menggerakkan kayu galangan kapal.

Ciri - Ciri Habitat

Gastropod a Darat dan air tawar maupun asin triplobasti k selomata Paru-paru dan insang Ada yang punya ada yang tidak Generatif (fertilisasi)

Pelecypoda Darat dan air tawar maupun air berkapur triplobasti k selomata Insang Ya

Cephalopoda Laut

Scapopoda Laut & pantai

Polylacophora
Laut

Rangka tubuh Pernafasan Bercngkang

triplobastik selomata Insang Ada yang punya ada yang tidak Generatif (fertilisasi)

triplobast ik selomata Mantel Cangkang seperti tanduk Fertilisasi

triplobastik selomata Insang Cangkang berlapis Penggabunga n ovum dan sperma

Reprouksi

Generatif (fertilisasi)

Contoh

Berthelinia Hydratina physys


Sumber pangan

Tridagna gigas Anadara granosa


Suber mutiara

Sephia sp. Nautius sp.

Dentalium vulgare

Tonicella lieata

Peranan

Sumber pangan