You are on page 1of 22

ANIMALIA

Nemathelminthes

Oleh : Debora Desi S. (MIA 7/09) Dewi W. (MIA 7/10) Rifky Ardiansyah (MIA 7/20)

PENGERTIAN HABITAT DAN CARA HIDUP CIRI-CIRI JENIS-JENIS PERKEMBANGBIAKAN PERANAN CARA MENGHINDARI PENYAKIT CACING

PENGERTIAN
Nemathelminthes atau cacing benang berasal dari bahasa latin nematos yang berarti benang dan nelminthes yang berarti cacing,Nemathelminthes berarti cacing benang.

HABITAT DAN CARA HIDUP


Nematoda banyak hidup bebas di alam dan memiliki daerah penyebaran yang sangat luas, mulai dari daerah kutub yang dingin hingga daerah tropis yang panas, dari padang pasir hingga laut yang dalam. Nematoda dapat ditemukan di laut, air payau, air tawar, maupun tanah. Nematoda yang hidup bebas memakan sampah organik, kotoran hewan, bangkai, tanaman yang membusuk, jamur, ganggang, dan hewan kecil lainnya. Namun banyak pula yang hidup parasit pada manusia, hewan, maupun tumbuhan. Nematoda yang hidup parasit pada manusia dapat ditemukan di berbagai organ, misalnya usus halus, anus, pembuluh limfa, pembuluh darah, paru paru, jantung, dan mata.

CIRI-CIRI
1. Tubuh berbentuk gilig (bulay panjang) 2. Tertutup lapisan lilin (kutikula) 3. Tidak bersegmen,simetris bilateral. Triploblastik pseudoselomata. 4. Mempunyai mulut,anus,tidak berkaki dan silium. 5. Kosmopolit atau terdapat di laut,air tawar,darat,kutub,hingga tropis. 6. Hidup bebas dan sebagian parasit. 7. Tidak memiliki jantung dan peredaran darah ,tetapi memiliki cairan mirip darah. 8. Kelamin terpisah (jantan dan betina)

JENIS-JENIS
A. Cacing perut (ascaris lumbriscoides) Cacing ini hidup di dalam usus manusia dan sering disebut sebagai cacing usus atau cacing gelang. Mempunyai panjang sekitar 20 cm,dengan kedua ujungnya runcing dan berwarna merah muda. Cacing ini menghisap makanan yang berada di dalam usus. Pada penderita cacingan,terkadang cacing ini keluar bersama feses (kotoran manusia) atau melalui kerongkongan.

setelah terjadi perkawinan, cacing betina menghasilkan telur. Telur keluar bersama tinja. Telur yang mengandung embrio dapat tertelan bersama-sama makanan yang terkontaminasi. Di dalam usus inang, telur menetas menjadi larva. Larva kemudian menembus dinding usus dan masuk ke pembuluh darah, jantung, paru-paru, faring, dan usus halus hingga cacing tumbuh dewasa.

Cacing usus

B. Cacing tambang ( ancylostoma duodenale ) Cacing ini hudup di dalam usus manusia yang mempunyai alat kait untuk mencengkram dan menghisap darah. Seseorang yang menderita cacing ini bisa terserang anemia. setelah terjadi perkawinan, cacing betina menghasilkan telur. Telur keluar bersama feses (tinja) penderita. Di tempat yang becek, telur menetas dan menghasilkan larva. Larva masuk ke tubuh manusia melalui pori-pori telapak kaki. Larva mengikuti aliran darah menuju jantung, paru-paru, faring, dan usus halus hingga cacing tumbuh dewasa.

Cacing tambang

C. Cacing kremi (enterobius vermicularis/ oxyuris vermicularis) cacing ini hidup di usus besar manusia, terutama pada anak-anak. Cacing dewasa betina menuju ke dubur pada malam hari untuk bertelur dan mengeluarkan suatu zat yang mengeluarkan rasa gatal. Rasa gatal menyebabkan penderita menggaruknya sehingga telur cacing mudah terselip di kuku-kuku. Telur cacing dapat tertelan kembali pada saat penderita makan. Di usus, telur akan menetas menjadi cacing kremi baru. Cara penularan cacing kremi tersebut disebut autoinfeksi.

Cacing kremi

D. Cacing filaria (wuchereria bancrofti) Cacing ini hidup di pembuluh darah dan dapat menyebabkan penyumbatan pembukuh getah bening yang menyebabkan penyakit kaki gajah. Cacing ini disebarkan melalui tusukan nyamuk Culex. setelah terjadi perkawinan, cacing betina menghasilkan mikrofilaria. Pada siang hari, mikrofilaria berada di pembuluh darah besar dan malam hari pindah ke pembuluh darah kecil di bawah kulit. Bila nyamuk perantara menggigit pada malam hari, mikrofilaria menembus dinding usus nyamuk menuju ke otot toraks dan bermetamorfosis. Bila telah berukuran 1.4 mm,mikrofilaria pindah ke belalai nyamuk, dan siap ditularkan ke orang lain. Pada saat nyamuk menggigit, mikrofilaria keluar dari belalai nyamuk, masuk ke kulit manusia, dan menuju ke pembuluh limfa. Cacing akan menggulung di kelenjar limfa dan tumbuh hingga dewasa. Cacing dewasa yang berjumlah banyak akan menghambat sirkulasi getah bening, sehingga setelah beberapa tahun mengakibatkan pembengkakan kaki.

Cacing filaria

KAKI GAJAH

E.Onchocerca volvulus merupakan cacing mikroskopis penyebab onchocersiasis (river blindness) yang mengakibatkan kebutaan. Vektor pembawa adalah lalat kecil penghisap darah black fly (simulium). Cacing ini banyak terdapat di Afrika dan Amerika Selatan.

Onchocerca volvulus

PERKEMBANGBIAKAN
Reproduksi dilakukan secara seksual yang bersifat gonokoris. Gonokoris kelamin yaitu organ kelamin jantan dan betina terpisah di individu yang berbeda. Proses pembuahan (fertilisasi) terjadi secara internal di dalam tubuh cacing betina. Telur yang suda dibuahi memiliki cangkang yang tebal dan keras. Permukaan cangkang memiliki pola yang spesifik sehingga sering digunakan untuk proses identifikasi jenis cacing yang menginfeksi manusia melalui pengamatan telur cacing pada tinja. Telur menetas menjadi larva yang berbentuk mirip induknya. Larva mengalami molting atau pergantian kulit, tetapi tubuhnya tumbuh membesar. Dalam daur hidupnya nematoda memerlukan satu inang atau lebih. Fertilisasi dapat menghasilkan lebih dari 100.000 telur per hari. Telur dapat membentuk kista. Kista ini dapat bertahan hidup di tempat yang tidak menguntungkan.

PERANAN
Pada umumnya Nematoda merugikan karena hidup parasit dan menyebabkan berbagai penyakit pada manusia. Banyak pula spesies Nematoda yang menjadi parasit pada tanaman kentang dan tomat, dan sebagai vektor virus pada beberapa tanaman pertanian. Namun ada pula Nematoda yang menjadi predator hama seperti ular tanah, telah lama digunakan sebagai organisme model untuk penelitian mengenai perkembangan hewan, termasuk perkembangan saraf, karena mudah dikembangbiakkan dan mudah di analisis struktur genetiknya.

CARA MENGHINDARI PENYAKIT CACING


Makan makanan yang bersih yang tertutup rapat agar terhindar dari debu dan lalat yang mengandung telur cacing. Selain itu kita juga harus menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh.

TERIMAKASIH