You are on page 1of 29

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia

Betty Ekawati S.Irianto

1. Chancre 2. carcinoma 3. LGV 4. chancroid 5. herpes genitalis

ulkus di genital eksterna, setelah kontak 3 minggu lesi awal berupa papul yang mengalami erosi teraba keras karena terdapat indurasi pembesaran KGB, tidak nyeri pada wanita lesi di serviks lesi sembuh dalam waktu 4-6 minggu

IMS mengenai sistim sal pembuluh limfe & kel limfe


genital, inguinal, anus dan rektum etiologi Chlamydia Trachomatis penyakit sistemik yang primer menyerang sistim limfatik manifestasi klinik akut, sub akut atau kronik

2 stadium : 1. stadium dini : lesi primer genital & sindroma inguinal


2. stadium lanjut : sindroma ano-rektal & elefantiasis genital

LESI PRIMER GENITAL


masa inkubasi 3-20 hari
lesi primer berbentuk ulkus dangkal pria : sulkus koronarius, frenulum, penis, uretra dan skrotum wanita : dinding posterior vagina, portio, posterior servix, vulva pria adanya bubonuli

SINDROMA INGUINAL
lesi muncul setelah beberapa minggu lesi primer hilang

limfadenitis inguinal unilateral


kel inguinal membesar, nyeri & teraba padat perlekatan antar kelenjar, perlekatan dgn kulit kulit tampak merah, kebiruan, panas & nyeri perlunakan kel yg tdk serentak & terbentuk abses multipel

abses pecah menjadi sinus atau fistel multipel


ettage bubo

SINDROMA ANO-REKTAL
Perdarahan anus diikuti discharges anal purulrn femris, nyeri wkt defekasi, sakit perut bag bawah, konstipasi,diare tdk diterapi akan terjadi proktokolitis, gejala mirip kolitis ulserosa

SINDROMA GENITAL (ESCHIOMENE)


Edema vulva yang terjadi sepanjang klitoris sampai anus (elefantiasis labia) permukaan elefantiasis tumor polipoid & verukosa buchblatt condyloma

elefantiasis pada satu atau dua tungkai

DIAGNOSIS

1. Gambaran klinis 2. tes GPR (Gate Papacosta Reaction) 3. pengecta gram dari pus bubo

4. test Frei
5. test serologi 6. kultur jaringan

PENATALAKSANAAN
istirahat total & pengobatan gejala sistemik kemoterapi : doksisiklin 2 X 100 mg/ hari selama 14-21 hari kotimoxazol 2 X 2 tablet / hari selama 14 hari tetrasiklin HCL 4 X 500 mg/hari selama 14 hari

PEMBEDAHAN
vulvektomi atau labiektomi sindroma ano-rektal .bougie abses perianal & perirektaldrainase op plastik utk elefantiasis penis & skrotum

PMS akut, setempat dapat inokulasi sendiri yang disebabKan Haemophilus Ducreyi

H.ducreyi merupakan batang pendek gram negatif


pengecatan gram dari lesi memberikan gambaran pararel sep rel kereta kereta api atau sekawanan ikan.

Masa tunas 5-7 hr

pd pria umumnya di preputium, meatus eksternum


pd wanita di fourchette, sekitar meatus uretra & bag dalam labia minor Sifat khas ulkus : multipel, sgt nyeri, dinding bergaung, tepi tdk rata, berbatas tegas dikelilingi kulit yang eritema dasar ulkus kotor, berisi pus atau jaringan nekrotik dengan dasar

lunak terdiri dari jaringan granulasi yang mudah berdarah


tidak ada gejala sistemik bubo inguinal khas berbentuk kubah

PENATALAKSANAAN

Seftriakson 250 mg SD, IM Eritromisin 4 X 500 mg per os , selama 7 hr siprofloksasin 2 X 500 mg selama 3 hr

amoksisilin 500 mg + as klavulanat 125 mg, 3 x sehari


selama 7 hr topikal kompres

Infeksi genital yg disebabkan oleh Herpes simplex virus Dgn gejala khas berupa vesikel yg berkelompok dgn dasar eritema dan bersifat rekuren

PATOGENESIS
Terpajan HSV Episode I infeksi primer, episode I non infeksi primer Infeksi rekuren, asimtomatik atau tdk infeksi sm sekali

Pengabungan dgn DNA hospes


Multiplikasi/replikasi Kelainan kulit pd hospes

Menjalar melalui serabut saraf sensorik Ganglion saraf regional (ganglionsakralis)

Berdiam diri serta bersifat laten

Giant cel and multinucleated keratinocytes.

PENATALAKSANAAN Profilaksis non spesifik : analgetik, topikal, AB spesifik : asiklovir peroral dgn dosis 5 X 200mg/hr atau dosis maksimal 5 X 800 mg /hr selama 5 hari famsiklovir atau valasiklovir merupkan derivat asiklovir terapi sebaiknya diberikan dlm wkt 24-48 jam pertama

infeksi, krn asiklovir maksimal bekerja dgn bantuan


enzim thymidine kinase yg dihslkan HSV.

Pd wanita hamil dgn serangan HG episode awal dgn gejala

Berat diberikan asiklovir dgn dosis 5 X 200 mg/hr selama


7-10 hr. Tdk dianjurka utk HG rekuren BUMIL yg menderita HG primer dlm 6 mgg terakhir dianjur SC sebelum atau setelah 4 jam ketuban pecah. BUMIL yg mengidap HG primer pd persalinan pervaginam hrs diberikan profilaksis pervaginam, diberikan profilaksis IV kpd bayi selama 5-7 hr dgn dosis 3 X 10 mg/kgBB/hr PROGNOSIS Ad sanationam Dubia ad bonam, krn jrg menyebabkan

kematian

KOMPLIKASI Pd bayi yg lahir dr ibu yg terinfeksi HG akan terdapat Mikrosefali, hidrosefalus,m retardasi mental pd bayi gambaran klinis HG fulminan desiminata dgn atau tanpa keterlibatan syaraf pusat. pd org tua dapat terjd meningitis herpetika