You are on page 1of 19

SBY II

A F FTA R I O FA U Q A W. ( 0 3 )
A R E TA N U R F. A ( 0 6 )
LAELA KHUSNUL J. (15)
RA D H I T YA N O O R A. ( 2 0 )
S A N D RA A D I N D A ( 2 2 )

Menjabat : 20 Oktober 2009 s.d 19 Oktober 2014


Kabinet : Indonesia Bersatu II
Pemilu : 8 Juli 2009 (dengan presentasi kemanangan 60,80
%)
Diikuti oleh : 38 parpol, 6 lokal

MISI
Mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera, aman dan
damai dan meletakkan pondasi yang lebih kuat bagi
Indonesia yang adil dan emokratis.

MISI
1.

Melanjutkan pembangunan ekonomi Indonesia untuk


mencapai kesujahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,

2.

Melanjutkan upaya menciptakan good government and


good corporate governance

3.

Demokratisasi pembangunan dengan memberikan uang


yang cukup untuk partisipasi dan kreatifitas segenap
komponen bangsa,

4.

Melanjutkan penegakan hukum tanpa pandang bulu dan


berantas korupsi

5.

Belajar dari pengalaman yang lalu dan dari negara-negara


lain, maka pembangunan masyarakat Indoneia adalah
pembanguna yang inklusif bagu komponen segenap bangsa.

VISI
Terwujudnya Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan
makmur,
1.

Melanjutkan pembangunan menuju Indonesia yang


sejahtera,

2.

Memperkuat pilar-pilar demokrasi,

3.

Memperkuat dimensikeadilan di semua bidang,

Kebijakan SBY
Politik

Huku
m

Sosial

Buday
a
Ekonomi

k
i
t
i
l
o
P
n
a
k
a
j
i
b
e
K
Pada periode kepemimpinannya yang kedua, SBY membentuk
Kabinet Indonesia Bersatu II.
Menganut konsep Trias Politika (Eksekutif, Legislatif,
Yudikatif), dimana konsep tersebut berusaha menempatkan
posisinya berdasarkan prinsip structural Sistem Politik
Indonesia, yakni berdasarkan kedaulatan rakyat.
Partai politik bebas untuk didirikan asalkan sesuai dengan
persyaratan dan ketentuan yang berlaku, serta tidak
menyimpang dari hakikat pancasila secara universal.
Meningkatkan peranan Indonesia di dunia Internasional dalam
rangka membina dan meningkatkan persahabatan dan
kerjasama yang saling bermanfaat antara bangsa-bangsa.
Memperkokoh persatuan dan kerjasama ekonomi melalui
kerjasama- kerjasama dagang maupun pertukaran barang.
Meningkatkan kerjasama antar negara untuk menggalang
perdamaian dan ketertiban dunia demi kesejahteraan umat
manusia berdasarkan kemerdekaan dan keadilan sosial.

Kebijakan Hukum
Hukum
Kebijakan
Pemberantasan terorisme yang sampai
saat ini berlangsung bisa jadi merupakan
salah satu kelebihan pemerintahan SBY
yang seolah tidak kenal kompromi
terhadap para pelaku terorisme, hal ini
juga didukung oleh latar belakang SBY
dari jajaran militer.
Usaha pemberantasan korupsi dengan
KPK

Kebijakan Ekonomi
Pada pemerintahan SBY kebijakan yang dilakukan adalah mengurangi subsidi Negara
Indonesia.
Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin.
Mengurangi Jumlah Penduduk Miskin.
Menaikkan harga BBM
Liberalisasi Perdagangan dan Investasi
Klaim Swasembada Pangan (Peningkatan areal pertanian padi)
Peningkatan penerimaan negara.
Kebijakan gerakan bersama di tingkat nasional untuk penghematan energi secara total
Kebijakan penggunaan gas domestik
Kebijakan untuk meningkatkan investasi

1. Meningkatkan anggaran pendidikan menjadi 20% dari


keseluruhan APBN.
2. Perbaikan secara fundamental kualitas kurikulum dan
penyediaan buku-buku yang berkualitas.
3. Meneruskan perbaikan kualitas guru, dosen serta peneliti .
4. Memperbaiki remunerasi guru dan melanjutkan upaya
perbaikan penghasilan kepada guru, dosen, dan para peneliti.
5. Memperluas penerapan dari kemajuan teknologi informasi
dan komunikasi (TIK) untuk mendukung kinerja
penyelenggaraan pembangunan di bidang pendidikan.
6. Mengurangi kesenjangan dalam akses pendidikan dan
kualitas pendidikan, baik pada keluarga berpenghasilan
rendah maupun daerah yang tertinggal.
7.

Memberikan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) kepada


sekolah bawah maupun menengah unutk meningkatkan
kualitas murid.

Bidang Sosial
1.
1. Dibuatnya
Dibuatnya undang-undang
undang-undang mengenai
mengenai pornografi
pornografi dan
dan
pornoaksi.
pornoaksi.
2.
2. Program
Program penanggulangan
penanggulangan kemiskinan
kemiskinan berbasis
berbasis
pemberdayaan
pemberdayaan masyarakat
masyarakat
3.
3. Program
Program penanggulangan
penanggulangan kemiskinan
kemiskinan berbasis
berbasis
pemberdayaan
pemberdayaan usaha
usaha mikro
mikro dan
dan kecil
kecil
4.
4. Memberikan
Memberikan BLT
BLT (Bantuan
(Bantuan Langsung
Langsung Tunai)
Tunai) kepada
kepada
masyarakat.
masyarakat.

Budaya

Revitalisasi 17 museum,6 cagar budaya, dan 6


taman budaya.
Registrasi Internasional 5 cagar budaya.
Pembangunan 5 rumah budaya di luar negri.
Pelaksanaan World cultural forum.

Peningkatan kreatifitas seni dan budaya siswa,


mahasiswa, dan masyarakat.
Pendidikan karakter melalui seni budaya.
Pendirian dan pengembangan sanggar budaya di
satuan pendidikan.
Konservasi kebudayaan dalam segala dimensi.

PERISTIWA
1.

Korupsi Hambalang (2010)


Pelaku : Annas Urbaningrum (anggota DPR)
Korupsi : 2,21 miliyar
Vonis : 8 tahun penjara, denda 300 jt

2.

Korupsi Hambalang (2010)


Pelaku : Andi Malarangeng
Korupsi : 2 miliyar & 550.000 dolar Amerika
Vonis : 4 tahun penjara, subsider 2 bulan penjara &
200 jt

3.

4.

Korupsi Wisma Atlet


Pelaku : angelina Sondakh (badan anggaran)
Korupsi : 2,5 miliyar dan 1.200.000 dolar Amerika dari grup
permai
Vonis : 12 tahun penjara, denda 40 miliyar
Korupsi Gayus (2011)
Pelaku : Gayus Tambunan
Korupsi : 74 miliyar
Vonis : 7 tahun penjara dan denda Rp. 300 juta

Sisi Negatif
Bensin Premium ketika SBY baru berkuasa tahun 2004 hanya Rp
1.800/liter. Namun oleh SBY dinaikkan menjadi RP 2.400, kemudian
menjadi Rp 4.500, dan akhirnya Rp 6.000/liter mengikuti harga
pasar NYMEX yang dimainkan para Spekulan Pasar Komoditas.
Akhirnya hargabarang-barang naik dan membuat rakyat
menderita.
Pada zaman SBY Indonesia tetap belum dapat mandiri. Lebih dari
90% migas Indonesia dikelola oleh asing. Untuk pertambangan
emas, perak, dan tembaga, Perusahaan asing mendapat 85%.
Kebijakan Ekonomi Neoliberalisme yang didiktekan IMF dan Bank
Dunia yang membuat Indonesia sangat bergantung pada Luar
Negeri.

Masih banyak warga Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan Sekitar 150 juta
penduduk Indonesia tidak memiliki akses yang baik untuk air bersih, serta tingkat
kematian ibu dan bayi yang terburuk di kawasan Asia.
Mengenai UU Agraria dan peraturan pertanahan yang membuat investasi di bidang
infrastruktur menjadi suatu proses yang berbelit-belit.
Suatu kenyataan bahwa Indonesia masih terpuruk sebagai salah satu negara yang

paling korup di dunia.


Kebijakan menaikkan harga BBM 1 Oktober 2005, dan sebelumnya Maret 2005, ternyata
berimbas pada situasi perekonomian tahun-tahun

berikutnya

Terima Kasih