You are on page 1of 7

PELENGKAP

Tsania Habibatussalima
MIA 7-3/26

Unsur Kalimat:
S P O Pel - K

Subjek (S)
Predikat (P)
Objek (O)
Pelengkap (Pel)
Keterangan (K)

Pelengkap (Pel)

Pelengkap atau komplemen adalah bagian kalimat yang


melengkapi predikat yang berupa verba. Letak Pel tidak
selalu persis dibelakang predikat jika di dalam kalimat
terdapat objek, sehingga urutan penulisan bagian kalimat
kalimat: S P O Pel.

Ciri-ciri Pel: a) dapat berupa kata benda, verba, klausa; b)


langsung berada di belakang verba intransitif; c) tidak
dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.

Contoh: Anak-anak itu berlatih tae kwon do.

1. Ayah Kresna menulis buku pelajaran.


S
P
O
2. Kaosnya bergambarkan burung merpati.
S
P
Pel
3. Kakak membelikan Anto buku pelajaran.
S
P
O
Pel

Jika diperhatikan dalam kalimat di atas,


fungsi objek (O) dan pelengkap (Pel) selalu
di belakang predikat (P).

Kedudukan objek dan pelengkap


perlu dibedakan karena keduanya
memiliki fungsi yang berlainan.
Objek berfungsi sebagai sasaran
perbuatan subjek, sedangkan
pelengkap berperan sebagai
penerang (suplemen bagi
predikat).

Contoh kalimat berobjek:


1.Paman mengecat dinding.
2.Alia sedang makan roti.
3.Anak itu sangat merindukan
ibunya.
Contoh kalimat berpelengkap:
1.Pejuang itu bersenjatakan bambu
runcing.
2.Rossi menyerupai ibunya.
3.Ayah merupakan tulang punggung
keluarga.

Karung berisikan beras.


S

PEL

Ibu menamai adikku Sarah


S
P
O
PEL