You are on page 1of 40

PROYEK PEMBANGUNAN

EASTPARC HOTEL YOGYAKARTA


OLEH : NICO BAKISTA SATRIAWAN | L2A009110

LINGKUP KERJA PRAKTEK


PEKERJAAN STRUKTUR BAWAH :
- PEKERJAAN PILE CAP
PEKERJAAN STRUKTUR ATAS :
- PEKERJAAN KOLOM
- PEKERJAAN BALOK
- PEKERJAAN PLAT LANTAI
- PEKERJAAN CORE WALL

DATA ADMINISTRASI PROYEK


Nama proyek

: PEMBANGUNAN GEDUNG HOTEL EASTPARC


YOGYAKARTA

Lokasi

: Jl. KAPAS NO. 1, SLEMAN, YOGYAKARTA

Pemberi Tugas

: PT. EASTPARC HOTEL

Konsultan Perencana

: ISMAIL & YAKUB ASSOCIATES

Nilai Kontrak

: Rp. 34.441.671.000,00

Waktu Pelaksanaan

: 240 hari kalender

Masa Pelaksanaan

: 16 April 2012 - 12 Desember 2012

Cara Pembayaran

: Angsuran termijn

Jenis Kontrak

: Lumpsum

LOKASI PROYEK

DATA TEKNIS PROYEK


- Jenis Bangunan

: Gedung

- Luas Bangunan

: 25.353,78M

- Kontruksi Bangunan
Pondasi

: Boredpile

Struktur Bangunan
- BLOK A

: 3 lantai + Basement

- BLOK B

: 6 lantai + Basement

Dinding

: Pasangan bata

SPESIFIKASI BANGUNAN
Struktur Bawah :
Pile Cap K - 350

S
T
R
U
K
T
U
R

Tie Beam K - 350


Struktur Atas :
Kolom Beton K - 350
Balok dan Plat Beton K - 350
Mutu Baja :
Tulangan Polos (<12 ) fy =240
MPa
Tulangan Ulir (D >12) fy=400 MPa

A
R
S
I
T
E
K
T
U
R

Dinding Luar :
- Pasangan Bata
-Dinding Dalam :
- Pasangan Bata
Pek. GRC :
- GRC Motif
- GRC Kolom palsu

STRUKTUR ORGANISASI
QC : QUALITY CONTROL
SHE : SAFETY MANAGER
SEM : SITE ENGINEERING MANAGER
SOM : SITE OPERATION MANAGER
SAM : SITE ADMINISTRATION MANAGER
GSP : GENERAL SUPER INTENDENT
SP : SUPER INTENDENT

SITE PLAN PROYEK


6

LEGENDA :

1 Direksi Keet
2 R.Peralatan &Gudang
3 R.Survey & K3
4 R. Sampah K3
Genset
5 Fabrikasi Bekesting
6 Stock Kayu
7 Toilet pekerja
8 MEP
9 Tangki BBM

10
11
12
13
14
15

8
6
11
5
9

Tower Crane

Mockup
Pos Satpam

Pintu masuk & keluar

12

13

14

14 13 10

PROSES PEMBUATAN DAN


PERSETUJUAN SHOP DRAWING
Shop Drawing adalah detail gambar konstruksi dan harus dipersiapkan sebelum pekerjaan
yang bersangkutan dilaksanakan. Shop Drawing digunakan sebagai acuan bagi pelaksana di
lapangan.
Mulai
Mulai

Pemeriksaan
Pemeriksaan
Shop
Shop Drawing
Drawing
Kontraktor
Kontraktor (PT.
(PT. PP)
PP)
1 day

Evaluasi
Evaluasi &
& Koreksi
Koreksi
Shop
Shop Drawing
Drawing
Pengawas
Pengawas
Revisi
Revisi Shop
Shop Drawing
Drawing
Kontraktor
Kontraktor (PT.
(PT. PP)
PP)

Revisi
Revisi ??
Tidak

Ya

Persetujuan
Persetujuan SD
SD
Dikirim
Dikirim kembali
kembali ke
ke PP
PP
Pengawas
Pengawas
Selesai
Selesai

2 days

1 days

PROSES PERSETUJAN
PENDATANGAN MATERIAL
Start
Start
Persetujuan
Persetujuan
Material
Material
Kontraktor
Kontraktor (PT.
(PT. PP)
PP)

Pemesanan
Pemesanan ke
ke Vendor
Vendor
Kontraktor
Kontraktor

Evaluasi
Evaluasi
Material
Material
Pengawas
Pengawas
Tidak
Disetujui
Disetujui ??

Produksi
Produksi
Vendor
Vendor
Tidak

Ok
Material
Material yang
yang disetujui
disetujui
Dikembalikan
ke
Dikembalikan ke PT.PP
PT.PP
Pengawas
Pengawas

Check
Check ??
Ok
Dikirim
Dikirim ke
ke lokasi
lokasi
Vendor
Vendor

Memeriksa
Memeriksa Daftar
Daftar
Vendor
Vendor terseleksi
terseleksi
Kontraktor
Kontraktor

Standar
Standar Penyimpanan
Penyimpanan
Contractor
Contractor

Finish
Finish

Repair
Repair // Reject
Reject
Vendor
Vendor

METODE PELAKSAAN PROYEK


F4A
F3

F3

F3

F3

F3

F3

F3
10

F3

F6

F5

5.55

START
9

F1
F1

F4B

F1
F1

F1
F1

F1
F1

F2
F1

F1
F1

F1
F1

F1
F1

F4B

F7

7.45

F2

F2

F3

F3

5.55

F2

F2

F2

F2

F3

F3

F3

F3

F2

F2

F2

F2

F3

F3

F3

F3

9.45

F3

F3
6

F11

F12

F3

F3
F1

8.00 64.00

F3

F3

F3

F3

F3

F3

5'

F3
5

F1
F2

FINISH
F4B

F2

F1

F2

F1

F2

F1
F1

F2

F2

F2

F2

F2

F1

F1

F1

F1

F2

F13

F2

F2

8.00

F2

F1

8.00

F2

F2

F3

F3

F3

F3

F2

F3

F2

F2

F2

F4C

8.00

2
4.00

F3

F3

F3

F3

F3

F3

F8

F8

F3

F3

F3

F3

METODE PELAKSANAAN PILECAP


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

Pembuatan tanda-tanda yang menyatakan as-as atau level dengan menggunakan cat warna
yang jelas dan tahan lama.
Pekerjaan galian dilakukan dengan menggunakan Back Hoe untuk ruangan yang
memungkinkan dan dengan tenaga manusia untuk ruang-ruang yang sempit.
Pekerjaan galian dilakukan sesuai gambar rencana dan dilakukan pengukuran dengan
menggunakan waterpass sampai pada elevasi yang diinginkan.
Setelah pekerjaan galian poer & sloof kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan urugan pasir
dan lantai kerja untuk dudukan poer & sloof sesuai dengan elevasi rencana.
Pembuatan tanda-tanda yang menyatakan as-as atau level dengan menggunakan cat warna
yang jelas dan tahan lama.
Pekerjaan galian dilakukan dengan menggunakan Back Hoe untuk ruangan yang
memungkinkan dan dengan tenaga manusia untuk ruang-ruang yang sempit.
Pekerjaan galian dilakukan sesuai gambar rencana dan dilakukan pengukuran dengan
menggunakan waterpass sampai pada elevasi yang diinginkan.
Setelah pekerjaan galian poer & sloof kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan urugan pasir
dan lantai kerja untuk dudukan poer & sloof sesuai dengan elevasi rencana.
Buat profil pada tiap sudut atau tempat yang telah ditentukan. Profil dibuat dari kayu kaso
yang berfungsi sebagai patokan ketegakan bekisting, sehingga profil harus benar-benar
tegak.
Pasang benang untuk setiap lapis (atau tiap dua lapis) dari profil ke profil untuk mengontrol
kelurusan bekisting.
Pasang bekisting sesuai dengan profil yang telah terpasang.
Cek kerataan bidang bekisting apakah sesuai gambar kerja atau belum.

ANALISA PENGGUNAAN
ALAT
DAN WAKTU
Pekerjaan
Pile Cap & Tie beam dibagi menjadi
PELAKSANAAN

F4A
F3

F3

F3

F3

F3

F3
10

3 zone
berurutan.

F3

F6

F5

5.55

F1
F1

F4B

Jumlah Pile cap


: 119 buah
Dimensi Pile cap
: Variasi
Material bekisting
: Multiplek
Jumlah Zone
: 3 zone
Jumlah tenaga u tiap grup kerja
: 14 orang
Kapasitas tiap grup / hari
: 4 pondasi
Jumlah grup kerja
: 2 grup
Waktu pelaksanaan
:
Pekerjaan
Pile/(4x2)
Cap & Tie: beam
114
14.25dibagi
~ 15 menjadi
hari
2 zone.
Jumlah Tie beam
: 221 buah
Dimensi Tie beam
: Variasi
Material bekisting
: Multiplek
Jumlah Zone
: 2 zone
Jumlah tenaga u tiap grup kerja
: 14 orang
Kapasitas tiap grup / hari
: 4 Sloof
Jumlah grup kerja
: 2 grup
Waktu pelaksanaan
:
221/2/(4x2) : 13,81 ~ 14 hari
Jumlah tenaga kerja / zone
tenaga pembesian = 4 orang
Tenaga bekisting
= 4 orang
Tenaga cor
= 6 orang

F3

F1
F1

F1
F1

F1
F1

F2
F1

F1
F1

F1
F1

F1
F1

F4B

F7

7.45

F2

F2

F3

F3

5.55

F2

F2

F2

F2

F3

F3

F3

F3

F2

F2

F2

F2

F3

F3

F3

F3

9.45

F3

F3
6

F11

F12

F3

F3
F1

8.00 64.00

F3

F3

F3

F3

F3

F3

5'

F3
5

F1
F2

F2

F1

F2

F1

F2

F1
F1

F2

F2

F2

F2

F2

F1

F1

F1

F1

F2

F13

F2

F2

8.00

F2

F1

8.00

F2

F4B

F2

F3

F3

F3

F3

F2

F3

F2

F2

F2

F4C

8.00

2
4.00

F3

F3

F3

F3

F3

F3

F8

F8

F3

F3

F3

F3

METODE PELAKSANAAN PILECAP


1

2
Galian Pondasi
Lantai kerja
Pasir urug
Tanah urug

50 cm

Pengecoran
Pembesian

Bekisting

DESKRIPSI

DESKRIPSI

DESKRIPSI

Pekerjaan Pondasi Telapak:


1. Galian Pondasi
2. Pekerjaan urugan pasir
3. Pengecoran lantai kerja
4. Pemasangan Bekisting

5. Install pembesian pondasi

6. Pengecoran pondasi
dengan truck mixer.

VISUALISASI PEKERJAAN PILECAP DI


LAPANGAN

METODE PELAKSANAAN SLOOF


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Buat marking menggunakan cat yang berwarna pada lokasi yang akan dibuat sloof
Lakukan galian menggunakan man power atau excavator
Sesuakan elevasi galian dengan shop drawing yang telah disetujui
Setelah proses galian, lakukan dengan instal pasir urug kalau diperlukan
Instal besi sloof
Instal panel bekisting sloof
Cek kelurusan bekisting sloof
Pengecoran sloof

VISUALISASI PEKERJAAN
SLOOF DI LAPANGAN

METODE PELAKSANAAN KOLOM


Mulai
A
Persiapan
Panel Bekisting

- Survey (uitzet)
- Shop drawing

Persiapan
Pembesian
Pembersihan

Cek
Engineer

Tidak

Diperbaiki

Ya

Fabrikasi

Pasang
Tulangan

Inspeksi 3
Ya
Pengecoran

Inspeksi 1

Tidak

Diperbaiki
Bongkar
Bekisting

Ya
Pasang
Bekisting

Curing
Inspeksi 2
Ya
A

Tidak

Diperbaiki
Selesai

Diperbaiki
Tidak

ANALISA PENGGUNAAN
ALAT
DAN WAKTU
Pekerjaan
kolom beton dibagi menjadi 4 zone
PELAKSANAAN

K7

K2

K1

K1

K2

K7

K1

K7

5.07

K1

K2

K1
K2

4.88

4.55

K5

K3 K3

K1

K1

K1

K1

ZONE 2
K1

K4 K4
4.10

K2

K2

5.77

K2

K1
K2

K7

K1

ZONE 1

K6 K6

K4 K4

K2

K2

5.55

K4

ZONE 3
K1

K2

K2

K1

ZONE 4

K1
K2

7.45

K7

K1

K7

K9

K9

K9

5.55

K2
10.13

4.13

8.90

Jumlah kolom Block A: 73 bh


Jumlah kolom Block B: 49 bh

Alat yang dipergunakan


Bar bending
Bar cutter
Concrete mixer truck
Concrete pump truck
Concrete vibrator
Schafolding
dan alat bantu lainya

K7
1.05

4.05

K2

masing
Masing Block (Block A dan Block B),
Pekerjaan akan dimulai pada zone 1 dan
dilanjutkan
Ke zone berikutnya, hal ini untuk
mempercepat
Waktu pelaksanaan pekerjaan.

Material bekisting
: Multiplek
Jumlah Zone
: 8 zone
Jumlah tenaga u tiap grup kerja
: 40 orang
Kapasitas tiap grup / hari
: 8 bh
Jumlah grup kerja
: 4 grup
Jumlah
kerja / zone :
Waktutenaga
pelaksanaan
tenaga pembesian
(73+49) / 8=/ 8
4 orang
/2
:
Tenaga
bekisting
=
24
orang
1,91~2 hari /zone
Tenaga cor
= 8 orang

K7

BLOCK B

9.45

K9

K9

K9

K9

K9

K9

8.00 64.00

BLOCK A

8.00

K9

K12

K12

K12

K12

K9

K10

K10

K9

K9

K9

K9

K9

K12

K12

K12

K12

K12

K11

K11

K9

K9

K9

K9

8.00

K14

ZONE 4

K14
K14

ZONE 3

ZONE 2

ZONE 1

K9

K12

K12

K12

K12

K12

K11

K11

K12

K12

K12

K9

K9

K8

K8

K8

K8

K8

K15

K15

K9

K9

K9

K9

K13
K13

8.00

K13
4.00

VISUALISASI PEKERJAAN KOLOM


DI LAPANGAN

METODE PELAKSANAAN BALOK DAN


PLAT LANTAI
Mulai

A
Persiapan
Panel Bekisting
& Scaffolding

Persiapan
Pembesian

- Survey (uitzet)
- Shop drawing

Pembersihan
Cek

Tidak

Diperbaiki

Ya

Tidak
Fabrikasi

Ya

Pasang Bekisting
Plat & Balok

Pengecoran

Tidak
Inspeksi 1

Inspeksi 3

Diperbaiki

Curing

Ya
Pembongkaran
Bekisting

Pasang Tulangan
Tidak
Inspeksi 2
Ya
A

Diperbaiki

Selesai

Diperbaiki

ANALISA PENGGUNAAN
ALAT
DAN WAKTU
Pekerjaan
kolom beton dibagi menjadi 4 zone
PELAKSANAAN

BLOCK B

B17
B11
B12

B6

B6
B6

B2

B12

B12

B12

B4

B1

B2

B4

B1

B2
B4
B2
B12

B21

B3

ZONE 4

B6

B21

B6
B21
B31

B3

B2
B4

B3
B3
B1

B2
B4

B12

B3
B3

B2

B1

B12

B11

B1

B2
B3
B3

B12

B4
B2
B12

B3

B12

B2

B4

B1
B2

B3

B2
B4

B2
B4

B3
B3

B2

B1

B3
B3
B1

ZONE 3

B4

B6

B6

Jumlah kolom Block A: 59 bh


Jumlah kolom Block B: 193 bh

B11

B4

B1

B3
B3

B2
B12

B12

B4
B2
B12

B2

B2
B3

B4

B3

B3

B2

B12

B3

B12

B11

B1
B4

B4
B2
B12

B11

B12

B3

B2
B4

B12

B12

B12

B12

B22

B20

B10

B11

B3
B1

B3
B3
B1

ZONE 2
B4

B10

B1

B2

B2

B3

B4

B3

B2

B12

B1

B3
B3

B12

B2
B4
B2

B4

B1

B2
B4
B2
B12

B2
B3
B3

B12

B2
B4

B3
B3
B1
B1

B2

B4

B22

B4

B3

B6

B2

B4

B4

B1

B3

B4

B2

B3

B2

B12

B6

B1

B2

B4

B12

B3

B12

B6
B6

B2
B3

B4

B3

B6

B2

B12

B12

B12

B21
B21

B21
B20

B22

B20

B20

B12

B2

ZONE 1

B21
B21

B20

B21

B22

B20
B21

B20

B22

B20

B22

BLOCK A

B20

B20
B21

B21

B21

B25

B21

B21

B21

B21

B6

B12

B6

B21
B20

B12

B11
B2

B3

B2
B3

B11

B11

B1

B2

B4

B4

B11

B11

B20

Alat yang dipergunakan


Bar bending
Bar cutter
Concrete mixer truck
Concrete pump truck
Concrete vibrator
Schafolding
dan alat bantu lainya

B12

B2
B2
B4

masing
Masing Block (Block A dan Block B),
Pekerjaan akan dimulai pada zone 1 dan
dilanjutkan
Ke zone berikutnya, hal ini untuk
mempercepat
Waktu pelaksanaan pekerjaan.

Material bekisting
: Multiplek
Jumlah Zone
: 8 zone
Jumlah tenaga u tiap grup kerja
: 40 orang
Kapasitas tiap grup / hari
: 10 bh
Jumlah grup kerja
: 4 grup
Jumlah
kerja / zone :
Waktutenaga
pelaksanaan
tenaga pembesian
(59+193) / =
108 /orang
4/2
:
Tenaga
bekisting
=
24 orang
3,15~4 hari /zone
Tenaga cor
= 8 orang

B12

B20

B22

B20
B21

B20

B22

B20
B21

B20

B22

B20
B21

B20

B22

B20
B21

B20

B22

B20

B26

B26

B20

B22

B20 B22

B20
B21

B21
B20

B20
B22

B20
B21

B24

B21

B21

B21

B20

B6

B21

B6

B6
B6

B6

B20
B20

B22

B20

ZONE 4
B20

B21

B6

B22

B23

B22

B20

B21

B23
B21

B20

B22

B22

B20

B21

B23
B21

B20

ZONE 3

B20
B21

B23
B21

B20

B22

B20

B21

B23
B21

B20

B21
B23

B21

B20
B20

B26
B20

B24

B23
B21

B26

ZONE 2
B22
B25

B22

B20
B22

B20
B22

B20
B21

B23

B20
B21

B23
B21

B20
B22

B20

B21

B23
B21

B6

ZONE 1
B20

B21
B23

B21

B20
B22

B6

B23
B21

B6

VISUALISASI PEKERJAAN BALOK


DAN PLAT LANTAI DI LAPANGAN

METODE PELAKSANAAN SHEAR WALL


Mulai
A
Persiapan
Panel Bekisting

- Survey (uitzet)
- Shop drawing

Persiapan
Pembesian
Pembersihan

Cek
Engineer

Tidak

Diperbaiki

Ya

Fabrikasi

Pasang
Tulangan

Inspeksi 3
Ya
Pengecoran

Inspeksi 1

Tidak

Diperbaiki
Bongkar
Bekisting

Ya
Pasang
Bekisting

Curing
Inspeksi 2
Ya
A

Tidak

Diperbaiki
Selesai

Diperbaiki
Tidak

ANALISA PENGGUNAAN
ALAT
DAN WAKTU
Pekerjaan
dinding beton.
PELAKSANAAN

4.05

4.88

W1

1.87

10

SW3

2.95

SW4

5.55

SW2
W1

Volume beton
: 252,48 m3
Tebal tepi
: 20
Material bekisting
: Multiplek
Jumlah Zone
: 1 zone
Jumlah tenaga u tiap grup kerja
: 14 orang
Kapasitas tiap grup / hari
: 18,72m3
Jumlah grup kerja
: 1 grup
Waktu pelaksanaan
:
252,48 / 18,72
: 13,35 ~ 14
hari
Jumlah tenaga kerja / zone
tenaga pembesian
= 4 orang
Tenaga bekisting
= 4 orang
Tenaga cor
= 6 orang

W1

5.07

W1

SW1

SW1

7.45

8
5.55

7
2.95

4.10

4.28

5.77

8.45

4.13

9.45

W1
6

W1
8.00 64.00

5'

W1

SW5

8.00

SW6

W1

2.95

8.00

W1

1.60

8.00

W1
2
4.00

W1

1
4.15

Alat yang dipergunakan


Bar bending
Bar cutter
Concrete mixer truck
Concrete pump truck
Concrete vibrator
dan alat bantu lainya

W1

W1
9.35

Dinding beton

W1

W1

4.85

6.15

W1
11.65

VISUALISASI PEKERJAAN
SHEARWALL DI LAPANGAN

PENGENDALIAN MUTU

Untuk menjamin agar diperoleh hasil kerja yang baik sesuai dengan
mutu yang disyaratkan, perlu dilakukan pengendalian mutu (quality control)
dengan cara melakukan pemeriksaan secara teratur, baik terhadap bahanbahan yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan, maupun terhadap cara
pelaksanaan pekerjaan sendiri
Alat-alat ukur secara berkala dikalibrasi agar selalu dapat berfungsi
dengan akurat. Peralatan yang lain setiap selesai digunakan dibersihkan dan
bagian-bagian yang perlu secara berkala dilumasi. Setiap bagian diperiksa
barangkali ada suku cadang yang perlu atau sudah waktunya diganti agar
peralatan tersebut dapat beroperasi dengan baik selama digunakan dan tidak
mengalami kerusakan secara tiba-tiba ditengah-tengah pelaksanaan
pekerjaan.
Meskipun untuk hal-hal tersebut di atas sudah ada penanggung
jawabnya langsung, kiranya perlu ditunjuk petugas khusus quality control
yang dikoordinasi oleh bagian teknik.

PENGENDALIAN WAKTU

PENGENDALIAN TEKNIS

Laporan Harian
Laporan Mingguan
Laporan Bulanan
Rapat Koordinasi

PENGENDALIAN BIAYA

RAB ( RENCANA ANGGARAN BIAYA )


RAP ( RENCANA ANGGARAN PELAKSANAAN)

PENGENDALIAN K3L
PROGRAM KESELAMATAN KERJA

RENCANA
KESELAMATAN
KERJA
SAFETY
PLAN

SASARAN
TARGET :
ANGKA
KECELAKAAN
NOL

SAFETY
INDUCTION

SAFETY
SAFETY TALK INSPECTION &
SAFETY PATROL

- PEKERJA BARU
- PERUSAHAAN
SUBKONTRAKTO
R
- MANDOR

SETIAP
JUMAT

TRAINING K3

HOUSE
KEEPING

SAFETY
AUDIT

- LINGKUNGAN YANG SETIAP


-SAFETY PATROL SETIAP RABU
- DASAR-DASAR
SAFETY
BERSIH, RAPI DAN
3 BULAN
HARIAN
- PPPK
SEHAT
-SAFETY INSPECTION
- PEMADAM
-PROGRAM JUMAT
( MINGGUAN )
KEBAKARAN
- TANGGAP DARURATBERSIH

SAFETY PATROL :

ROUTINE DAILY PATROL AT 09.00 10.00


OCLOCK (ALL PARTICIPANTS)
WHICH AIMED TO MONITOR WORKER ACTIVITIES
ON SITE.

SAFETY MEETING

:
INTERNAL MEETING ON WEDNESDAY AT 10.00
TO DISCUSS PROBLEMS THAT MIGHT HAPPEN &
PREVENTIF ACTION ALSO REPORT THE ACCIDENT
THAT HAPPENED AND ITS CORRECTIVE ACTION

SAFETY PLAN DILAKSANAKAN DI LOKASI PROYEK


TARGET ANGKA KECELAKAAN NOL

PENGENALAN KESELAMATAN KERJA KEPADA


PEKERJA BARU SEBELUM MELAKSANAKAN
PEKERJAAN YANG BERESIKO TINGGI

SAFETY
MEETING

PENJELASAN SINGKAT MENGENAI KESELAMATAN


SAFETY TRAINING
KERJA DAN KONDISI PROYEK KEPADA SELURUH
PEKERJA.DILAKSANAKAN SETIAP JUMAT JAM 08.00

:SAFETY TRAINING FOR EMPLOYEES, SITE SPV,


SUB CONTRACTOR ABOUT SAFETY PRINCIPALS,
FIRST AID, HOW TO EXTIGUISH FIRE AND
EMERGENCY PROACTIVE (TANGGAP DARURAT)

INSPECTION IS DONE TO MONITOR SAFETY


IMPLEMENTATION AND TO KEEP IT RUNNING
ENVIRONMENTAL
:
CLEAN, NEAT, AND HEALTHY WORKING
CONSISTENTLY
ENVIROMENT .
SAFETY INSPECTION HELD EVERY FRIDAY
( BIWEEKLY )
SAFETY AUDIT :
AUDIT TO CHECK THE IMPLEMENTATION OF
SAFETY BY OTHER PROJECT

PENANGANAN KECELAKAAN RINGAN


KECELAKAAN
RINGAN
MELAPOR
KE SOM

Ya

DIBAWA
KE RUMAH
SAKIT ?

Tidak
DILAKSANAKAN
PENGOBATAN
DI PROYEK

DIBAWA
KE RUMAH SAKIT

SELESAI

PENANGANAN KECELAKAAN BERAT


KECELAKAAN BERAT

LAPORKAN KE SOM
PENANGANAN ADMINISTRASI
KECELAKAAN OLEH SAM

LAPORAN KE ASTEK
(MENGISI FORM)

KORBAN DIBAWA
KE RUMAH SAKIT

KLAIM KE ASTEK

MONITORING PENYAKIT
DAN PERAWATANNYA

PEMBERIAN
ASURANSI JAMSOSTEK

PEMBERIAN
ASURANSI JAMSOSTEK
SELESAI

PENANGANAN KORBAN MENINGGAL


ADANYA KECELAKAAN
DENGAN KORBAN MENINGGAL

JENAZAH DIBAWA
KE RUMAH SAKIT
UNTUK MENDAPAT
VISUM

LAPORKAN KE SOM

MELAPOR
KE POLISI

MELAPOR KE SEM

MELAPOR KE KCB
PENGUBURAN
JENAZAH

MELAPOR KE PM

SELESAI

PENYELESAIAN
KLAIM ASURANSI
JAMSOSTEK

ALAT PENGAMAN DIRI ( APD )

Helm
Proyek
Masker

Kaca mata
pelindung

Tutup
telinga

Tali
helm
Sarung tangan

Sepatu
safety

Sabuk
pengaman

PERMASALAHAN PROYEK DAN


PENYELESAIANNYA

FAKTOR PERLATAN
FAKTOR PELAKSANAAN
FAKTOR KESELAMATAN KERJA
FAKTOR LINGKUNGAN