You are on page 1of 32

ASUHAN KEPERAWATAN PADA

ANAK DENGAN PENYAKIT


INFEKSI TROPIS VARISELLA

DISAMPAIKAN PADA SEMINAR KEPERAWATAN


ANAK SELASA 1 3 MEI 2011

ANATOMII FISIOLOGI
SISTEM INTEGUMEN

Penyakit Infeksi Tropis Varisela


Varisela adalah penyakit infeksi virus akut
dan cepat menular, yang disertai gejala
konstitusi dengan kelainan kulit yang
polimorf, terutama berlokasi di bagian
sentral tubuh
Varisela mempunyai sinonim cacar air atau
chickenpox adalah infeksi akut primer oleh
virus varisela-zoster yang menyerang kulit
dan mukosa yang secara klinis terdapat
gejala konstitusi, kelainan kulit polimorfi
terutama dibagian sentral tubuh

Anak dengan Penyakit Infeksi Tropis


Varisela

Anak dengan Penyakit Infeksi Tropis


Varisela

Anak dengan Penyakit


Infeksi Tropis Varisela

Etiologi

Penyebab dari varisela


adalah virus varisela-zoster.
Penamaan virus ini memberi
pengertian bahwa infeksi
primer virus ini
menyebabkan timbulnya
penyakit varisela,
sedangkan reaktivasi
(keadaan kambuh setelah
sembuh dari varisela)
menyebabkan herves zoster.

Manifestasi Klinis

Masa tunas 11-12 hari, biasanya 13-17 hari.


Perjalanan penyakit dibagi menjadi 2 stadium
yaitu:
Stadium prodromal: 24 jam sebelum kelainan
kulit timbul terdapat gejala panas, perasaan
lemah (malaise), anoreksia. Kadang-kadang
terdapat kelainan skarlatinaform atau
morbiliform.
Stadium erupsi: dimulai dengan terjadinya
papula merah, kecil yang berubah menjadi
vesikel yang berisi cairan jernih dan
mempunyai dasar eritematous.

PATHWAY

Infeksi varicella zoster


Kontak langsung

Inhalasi

VZV

VZV

Partikel virus

Infeksi

Menyebar dikulit

Selaput konjungtiva

Lapisan kulit

Sal nafas

4-16 hari

4-6 hari

Ensepalitis,hepatitis, typical

Menggandakan diri

vesikuler
Pneumonia

Di liver,spleen.organ lain

Menlarkan penyakit
Lesi mengeras
Vurus varicella
Kekebalan tubuh

Pencegahan infeksi virus varisela

Aktif :Dilakukan dengan pemberian vaksin


varisela yang live attenuated dianjurkan
agar vaksin varisela ini hanya diberikan
pada pasien leukimia pasien dengan
keganasan larinya dan pasien dengan
defisiensi untuk mencegah komplikasi dan
kematian bila kemudian varisela.
Pasif :Dilakukan dengan memberikan
zoster imun globulin (ZiG) dan zoster imun
plasma (ZIP).

Penatalaksanaan
Penatalaksanaan Medik

Pengobatan Simpomatik; lokal bedak


salisilat 1% dan mencegah infeksi
sekunder (dengan menggunting
kuku anak agar pendek, mengganti
pakaian clan linen sesering
mungkin).

Penatalaksanaan Medik

Untuk pengobatan medis dapat dilakukan


dengan menggunakan:
Paracetamol untuk menurunkan demam,
atau asetaminofen
Antibiotik, jika ada infeksi bakteri
Obat anti-virus asiklovir, jika kasusnya
terlalu berat (diberikan pada anak berusia
lebih dari 2 tahun atau remaja karena pada
remaja, penyaakit ini lebih berat)
Obat anti-virus vidarabin

Penatalaksanaan Keperawatan

Cacar air yang tidak berkomplikasi tidak memerlukan


terapi spesifik. Dianjurkan mandi setiap hari dengan
sabun antibakteri untuk mengurangi risiko infeksi
sekunder bakteri terhadap lesi kulit. Kuku harus
dipotong untuk mengurangi bahaya garukan. Gatal
umumnya dikurangi dengan memberikan losion
kalamin yang mengandung mentol 0,1% atau fenol
0,5% secara topikal. Kadangkadang obat antigatal
sistemik seperti trimeprazin sangat
membantu.Asiklovir efektif untuk mengobati varisela
atau zoster. Virus varisela-zoster relatif kurang
sensitif dengan asiklovir daripada virus herpes
simpleks

Pengobatan di rumah pada cacar air ditujukan


untuk meringankan gejala, yang dapat dilakukan
dengan:

Istirahat secukupnya
Mandi dengan air hangat atau air dingin setiap 3-4 jam pada hari-hari
pertama untuk mengurangi rasa gatal
Pemberian calamine lotion untuk mengurangi rasa gatal
Dapat diberikan bedak basah atau bedak kering yang mengandung salisil
2% atau mentol 1-2%
Bagi anak kecil, dianjurkan untuk memakai sarung tangan untuk
mencegah menggaruk ruam-ruam
Makan makanan yang lembut dan berikan minum air dingin jika terdapat
ruam di dalam mulut.
Hindari makanan dan minuman yang terlalu asam, seperti jus jeruk, dan
hindari juga garam
Kulit dicuci sebersih mungkin dengan sabun
Menjaga kebersihan tangan
Kuku dipotong pendek
Baju harus kering dan bersih

ASUHAN KEPERAWATAN PADA


ANAK DENGAN PENYAKIT
INFEKSI TROPIS VARISELLA

PENGKAJIAN
( Suriadi, 2001 )
Penampilan Umum atau keadaan umum
Riwayat
Identitas anak
Nama, usia, alamat, nomor telepon, tempat dan tanggal lahir,
sumber pendukung, tingkat pendidikan.
Riwayat kesehatan yang lalu
Riwayat kelahiran, tumbuh kembang, penyakit anak yang
sering dialami, immunisasi, hospitalisasi sebelumnya,
kecelakaan /injury, alergi, dan pengobatan.
Pola kebiasaan sehari-hari
Pola makan dan minum, pola kebersihan, pola tidur dan
istirahat, aktivitas atau bermain, dan pola eliminasi

ASUHAN KEPERAWATAN PADA


ANAK DENGAN PENYAKIT
INFEKSI TROPIS VARISELLA

Riwayat penyakit saat ini


Keluhan utama
Alasan masuk rumah sakit
Faktor pencetus
Lamanya sakit
Pengkajian system
Pengkajian umum

Tanda-tanda vital
Suhu tubuh; pengukuran suhu melalui mulut; dilakukan
pada anak usia >6 tahun axila; dapat dilakukan pada
anak usia < 4 - 6 tahun, rektal; dilakukan jika tanpa
kontra indikasi, dan pengambilan di daerah timpani.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA


ANAK DENGAN PENYAKIT
INFEKSI TROPIS VARISELLA

Nadi; kuat, lemah, ada atau tidak, teratur /tidak


teratur. Pengukuran nadi area apeks untuk anak usia <
6 tahun dan area radial untuk anak usia > 6 tahun
Pernapasan; kedalamannya, irama, kesimetrisan,
ada/tidaknya retraksi, usaha nafas yang menggunakan
otot-otot alat bantu nafas, posisi yang nyaman, cuping
hidung, teratur/ tidak teratur pernafasan.
Tekanan darah; sistolik/diastolik, dan tekanan nadi
Tinggi badan
Berat badan
Lingkar kepala
Lingkar dada; pengukurannya tepat pada puting susu

ASUHAN KEPERAWATAN
PADA ANAK DENGAN
PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA
Sistem kardiovaskuler

Nadi apeks; irama dan kualitas


Bunyi jantung ;
Bunyi jantung 1 ( satu ); terdengar jelas pada apeks
jantung, yang merupakan bunyi dari hasil penutupan
katup mitral dan trikuspid, dengan nada bunyi "lab"
Bunyi jantung 2 ( dua), terdengar jelas pada dasar
jantung, yang merupakan bunyi dari hasil penutupan
katup aorta dan pulmonal.
Dengarkan juga bunyi ekstra seperti; murmur
Nadi perifer; irama, teratur/tidak teratur, ada/tidaknya
pada perabaan radial, popliteal, pedis dorsalis, bedakan
antara nadi ekstremitas atas dan bawah.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK


DENGAN PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA

Tmgkat aktivitas, apakah mengalami


dyspnea, atau palpitasi saat diam atau
aktivitas.
Kulit; pucat atau tidak, cyanosis, diaphoresis
(keringat banyak), ada, tidaknya nadi perifer.
Sistem pernafasan

Penampilan umum
Tingkat aktivitas; ada /tidaknya cyanosis saat
melakukan aktivitas
Perilaku

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK


DENGAN PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA

Pemeriksaan dada
Paru dan bunyi nafas
Dengarkan semua lima lobus ( dua lobus pada paru kiri dan tiga
pada paru kanan)
Dengarkan area anterior dan posterior
Dengarkan juga udara yang keluar masuk
Karaktersistik bunyi;
Bunyi trakea; sangat keras, dan tinggi, kasar, terdengar di atas
trakea ekstratoraks
Bunyi bronkial; keras, tinggi, tubular dan terdengar di atas
manubrium
Bronkovesikuler; bunyinya sedang dan terdengar di area bronkus
atau dekat suprasternal
Vesikuler; bunyi halus dan lembut, dan terdengar pada perifer paru

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK


DENGAN PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA

Dengarkan bunyi yang abnormal;


Krepitasi, rales ( suara gemeretak) yaitu ronki; ada ronki basah dan
kering, yaitu menunjukkan ada atau tidaknya cairan dalam saluran
pernafasan. Ronki kering yaitu adanya sekret yang kental pada
jalan napas dan biasanya pada
penyakit asma dan bronkitis. Suaranya berirama dan nyaring.
Ronki kasar yaitu suara berirama dan nyaring (suara gemerciknya
cairan dalam kapitas yang berhubungan dengan bronkus atau jalan
napas besar ). Ronki halus; menunjukkan adanya udara yang
melewati bagian jalan napas yang lebih kecil dan berisi cairan.
Wheezing
Suara redup atau tidak ada suara
Pernapasan; kedalaman, usaha bernapas, irama, ada /tidak retraksi
dada, sternal, intercostal, dan subklavikula, ada/tidak
cuping hidung, bernafas melalui mulut, pola nafas.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK


DENGAN PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA
Sistem persarafan

Tingkat kesadaran; GCS


Tingkah laku;
Iritabel
Mood
Kemampuan intelektual; bicara,
membaca, menulis ( sesuaikan dengan
tumbuh dan kembang )
Proses pikir

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK


DENGAN PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA

Fungsi pergerakan; kekuatan tanpa tahanan, koordinasi, fungsi


gerakan halus. pergerakan ekstremitas, ada/tidaknya paralisis,
mati rasa, gaya berjalan.
Fungsi pupil; midriasis atau miosisis (melebar atau mengecil),
ukurannya isokor atau anisokor ( sesuai atau tidak sesuai),
dan kaji refleks cahaya.
Fungsi sensori;
Status refleks; bicep, trisep, brakioradialis, patela, akiles,
plantar, dan refleks abdomen
Saraf kranial
Respon terhadap nyeri dan suhu
Uji penglihatan
Periksa pendengaran; meliputi bagian eksternal, dan uji saraf
ke delapan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK


DENGAN PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA
Sistem muskuloskletal

Gaya berjalan
Persendian;
Kesimetrisan
Pergerakan
Ada/tidaknya edema, kemerahan, dan kontraktur
Dapat/tidaknya melakukan akivitas misalnya;
bermain
Periksa area tulang belakang; skoliosis, lordosis
dan lainnya
Kesimetrisan otot-otot, tulang dan punggung

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK


DENGAN PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA
Sistem limpatik

Lakukan palpasi area limpa


Sistem Gastrointestinal

Pengkajian abdomen; kesimetrisan,


karakteristik umbilikus, auskultasi bising usus
pada empat kuadran,ada /tidaknya; distensi,
tendernes, hepatomegaly/splenomegaly.kaji
turgor kulit, dan mual-muntah,
Kebiasaan buang air besar; konsistensi tinja,
frekuensi, warna, dan bau
Pemeriksaan rectal

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK


DENGAN PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA
Sistem perkemihan dan genetalia

Fungsi perkemihan dan ginjal;


Nyeri daerah pinggang atau suprapubis, dysuria, edema;
skrotal, periorbital, perifer. Frekuensi perkemihan,
menangis saat kemih, inkontinensia, karakteristik urine;
bau, warna, status hidrasi; turgor kulit, dan berat jenis
urine
Genetalia
Edema
Iritasi
lesi
Kesimetrisan Skrotum dan testis
Meatus uretra ( kemerahan )

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK


DENGAN PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA
Refleks

Rooting; akan hilang pada usia 3 - 4 bulan


Menghisap
Moro
Tonus leher; kepala tertinggal di belakang pada seat
penarikan untuk posisi duduk hilang pada usia 3 - 4
bulan
Berjalan atau melangkah
Babinski; tidak ada pada usia 9 bulan
Mata boneka; pada saat dilakukan pemutaran tubuh
Memegang atau menggengga

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK


DENGAN PENYAKIT INFEKSI TROPIS
VARISELLA

Pengkajian keluarga
Anggota keluarga
Pola komunikasi
Pola interaksi
Pendidikan dan pekerjaan
Kebudayaan dan keyakinan
Fungsi keluarga dan hubungan

DIAGNOSA KEPERAWATAN
MENURUT NANDA NIC&NOC

Kerusakan integritas kulit


Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh
Nyeri akut
Hipertemi
Risiko infeksi

B. Nursing Care Plan

1. Kerusakan integritas kulit


Definisi Perubahan pada epldemia dan dermls Batasan karakteristik :
Gangguan pada bagian tubuh
Kerusakan lapisan kulit (dermas)
Gangguan permukaan kulit (epidermis)
Faktor yang berhubungan
Ekstemal
Hipertemi atau hipotermia
Substansi kimia
Kelembaban udara
Faktor mekanik (misalnya alat yang dapat menimbulkan luka, tekanan, restaint)
Imobilisasi fisik
Radiasi
Usia yang ekstem
Kelembaban kulit
Obat-obatan.