You are on page 1of 17

Mechanical and thermal

properties of environmentally
friendly composites derived from
sugar palm tree
J. Sahari, S.M. Sapuan, E.S. Zainudin, M.A.
Maleque

Disarikan dan dipresentasikan oleh:


FADLI HAFIZULHAQ
Dalam rangka melindungi alam dilakukan penelitian terhadap residu
pertanian. Penelitian ini terkait dengan penggunaan bagian tanaman
yang terbuang agar dapat dimanfaatkan. Sisa-sisa pertanian dari
sawit, daun nenas, pisang dan pohon aren diproduksi hingga jutaan
ton di seluruh dunian.

Ketersediaannya melimpah, low cost dan juga merupakan sumber


biomasa yang dapat diperbaharui. Tapi tidak semuanya yang
digunakan untuk membuat pupuk dan segala macamnya sehingga
menjadi residu yang jika tidak diolah akan merugikan lingkungan.

PENDAHULUAN
Serat alami telah mendapatkan perhatian yang cukup besar karena
manfaat seperti kekuatan tinggi, kepadatan rendah, lebih ramah,
biodegradasi, tidak membahayakan kesehatan dan ringan serta
murah. Yang paling menarik tentang serat alami adalah dampak positif
untuk lingkungan.

PENDAHULUAN
Material yang akan digunakan adalah:
Sugar Palm Fiber (SPF)
Semua dari serat digiling dan disaring menggunakan Fritsch pabrik
Pulverisette untuk mendapatkan ukuran serat 2mm.
Sugar Palm Starch (SPS)
Serat kayu dan bubuk pati diperoleh dari batang bagian dalam.
Kemudian, campuran ini (serat kayu dan serbuk pati) adalah dilakukan
untuk proses pencucian untuk mendapatkan pati. Kemudian pati itu
disimpan di udara terbuka untuk beberapa waktu dan dikeringkan
dalam sirkulasi udara oven pada 120C selama 24 jam.

MATERIAL DAN METODE


Langkah fabrikasi dari SPF/SPS biokomposit:
1. Pati aren (SPS) 70% berat dan gliserol 30% berat dicampur menggunakan
pengaduk mekanik selama 30 menit.
2. Serat aren yang ditambahkan dan diaduk selama 20 menit.
3. Campuran dicetak pada die besi dan disimpan untuk pre-curing pada suhu
kamar (28C) selama 24 jam.
4. Sampel diberikan hot-press di sebuah Carver hidrolik press panas di 130 C
selama 30 menit di bawah beban dari 10 ton.
5. Produk akhir yang berupa pelat dengan dimensi 150 cm x 150 cm x 0,3 cm.
Dengan mengubah isi serat aren 0, 10, 20 dan 30% berat, diberi kode
sebagai SPS, SPF10, SPF20 dan SPF30.

MATERIAL DAN METODE


Penentuan sifat mekanik
Ada tiga pengujian yang dilakukan:
1. Uji tarik, besar spesimen 150 mm x 25 mm x 3 mm
2. Uji lentur, besar spesimen 130 mm x 13 mm x 3 mm
3. Uji Impak, besar spesimen 50 mm x 13 mm x 3 mm

MATERIAL DAN METODE


Penentuan Kadar Air
Semua spesimen dengan dimensi 10 mm x10 mm x 3 mm
ditimbang dan dicatat sebagai M1. Sampel lain dikeringkan
dalam oven pada 105C
selama 24 jam dan ditimbang sebagai M2. Kadar air dihitung
dengan rumus dibawah ini:

MATERIAL DAN METODE


Penentuan Daya Serap Air
Spesimen disimpan di kelembaban ruang RH = 75% untuk 72
jam. Sebelum pengukuran penyerapan air, sampel dikeringkan
pada 80C dengan berat konstan. Lima spesimen dari masing-
masing jenis biokomposit diuji dan nilai rata-rata diambil
sebagai hasil akhir.

MATERIAL DAN METODE


Scanning electron microscopy
Fourier transform infrared (FT-IR) spektroskopi digunakan untuk
mendeteksi keberadaan kelompok-kelompok fungsional ada di
plasticized SPS. Spektrum yang diperoleh dengan
menggunakan spektrometer IR r (100 Series Jenis, Perkin-
Elmer). Sekitar 2mg sampel dalam bentuk bubuk dicampur
dengan kalium bromida (KBr) dan ditekan menjadi disc sekitar
1mm tebal. FT-IR spektrum dari sampel dikumpulkan dalam
kisaran 4000-200 cm-1

MATERIAL DAN METODE


Mechanical properties Kekuatan Tarik

HASIL DAN PEMBAHASAN


Mechanical properties Kekuatan Lentur

HASIL DAN PEMBAHASAN


Mechanical properties Kekuatan Impak

HASIL DAN PEMBAHASAN


Thermal properties

HASIL DAN PEMBAHASAN


Daya Serap Air

HASIL DAN PEMBAHASAN


Fourier transform infrared (FT-IR)
spectroscopy

HASIL DAN PEMBAHASAN


HASIL DAN PEMBAHASAN
Sifat mekanik plasticized SPS ditingkatkan dengan penggabungan
fibre. Hal ini dikarenakan adanya adhesi yang luar biasa dari
antarmuka serat-matriks yang disebabkan oleh kesamaan kimia pati
dan serat selulosa. Serapan air dan kadar air SPF / SPS biokomposit
menurun dengan penggabungan serat. Studi Fractographic melalui
pemindaian mikroskop elektron menunjukkan keseragaman distribusi
serat dan matriks dengan adhesi yang baik yang memainkan peran
penting dalam meningkatkan sifat mekanik biokomposit.

KESIMPULAN