You are on page 1of 12

OLEH

IIS IMELDA

PEMBIMBING
Dr. SAUL RAPAR, Sp. M
* Slit
lamp adalah instrumen yang terdiri dari sumber
cahaya intensitas tinggi yang dapat difokuskan untuk
bersinar menjadi lembaran tipis cahaya
* Memfasilitasi pemeriksaan segmen anterior mata yang
meliputi palpebra, bulu mata, kornea, konjungtiva,
BMD, pupil, iris dan lensa.
* Slit lamp berfungsi untuk memberikan pandangan yang
diperbesar secara stereoskopik dari struktur mata
secara rinci.
1. Pasien diperiksa tanpa menggunakan kacamata.
2. Ruangan pemeriksaan dibuat menjadi gelap.
3. Mengatur tinggi meja Slit Lamp sampai pasien
dan pemeriksa mendapatkan posisi yang nyaman.
4. Menginstruksikan pasien untuk meletakkan dagu
dan jidat pada tempat yang telah disediakan.
5. Mengatur tempat dagu pasien agar canthus pasien
sejajar dengan garis pada Slit Lamp.
6. Mengatur pembesaran pada pembesaran terendah.
7. Menggunakan lensa binokuler dengan kedua mata
pemeriksa.
8. Menggunakan satu tangan untuk menggerakkan joystik
dan tangan yang lain mengontrol sudut antara
mikroskop dengan cahaya.
a. Palpebra:
bagaimanakah warnanya, adakah lesi/deformitas.
b. Silia:
Bagaimanakah arah silia, adakah trichiasis atau
distichiasis. Adakah benda asing.
c. Konjungtiva
nilai warna, bentuk, dan keutuhannya
Normal: jernih, ada pembuluh darah dari perifer, tak
tampak pembesaran papill ataupun folikel.Jangan
lupa membalik kelopak mata untuk mengetahui
keadaan konjungtivanya
d. Kornea
Lihat dengan cahaya utuh (bundar) dan slit.
Nilailah ukuran, bentuk, kejernihan dan
keutuhannya.
e. Sklera
Nilailah warna, normal: tampak putih tak
tampak pembuluh darah.
f. Bilik mata depan
Normal: jernih kedalaman cukup
g. Iris
Nilailah kripte, keutuhan (adakah robekan atau
lubang), sinekia, massa, dan neovaskularisasi.
Normal: ada kripte, tak ada robekan, tak ada massa,
tak tampak pembuluh darah.
h. Pupil
Nilailah bentuk, ukuran, dan refleknya
i. Lensa
Normal terlihat jernih (gelap), tak ada pergerakan.
j. Badan kaca
Normal: jernih, terlihat gelap tak ada pergerakan
*