You are on page 1of 12

ARDS merupakan sindrom inflamasi paru dan

peningkatan permeabilitas kapiler paru yang


disebabkan oleh cedera akut yang ditandai
dengan adanya edema paru dan hipoksemia.
1. Primer
Aspirasi cairan
Tenggelam
Kontusio paru (bisa akibat tabrakan)
Keracunan gas
Trauma inhalasi
Infeksi difusi alveolar
2. Sekunder
Sepsis
Syok hipovolemia
Pankreatiis akut
Emboli lemak
Transfusi darah masif
Faktor penyebab menyebabkan kerusakan
dan peningkatan permeabilitas membran
alveokapiler diawali dengan kerusakan
mikrovaskular pulmonal terjadi gg
endotelium ( cairan bocor ke area interstisial)
terjadi kerusakan epitelium alveolar (cairan
bocor ke dalam alveoli) tahan vaskular paru
meningkat menimbulkan edema dan
atelektasis alveolar kemampuan paru untuk
mengembang menurun hipoksemia
Tahap Tahap
Tahap 1 Tahap 3
2 4
TAHAP 1 ( 12 JAM
PERTAMA)

Pemeriksaan Fisik
Gelisah
Dispnea
Tarkipnea
Penggunaan otot bantu pernapasan sedang
sampai luas
TAHAP 2 ( 24
JAM)

Dispnea berat
Takipnea
Sianosis
Takikardi
Krekels bilateral kasar
Penurunan udara yang masuk ke lapang paru
Peningkatan agitasi dan gelisah
TAHAP 3 ( 2-20
HARI)

Penurunan udara yang masuk secara bilateral


Gangguan responsivitas (mungkin diperlukan
untuk mempertahankan ventilasi mekanis)
Penurunan motilitas usus
Integritas kulit yang buruk dan kerusakan
kulit
TAHAP 4 ( > 10
HARI)

Gejala MODS; termasuk penurunan haluaran


urine
Motilitas lambung yang buruk
Gejala gangguan koagulasi
Kultur darah
PCWP
Rontgen
Gangguan pertukaran gas b.d kerusakan
membran
Kelemahan b.d hipoksemia
Resiko syok hipovolemik
Ansietas
1. Oksigenasi dan ventilasi
2. Pengaturan posisi
3. Terapi cairan
4. Suction
5. Perhatikan hemodinamik
6. Monitor EKG
7. Kurangi ansietas