You are on page 1of 71

ELNISA ASRITAMARA

1610211201
Sesak Paru Sesak Non Paru
• PPOK • Gagal jantung
• Asma • Anemia
• Tuberkulosis paru • Asidosis metabolik
• Pneumonia • Obesitas
• Efusi pleura • kehamilan
• Pneumotorak • Gangguan panik
• Atelektasis
• Abses paru
• Kanker paru
• Dyspnea  Dys : kesulitan
pnea : napas

• Ungkapan subyektif yang dialami atau dirasakan


oleh seseorang
• Sesak napas terjadi jika kebutuhan oksigen
tidak tercukupi dengan penyediaan oksigen
Dyspnea d’
Effort

• Sesak pada saat atau setelah melakukan


aktifitas.
• Sesak pada posisi tiduran
• Pada posisi tegak :

VR ↓ & Tek kapasitas Sesak


Hidrostatik bagian vital paru Hilang /
atas paru ↓ ↑ Berkurang
Sesak yang
terjadi
secara
mendadak
setelah
beberapa
jam
penderita
tidur.
Pada malam
hari
Mekanisme PND
Posisi baring ( tidur )

Perpindahan cairan ekstravaskular 


intravaskular

VR↑

Kapasitas vital paru ↓, bendungan ↑

Sesak
Masalah Yang Dapat Menyebabkan
Sesak Napas

• Sistem Kardiovaskuler
• Sistem Pernapasan
• Gangguan Hematologi
• Gangguan Metabolik
• Ketinggian (hipoksia)
• Gangguan Psikogenik
• Kehamilan
D E F I N I S I

Merupakan sindrom klinis yang kompleks


akibat kelainan fungsi atau struktural jantung
yang mengganggu kemampuan jantung untuk
berfungsi sebagai pompa.
EPIDEMIOLOGI

Menurut penelitian, gagal


jantung jarang terjadi pada usia
< 45 tahun, tapi menanjak
tajam pada usia 75- 84 tahun.
ANAMNESIS PEMERIKSAAN FISIK

 Dyspnea d’effort  Takikardi


 Peningkatan/ ekstensi
 Orthopnea vena jugularis
 Refluks hepatojugular
 PND
 Pulsus alternans
 Lemas  Ronkhi basah halus di
basal paru
 Anoreksia
 Edema pretibial
 Mual  Efusi pleura
 Ekstremitas dingin
 Pucat
 berkeringat
SISTEM
PERNAPASAN
D E F I N I S I

Penyakit paru kronik ditandai


hambatan aliran udara di
saluran napas yang tidak
sepenuhnya reversibel
E P I D E M I O L O G I

Angka tertinggi pada negara


maju, kelompok masyarakat
menengah kebawah dan pada
kelompok usia tua
ANAMNESIS PEMERIKSAAN FISIK

• Inspeksi
 barrel chest
• Aktivitas terbatas  penggunaan otot – otot
pernapasan tambahan
• Sesak  Sela iga melebar
• Batuk Pursed lips
• Palpasi
 Fremitus melemah
 Sela iga melebar
• Perkusi
 Hipersonor
• Auskultasi
 Suara napas vesikuler atau
melemah
 Mengi pada saat ekspirasi
 Ekspirasi memanjang
ASTHMA
D E F I N I S I

.
Inflamasi kronik menyebabkan peningkatan
hiperesponsivitas jalan napas yang menimbulkan
gejala episodik berulang : mengi, sesak napas;
dada terasa berat, dan batuk – batuk khususnya
pada malam dan atau dini hari.
Episodik tersebut berhubungan dengan obstruksi
jalan napas yang luas, bervariasi dan seringkali
bersifat reversibel dengan atau tanpa pengobatan”.
(GINA, 2005).
EPIDEMIOLOGI

Asma dapat saja muncul pada berbagai usia, namun


biasanya pada masa kanak-kanak (sebelum usia 10
tahun); dengan perbandingan laki-laki dan perempuan =
2:1.
ANAMNESIS PEMERIKSAAN FISIK

•Inspeksi
 barrel chest
Jika terjadi serangan  penggunaan otot – otot
• Sesak pernapasan tambahan
 Sela iga melebar
• Batuk (Jika sudah terjadi emfisema)
• Palpasi
 Fremitus melemah
 Sela iga melebar (emfisema)
• Perkusi
 Hipersonor
• Auskultasi
 Suara napas vesikuler atau
melemah
 Mengi pada saat ekspirasi
 Ekspirasi memanjang
TUBERKULOSIS PARU
Definisi : infeksi paru yang
menyerang jaringan paru,
disebabkan oleh bakteri
Mycobacterium tuberculosis

Epidemiologi: Banyak terdapat di negara


berkembang. Dengan faktor resiko tinggi anak di
bawa 5 tahun atau orang tua, pecandu alkohol
atau narkotik,HIV,DM,malnutrisi.
Gejala pernapasan
• Batuk > 2-3 minggu
• Batuk darah
• Sesak napas
• Nyeri dada

Gejala sistemik
ANAMNESIS • Demam subfebris
• Berat badan turun
• Keringat malam
• malaise

Gejala lain tergantung dari organ yang terkena


• Pleuritis
• meningitis
• Tergantung dari organ yang terkena
Inspeksi Palpasi
gerak napas simetris / Fremitus normal,
asimetris. melemah atau mengeras

PEMERIKSAAN
FISIK

Auskultasi
Perkusi
Suara napas vesikuler,
Sonor, pekak, timpani
menghilang atau amforis
DEFINISI

Suatu peradangan
paru disebabkan
mikroorganisme
(bakteri, virus,
jamur, parasit)
E P I D E M I O L O G I
• Demam (suhu >40)
• Menggigil
• Batuk kering,mukoid, purulen
ANAMNESIS • Sesak napas
• Nyeri dada

• Inspeksi: hemitorak yang sakit


tertinggal saat bernapas
PEMERIKSAAN • Palpasi: fremitus mengeras
FISIK • Perkusi: redup
• Auskultasi: ronkhi basah halus
/ kasar
Definisi
penumpukan cairan didalam rongga
pleura

Epidemiologi: sering pada


penderita CHF, pneumonia,
TBC, keganasan,
PEMERIKSAAN
ANAMNESIS
FISIK

Inspeksi
- Sesak
- Toraks asimetris
- Nyeri dada
- Hemitotak yang sakit lebih cembung &
- Batuk tertinggal saat bernapas
- Demam subfebris => TB - Deviasi trakea
- Demam => empiema Palpasi
- BB turun & batuk darah => neoplasma - Fremitus melemah, asimetris
- Hemitorak sakit ICS melebar
Perkusi
- Redup
Auskultasi
- Suara napas menurun atau menghilang
PNEUMOTORAK
Definisi
akumulasi udara didalam rongga
pleura yang disertai dengan
kolaps paru

Epidemiologi
Pria : wanita = 5 : 1 dan Usia 20 – 40 tahun
Pemeriksaan
anamnesis
fisik
• Inspeksi: sianosis, distres
•Nyeri dada napas, takikardi, gerak
dada asimetris
•Sesak napas • Palpasi: deviasi trakea,
fremitus melemah sampai
menghilang
• Perkusi: hipersonor
• Auskultasi: suara napas
menurun sampai
menghilang
ABSES
PARU
Definisi
Lesi paru supuratif yang
disertai dengan nekrosis
jaringan di dalamnya
Epidemiologi => Lebih sering terjadi pada
laki-laki dan umumnya terjadi pada usia
tua karena terdapat peningkatan penyakit
periodontal dan prevalensi aspirasi.
anamnesis
• Demam tinggi
• Napsu makan menurun, BB turun
• Batuk kering
• Batuk darah
• Sesak napas
• Nyeri pada bagian paru yang sakit

Pemeriksaan fisik
• Inspeksi :gerak napas menurun
• Palpasi :nyeri tekan lokal, Fremitus meningkat
• Perkusi :redup
• Auskultasi :suara napas bronkial & amforik
ATELEKTASIS
Definisi: hilangnya udara
didalam paru (kolaps)

Epidemiologi: pada usia sekitar 6o


tahun. Prevalensi pria dan wanita
sama
Gejala dan
pemeriksaan Sesak napas, nyeri pada bagian
fisik yang sakit, batuk
nonproduktif,sianosis, takikardi,
tidak terdengar suara napas pada
bagian paru yang atelektasis,
deviasi trakea, fremitus melemah
atau menghilang.
KANKER PARU
Definisi
Semua penyakit keganasan di
paru, mencakup baik yang berasal
dari paru sendiri maupun dari luar
paru
Epidemiologi

Penderita lebih sering


terdapat pada pria usia
lanjut dengan faktor
resiko seperti perokok
dan yang sering terpapar
zat kimia.
anamnesis Pemeriksaan fisik
Batuk dengan atau KGB membesar
tanpa sputum Wheezing
Sesak napas Perkusi redup
Hasil pemeriksaan
Demam tergantung dari letak
Nyeri dada tumor dan ukurannya

Napsu makan
menurun
BB turun
GANGGUAN HEMATOLOGIK
D
E
F
I
N Penurunan jumlah massa eritrosit,
I
sehingga tidak dapat memenuhi fungsinya
S
I untuk membawa oksigen dalam jumlah
yang cukup ke jaringan perifer
KRITERIA ANEMIA MENURUT WHO

KRITERIA ANEMIA
KELOMPOK
(Hb)

Laki- laki dewasa < 13 g/ dl

Wanita Dewasa tidak Hamil < 12 g/ dl

Wanita Hamil < 11 g/ dl


PREVALENSI

-Diperkirakan lebih dari 30% penduduk dunia,


atau 1500 juta orang menderita anemia. Dan
sebagian besar tinggal di daerah tropik.
- Hampir separuh dari semua wanita di negara
berkembang menderita anemia
- Di antara negara- negara berkembang, yang
mempunyai prevalensi anemia gizi yang paling
tinggi adalah negara- negara di asia selatan.
G J L
E A A

- Rasa Lemah Umum


- Lesu
- Sesak napas
- Cepat lelah
- Mata berkunang- kunang
G E J A L A

Anemia defisiensi besi -Disfagia


- Stomatitis Angularis
- Atrofi papil lidah
- Kuku sendok (koilonnychia)

- Glositis
- Gangguan neurologis pada
defisiensi vit. B12 Anemia Megaloblastik
G E J A L A
A
N A
E N
M E
I M
A I
- Ikterus - Perdarahan A
H
E - Splenomegali - Tanda- tanda A
M P
O - Hepatomegali infeksi L
L A
I S
T T
I I
K K
KLASIFIKASI ANEMIA
Anemia Normokrom Normositter

Anemia Hipokrom Mikrositter


- Anemia pasca perdaran akut
- Anemia aplastik
- Anemia defisiensi besi - Anemia hemolitik
- Thalassemia mayor - Anemia pada gagal ginjal
- Anemia akibat penyakit kronik
kronik - Anemia pada sindrom
- Anemia sideroblastik mielodisplastik
- Anemia pada keganasan
hematologik
KLASIFIKASI ANEMIA (2)

Anemia Makrositter

a. Bentuk Megaloblastik :
- anemia defisiensi asam folat
- anemia defisiensi vitamin B12
a. Bentuk non- Megaloblastik:
- anemia pada penyakit hati kronik
- anemia pada hipotiroidisme
GANGGUAN METABOLIK
KETOASIDOSIS DIABETIKUM

DEFINISI

kondisi dekompensasi metabolik


akibat defisiensi insulin absolut atau
relatif dan merupakan komplikasi
akut diabetes mellitus yang serius.
EPIDEMIOLOGI

 Data komunitas di AS, Rochester menunjukkan


bahwa insidens KAD sebesar 8 per 1000 pasien
DM per tahun untuk semua kelompok umur.
untuk usia < 30 tahun sebesar 13,4 per 1000
pasien DM per tahun.
 Di negara maju, angka kematian KAD berkisar
antara 9- 10%
 Angka kematian menjadi lebih tinggi pada
beberapa keadaan seperti, sepsis, syok yang berat,
IMA yang luas, pasien usia lanjut
- Poliuri, Polidipsi

K - Riwayat berhenti menyuntik


L insulin
I
- Demam/ infeksi
N
I - Muntah  terutama pada KAD anak
S - Nyeri Perut
- Pernapasan cepat dan dalam
- Dehidrasi
KRITERIA DIAGNOSIS

Glukosa >
pH < 7,35
250 mg/ dl

HCO3ˉ Anion gap


rendah tinggi

Keton serum
(+) atau
ketonuria
GANGGUAN
PSIKOGENIK
GANGGUAN PANIK
DEFINISI

Gangguan panik adalah gangguan


yang ditandai dengan terjadinya
serangan panik yang spontan dan
tidak diperkirakan
EPIDEMIOLOGI

Gangguan panik biasanya muncul


pada masa remaja akhir atau
dewasa awal.
Gejala Somatis :
- Palpitasi
- Berkeringat
- Gemetar
- rasa sesak napas atau tertahan
- perasaan tercekik
KLINIS - nyeri dada atau rasa tidak nyaman
- mual
- pusing, bergoyang, melayang
- derealisasi atau depersonalisasi
- takut kehilangan kendali atau takut
menjadi gila
- rasa takut mati
- parestesi
- menggigil atau perasaan panas
PEMERIKSAAN FISIK

- Takikardi
- Palpitasi
- Sesak napas
- Berkeringat