You are on page 1of 19

MOUTH PREPARATION

CHUSNUL CHOTIMAH
MOUTH
Mempersia Mempersiapkan rongga
PREPARATION

mulut untuk penempatan GT lepasan Gigi


hilang dan melindungi jaringan dan struktur gigi yang
ada.

Diagnosis dan
Rencana MOUTH PREPARATION
perawatan
Prosedur :
1. Persiapan bedah mulut
2. Pemulihan jaringan yang mengalami kerusakan
dan iritasi
3. Persiapan jaringan periodontal
4. Preparasi pada gigi abutment.
agar kondisi RM kembali sehat dan
menghilangkan kondisi yang dapat menghambat
keberhasilan GTSL
Persiapan Bedah Mulut

√ Dilakukan sedini mungkin→ Semakin lama interval


prosedur bedah dengan pencetakan → penyembuhan
baik→ GT stabil.
Pencabutan
Dilakukan di awal perawatan , pencabutan
dilakukan pada gigi yang tdk berperan dan nantinya
menimbulkan masalah atau mengganggu desain GTSL
Pencabutan sisa akar.
Semua sisa bagian akar harus dicabut
Pencabutan gigi yang Impaksi.
Semua gigi impaksi yang berdekatan dengan
abutment atau pd daerah edentulous hrs dicabut.
Gigi yang Malposisi
Gigi yang ekstrusi, miring dipertimbangkan

 Gambar 13-4 A, Gigi atas yang malposisi akibat hilangny oklusi posterior dan
gigi anterior mandibula yang terlalu aus. B, Gigi geligi tersebut dapat
dikoreksi melalui kombinasi perawatan saluran akar, periodontal, dan
gigitiruan sebagian lepasan dan cekat. (Courtesy Dr. M. Alfaro, Columbus,
OH.
Kista dan Tumor odontogenik
→ Pemeriksaan radiografik panoramic
→ Periapical roentgenogram
Eksistosis dan Tori
Tonjolan tulang yang akn mengganngug desain
GTSL
Jaringan Hiperplastik
→ tuberositas fibrous, flabby ridge, lipatan
jarinagn pada vestibulum, papilloma palatal

 Gambar 13-6. Papillomatosis palatal kemungkinan disebabkan oleh


penggunaan protesa yang tidak cekat dalam jangka waktu lama. Jika
kondisi tersebut telah lama ada, maka prosedur korektif mungkin
perlu dilakukan melalui operasi.
Perlekatan otot dan frenulum
Akibat berkurangnya tinggi tulang maka otot
dapat berada dekat krest ridge residual
Frenulum labial maksila dan lingual
mandibula sering mengganggu desain GT.
2. Pemulihan terhadap jar. Yg mengalami
kerusakan dan iritasi

Perawatan pada jar. Daearah edentulous bila


pasien menunjukkan gejala2 spt
◊ Peradangan dan iritasi pada daerah yang tertutup
GT

Gambar 13-11 A, Peradangan dan kerusakan pada mukosa dibawah


gigitiruan yang digunakan selama 24 jam. B, Setelah jaringan yang rusak
dirawat dengan melakukan modifikasi pada basis gigitiruan dan penggunaan
bahan pelembab, protesa dilepas selama beberapa jam dalam sehari, serta
pemijatan pada jaringan tersebut, maka daerah tersebut kembali sehat .
3. Penanganan terhadap Jar Periodontal.

Penanganan terhadap jar. Periodontal biasanya


dilakukan setelah prosedur bedah tetapi sebaiknya
dilakukan debridement secara menyeluruh sebelum
tindakan pencabutan .
Perawatan periodontal harus telah selesai
sebelum prosedur restoratif dilakukan.→ Keberhasilan
restorasi sangat tergantung pada kesehatan dan
keutuhan jar. Pendukung gigi yang masih ada.
Tujuan Perawatan periodontal
1. Menghilangkan dan mengontrol semua faktor
etiologi penya periodontal
2. Menghilangkan poket.
3. Mendapatkan relasi fungsional oklusal yang
atraumatik
4. Membuat program kontrol plak
4. Preparasi gigi Abutment

Dengan model diagnostik desain gg tiruan


digambar, dilakukan prep gg abutment. Informasi
mencakup arah pemasangan daerah gigi yang akan
dikerjakan serta lokasi rest seat.
→ Daerah rentan pada gg abutment adalah gingival
proksimal yang menjadi tmpt berkumpulnya debris.
Preparasi rest seat.
Fungsi utama rest seat : menyebarkan tekana
dari GTSL tanpa merusak gg abutment.
Rest seat diletakakan pada enamel yang utuh.
Keberhasilan atau kegagalan dari suatu GTLdi
tentukan seberapa baik persiapan kondisi RM yang
telah dilakukan.

Mouth GT yang menggantikan fungsi gg yang


preparasion hilang serta turut berperan terhadap
baik kesehatan jar lain dalam RM
TERIMA KASIH