You are on page 1of 41

MODUL 4

TERMINONOLOGI
1. Klinik : fasilitas pelayannan kesehatan perorangan dengan pelayn medis dan spesialis.
Tediri dari bidan, dokter spesialis.
2. Pergelangan kaki : ankle, bagian yang beregrak yang terdiri dari os.tibia os.fibula dan
calcaneus
3. Ottawa ankle rules : pedoman bagi dokter untuk menentukan apakah pasien dengan
nyeri kaki, membutuhakan radiography atau tidak pada trauma ankle dengan
kemungkinan patah tulang.
4. Patah tulang : terputusnya continuitas tulang
5. Instabilitas kronik : ketidakmampuan posisi tubuh pada segi ruang dan pergerakan
yang tepat sehingga bisa meyebabkan terjatuh, pada ankle pergelangan kaki melemah
6. R.I.C.E method : treatment awal pada ankle sprain grade I dan II, rest, ice,
compression, dan elevation
7. Tongkat Non weight bearing : 2 tongkat yang diberikan agar beban tubuh 0%
PROBLEMS
1. Bagaimana epidemiologi pada cedera jaringan lunak dan keras pada
muskuloskletal ?
2. Apa dampak dari kejadian jatuh terduduk pada hendro ?
3. Kenapa pergelangan kaki hendro membengkak setelah jatuh ?
4. Bagaimana hubungan antara usia dan jenis kelamin terhadap kejadian yang
dialami hendro ?
5. Kenapa setelah kaki masuk lubang hendro langsung jatuh terduduk ?
6. Mengapa hendro harus segera diantar ke klinik terdekat ?
7. Apa saja pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter terhadap hendro ?
8. Kenapa dokter tidak mencurugai adanya patah tulang ?
9. Apa tanda dari patah tulang jikalau ini merupakan patah tulang?
10. Bagaimana cara pemeriksaan dengan menggunakan ottawa ankle rules ?
11. Mengapa bisa terjadi instabilitas kronik jika tidakditangani dengan baik ?
12. Apa kemungkinan bantuan medis yang dilakukan dokter terhadap
hendro ?
13. Mengapa dokter melakukan RICE sebagai penatalaksanaan awal pada
hendro ?
14. Mengapa dokter menganjurkan hendro berjalan NWB dengan 2 tongkat
selama 2 minggu ?
15. Apakah cedera ankle hendro bisa sembuh ? Faktor yang mempengaruhi ?
16. Bagaimana mencegah supaya tidak terjadi cedera yang dialami hendro ?
17. Apakah ada pemeriksaan dan penatalaksanaan lain yang mungkin
dilakukan dokter terhadap hendro ?
Bagaimana epidemiologi pada cedera jaringan
lunak dan keras pada muskuloskletal ?
Cedera jaringan lunak  tinggi pada usia produktif, karena tingkat
aktivitas yang cukup tinggi. Seperti olahraga.
Ankle sprain, cedera pada ligamen
Ankle strain, cedera pada otot
Usia >40th sering diakibat oleh penyakit degeneratif pada
muskuloskletal
Apa dampak dari kejadian jatuh terduduk pada
hendro ?
• Tulang yang bisa cedera tulang ankle dan cogsigeus.
• Jika tidak ditangangi dengan baik bisa jadi lumpuh
• Tulang cogsigeus bisa mengalami cedera pada tulang itu sendiri atau
pada ligamen dan otot
Kenapa pergelangan kaki hendro membengkak
setelah jatuh ?
Peradangan dan perdarahan pada ligamen yang secara kasat mata
dapat terlihat sebagai memar dan bengkak.
Reaksi inflamasi  vasodilatasi dan peningakatn cairan
eksudasi plasma, cairan ke jaringan intersisial
makanya terjadi gejala berupa bengka dan
kemerahan.
Robek ligamen pada ankle  ada ruang antala maleolus dan talus, dan
cairan akan mengisi ruangan ini.
Bagaimana hubungan antara usia dan jenis
kelamin terhadap kejadian yang dialami hendro ?
SDA
Kenapa setelah kaki masuk lubang hendro
langsung jatuh terduduk ?
Akibat nyeri.
Mengapa hendro harus segera diantar ke klinik
terdekat ?
Setalah trauma ada respon inflamasi dan setelah 2 jam akan terjadi
kekakuan. Jika ada perdaraha akan terjadi pembekuan darah jika tidak
ditangani dengan cepat.
agar bisa dilakukan reposisi pada fase shock, kecil dari 6 jam.
Apa saja pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter
terhadap hendro ?
KU juga harus diperhatikan
Pemeriksaan fisik  look : ada tanda inflamasi, dimana lokasi cedera
Move : ROM terganggu atau tidak, ada nyeri saat
digerakan atau tidak, plantar fleksi biasanya nyeri
Feel : nyeri tekan, bengkak, hangat, krepitasi
Kenapa dokter tidak mencurugai adanya patah
tulang ?
Dari ottawa ankle rules  maleolus zone : ada keluankan pada tulang
maleolus lateral dan medial, tidak bisa berdiri.
Midfoot : ada kelunakan pada dasar metatarsal 5 atau navikular atau
tidak bisa berdiri
Jika tidak ditemukan hal tsb maka kecurigaan pada patah tulang bisa
disingkirkan.
Nyeri pada 6cm dari tepi tibia dan fibula
Apa tanda dari patah tulang jikalau ini merupakan
patah tulang?
Anamnesis : ada riwayat trauma
Pemeriksaan fisik  asimetris, pemendekan, bengkak dan bengkok
pada ektremitas
Palpasi ada nyeri tekan, krepitasi
Pergerakan tidak normal
Kadang juga ditemukan
Bagaimana cara pemeriksaan dengan
menggunakan ottawa ankle rules ?
Dalam waktu kurang dari 7 hari.
Syarat untuk radiologi : 1. ankle  nyeri pada ankle dengan bone
tenderness pada posterior distal tibia atau bone tendernes di bagian
posterior distal fibula, atau pasien tidak mampu menahan berat badan
min 4 langkah.
2. Kaki  nyeri di midfoot zone, bone tendernes di navikulare atau di
dasar metararsal ke 5 atau berjalan min 4 langkah tidak bisa menahan
berat badannya.
Rekomendasi : tidak kooperatif, gross sweling, berkurang nya sensai
pada kaki saat examination, ada keluhan lain selain injury
Mengapa bisa terjadi instabilitas kronik jika
tidakditangani dengan baik ?
Ketidakstabilan cara berjalan, nyeri saat berjalan.
Faktor : 1. kelemahan patologi ligamen lateral yang terganggu
2. Adanya perubahan pada fibula dan tibia yang bergeser
3. Radang sinovial
4. Tubrukan antara tulang yang tidak sesuai tempatnya
Apa kemungkinan bantuan medis yang
dilakukan dokter terhadap hendro ?
Grade I : ligament atau otot robek sedikit  RICE 2-10 hari semnbuh
Grade II : ligamnet atau otot yang robek lebih banyak  RICE 10 hari -
6minggu sembuh
Grade III : putus total, biasanya diiringi dengan nyeri hebat  3minggu
-6minggu sembuh
Rest
Ice
Compress
Elevasi
Reposis
Retaining dengan spling, gips, penyangga
Mengapa dokter melakukan RICE sebagai
penatalaksanaan awal pada hendro ?
Harus dilakukan dam 24-48 jam
Rest  mencegah cedera lebih lanjut
Ice  dalam 15-20 menit diulang setiap 4 jam. Vasokontriksi pembuluh
drah
Compression  mengurangi aliran darah
Elevasi  meninggikan bagian yang sakit
Mengapa dokter menganjurkan hendro berjalan
NWB dengan 2 tongkat selama 2 minggu ?
Menghindari tekanan pada cedera, dengan beban tubuh 0% agar
peyembuhan lebih cepat dengan 2 tongkat selama 2 minggu.
1 tongkat PWB setelah 2 minggu awal
FWB tidak menggunakan tongkat
Apakah cedera ankle hendro bisa sembuh ?
Faktor yang mempengaruhi ?
Bisa
Faktor :
1. Lokasi ligament, jiak intarkapsular proses penyembuahan lama.
Karena ada enzim proteolotik yang melisis jaringa yang akan
tumbuh. Jika ekstrakapsular bisa lebih cepat
2. Jenis atau tipe ligament
3. Besar kerusakan
Bagaimana mencegah supaya tidak terjadi cedera
yang dialami hendro ?
Perhatikan lingkuan sekita saat beraktivitas
Gunakan pelindung saat olahraga
Tidak memaksakan diri
Lakukan pemasan diawal dan pendinginan di akhir
Apakah ada pemeriksaan dan penatalaksanaan
lain yang mungkin dilakukan dokter terhadap
hendro ?
Pemeriksaan neurologi  ada kemungkinan saraf yang terganggu
RT  curiga ada retak di cogsigeus
Penatalaksanaan operasi jika fraktur.
Skema
LO
Mahasiswa mampu menjelaskan :
1. Epidemiologi trauma pada muskuloskletal
2. Jenis jenis dan defenisi trauma pada muskuloskletal
3. Etiologi dan faktor resiko trauma pada muskuloskletal
4. Patofisiologi trauma pada muskuloskletal
5. Manifestasi klinis trauma pada muskuloskletal
6. Prinsip diagnosis (anamnesis, pemeriksa fisik, pemeriksaan penunjang) trauma pada muskuloskletal
7. Tatalaksana komprehensif trauma pada muskuloskletal
8. Prognosis trauma pada muskuloskletal
9. Komplikasi trauma pada muskuloskletal
10. Perlunya rujukan ke fasilitas kesehatan dengan waktu yang tepat pada trauma muskuloskletal
11. Pengelolaan kegawat daruratan pada trauma muskuloskletal
12. Aspek medikolegal dari trauma muskuloskeletal dan jaringan lunak
TERMINOLOGI
Lumpuh (plegia)
Hilangnya kemampuan fungsi motorik pada suatu bagian tubuh akibat lesi pada mekanisme saraf atau otot.
Dapat bersifat sementara atau permanen. Kelumpuhan bisa bersifat fokal atau dapat menyerang seluruh
tubuh.
Kebas (parastesia)
Kondisi dimana serabut saraf mengalami gangguan yang dapat menghambat impuls. Kondisi kehilangan mati
rasa karena gangguan pada SST
Kelemahan (paralisis)
Hilangnya fungsi otot untuk 1 atau banyak otot yang menyebabkan mobilitas di wilayah yang terpengaruhi
Folley catheter
Suatu kateter yang dipertahankan di dalam kandung kemih oleh suatu balon yang dikembangkan dengan udara
atau cairan yang berguna untuk drainase kemih secara terus-menerus. Kateter digunakan untuk mengeluarkan
urine tertutup dalam waktu yang lama.
Kooperatif
Pasien memiliki sifat kerja sama dan aktif serta merespon dengan tepat
Komposmentis
Salah satu dari tingkat kesadaran. Sadar sepenuhnya atau dapat menjawab sepenuhnya tentang sekitarnya.
Dermatom
Daerah kulit yang dipersarafi oleh saraf spinalis
Anestesi
An=tidak aesthetos=kemampuan untuk rasa
Suatu tindakan untuk menghilangkan rasa sakit ketika dilakukan pembedahan atau prosedur lain
Reflek babinski
Refleks jika positif berarti ada lesi di tr.piramidalis. Indikasi pada kelainan jalur utama dan bantuan diagnosis
pada kelainan sistem saraf pusat.
KPR (Knee Pess Refleks)
Ekstensi tungkai dan kontraksi otot quadricep ketika tendon pattela diketok
Melalui L2-4
Reson ini tidak melibatkan otak, hanya sumsum tulang belakang. Hasilnya diklasifikasikan menjadi 5
APR (Achilles Pess Reflex)
Kondisi dimana plantar fleksi pada kaki dan kontraksi pada gastrocnemius akibat ketukan
pada tendon achilles
Bicep
Bi= 2 cep/cepal=kepala
Berada di depan lengan bagian atas. 2 kaput tersebut adalah kaput longum atau panjang
dan kaput brevis atau pendek. Berhubungan dengan refleks biceps. Pusat refleks di S5-6
Triceps
Tri=3 Cep/cepal= kepala
3 kepala pada 1 otot yang berorigo pada 3 tempat yang berbeda.
Saraf
Suatu struktur seperti kabel yang terdiri dari serabut saraf untuk mengantarkan impuls
antar bagian di sistem saraf pusat ke daerah tubuh lainnya
Muntah(vomitus)
Pengeluaran isi lambung secara aktif karena kontraksi sfingter pilorus dan relaksasi sfingter
esofagus bagian bawah
Diare
Kondisi encernya tinja yang frekuensinya melebihi normal. Biasanya 3x dalam 24 jam
Infus
Memasukkan cairan atau obat ke dalam tubuh melalui IV
Elektrolit
Suatu zat yang akan terurai dalam bentuk ion ion yang dapat mengantarkan arus listrik
Dapat berupa mineral dalam darah dan cairan lainnya yang membawa aliran listrik dapat
berupa kalsium, Cl,Mg, P, K, Na, serna NaCl, HCO3
Muatan muatan yang berguna untuk tubuh, saraf, aktivitas otak, otot dan pembuatan
jaringan baru dalam tubuh
1. Kenapa kedua kaki pak yanto mengalami kelumpuhan? Mengapa kaki pak yanto mengalami keluhan sejak 1 minggu yang lalu
dan harus dirujuk?
2. Apakah ada hubungan umur dan JK dengan keluhan?
3. Bagaiaman timbulnya rasa kebas pada pak yanto? Mengapa kebas yang awalnya mengenai kaki kanan lalu mengenai kaki kiri?
4. Mengapa kencing pak yanto tidak bisa keluardan di pasang kateter?
5. Apa IP dari pemeriksaan fisik pak yanto?
6. Pemeriksaan lebih lanjut apa yang dilakukan kepada pak yanto sehingga ia dirawat di bangsal saraf?
7. Apakah penyakit pak yanto sama dengan anaknya?
8. Mengapa terjadi kelemahan pada anggota gerak Neni? Dan mengapa berulang 3x dalam setahun ini?
9. Mengapa kelemahan bisa muncul setelah kelelahan, keringat banyak, muntah dan diare?
10. Mengapa dokter menyarankan untuk diinfus?
11. Mengapa dokter menyarankan neni untuk banyak mengonsumsi pisang, air kelapa, dan buah-buahan yang banyak
mengandung elektrolit?
12. Apa komplikasi apabila penyakit neni tidak ditatalaksana?
Kenapa kedua kaki pak yanto mengalami kelumpuhan?
Mengapa kaki pak yanto mengalami keluhan sejak 1 minggu
yang lalu dan harus dirujuk?
Kemungkinan terkena paraplegia yang mana terdapat nekrosis di kornu
anterior batang otak.
Monoplegia
paraplegia
Tetraplegia
Paraplegia yang bersifat flaksid
Miogenik
Apakah ada hubungan umur dan JK dengan
keluhan?
Adanya lesi pada medula spinalis motor neuro disease
Laki-laki > wanita
Bagaiaman timbulnya rasa kebas pada pak yanto?
Mengapa kebas yang awalnya mengenai kaki
kanan lalu mengenai kaki kiri?
Akibat dari adanya hambatan impuls tidak sampai ke otak
Adanya DM  rusak pembuluh darah kapiler  kebas
Pengaruh obat obatan
Trauma  cedera pada saraf
Neuritis  hambatan pada saraf
Adanya kompresi karena terjepit atau karena duduk terlalu lama
Rusaknya pembuluh darah karena asam urat, konsumsi minuman beralkohol, rokok,
danjuga hipertensi
Diet yang tinggi lemak atau kacang-kacangan
Idiopatik
Semua penyebab tersebut menyebar dari kaki kanan ke kaki kiri  keluhan yang
dirasakan sama
Mengapa kencing pak yanto tidak bisa keluar
dan di pasang kateter?
Ditemukan anestesi dermatom torakal 10 ke bawah
VU dipengaruhi S2-4  terganggunya pengeluaran urine pada pak
yanto. Bisa karena m.detrusor yang terganggu atau sfingter yang
terganggu.
Akibat gangguan saraf atau lesi di saraf. Apabila sistem saraf sejalur
dengan saraf yang mengatur kemih
Apa IP dari pemeriksaan fisik pak yanto?
Sadar= tidak ada kelainan di otak
Kooperatif= normal
Suhu= normal
Kekuatan lengan= normal
Kekuatan kaki= kelainan torakal 10 kebawah
Bicep dan triceps= normal/ tidak ada kelainan dari bagian atas torakal
Refleks babinski= adanya lesi di daerah piramidalis upper motor
neuron
Hiperrefleksia karena UMN
Pemeriksaan lebih lanjut apa yang dilakukan
kepada pak yanto sehingga ia dirawat di bangsal
saraf?
1. Foto rontgen untuk memeriksa adanya kelainan tulang pada leher
atau tulang belakang yang dapat menekan sarafnya
2. CT Scan
3. MRI untuk bagian otot lebih rinci
4. Elektromiografi untuk melihat penghantaran listrik pada otot
5. Mielografi untuk memeriksa kondisiserabut saraf dengan zat
kontras
Apakah penyakit pak yanto sama dengan
anaknya?
Berbeda karena penyakit pak Yanto bersifat loka neurogenic
Neni secara umum karena gangguan elektrolit
Pak yanto= paraplegia
Neni = kelemahan yang bersifat sementara karena kekurangan kalium
Mengapa terjadi kelemahan pada anggota gerak
Neni? Dan mengapa berulang 3x dalam setahun
ini?
Paralisis periodik karena hipokalemi
internal
Kelebihan insulin akan menarik glukosa ke dalam inti sekaligus menarik kalium ke inti sel  hipokalemi
Ion kalium masuk ke intrasel  hipokalemi
Eksternal
Kurangnya intake kalium
Aldosteron berlebih ekskresi kalium meningkat
Muntah ekskresi kalium berlebih
Hiperkalemi= autosomal dominan
Tiroid
Hipokalemi
Mietaniagrafis  kerusakan pada ACTH
Berulang karena ketika kadar kalium menurun
Mengapa kelemahan bisa muncul setelah
kelelahan, keringat banyak, muntah dan diare?
Berhubungan dengan ekskresi kalium berlebihankelemahan
Berkeringat kalium banyak keluar
Muntah kalium keluar, tetapi asam lambung menyebabkan alkalosis
Kondisi tersebut dapat menyebabkan hipokalemia
3,5mEq/L
Mengapa dokter menyarankan neni untuk banyak
mengonsumsi pisang, air kelapa, dan buah-buahan
yang banyak mengandung elektrolit?
Pisang mengandung kalium 350mg/100 gram pisang
Air kelapa : banyak mengandung elektrolit
Apa komplikasi apabila penyakit neni jika tidak
ditatalaksana?
Kelumpuhan otot pernafasan
Aritmia jantung
Henti jantung
LO
Mahasiswa mampu menjelaskan:
1. Jenis jenis dan defenisi pada lesi medula spinalis dan miopati
2. Epidemiologi pada lesi medula spinalis dan miopati
3. Etiologi dan faktor resiko pada lesi medula spinalis dan miopati
4. Patofisiologi pada lesi medula spinalis dan miopati
5. Manifestasi klinis pada lesi medula spinalis dan miopati
6. Prinsip diagnosis (anamnesis, pemeriksa fisik, pemeriksaan penunjang) pada lesi
medula spinalis dan miopati
7. Tatalaksana komprehensif pada lesi medula spinalis dan miopati
8. Prognosis pada lesi medula spinalis dan miopati
9. Komplikasi pada lesi medula spinalis dan miopati
10. Kasus rujukan pada lesi medula spinalis dan miopati