You are on page 1of 10

Kelompok 4

Nama Anggota :
 Ayu Kesuma (05)
 Khalimatul Chusna (15)
 Mitra Silfana (19)
 Nafilatul Khusnah (24)
 Risma Karisma (30)
PARTIKULAT
 Dalam arti sempit, partikulat adalah partikel padat
pencemar udara yang berada di udara bersama
sama dengan tetesan cairan lainnya.
 Dalam arti luas, partikulat adalah pencemar yang
dapat meliputi berbagai macam bentuk, dari
bentuk yang sederhana sampai dengan bentuk
yang rumit atau kompleks yang semuanya
merupakan bentuk pencemaran udara
 Partikulat digunakan untuk memberikan gambaran
partikel cair atau padat yang tersebar diudara
dengan ukuran 0,001um sampai 500um. Partikulat
mengandung zat zat organik maupun zat zat non
organik yang terbentuk dari berbagai macam
materi dan bahan kimia. Ukuran partikel dapat
menggambarkan seberapa jauh partikel dapat
terbawa angin, efek yang ditimbulkannya, sumber
pencemarannya dan lamanya massa tinggal partikel
di udara.
Sifat Partikulat

 Sifat kimia masing-masing partikulat berbeda-


beda, akan tetapi secara fisik ukuran paartikulat
berkisar antara 0,0002-500 mikron.
 Sifat partikulat yng penting adalah kemampuannya
sebagai tempat absorsi (sorobsi secara fisik) atau
kimisorbsi (sorbsi disertai dengan interaksi kimia).
Sifat ini merupakan fungsi dari luas permukaan.
Sifat partikulat lainnya adalah sifat optiknya.
 Sifat optik ini penting dalam menentukan pengaruh
partikulat atmosfer terhadap radiasi dan visibilitas
solar energy.
Dampak Bagi Kehidupan
 Dampak bagi kesehatan : partikulat-partikulat yang
masuk dan tertinggal di dalam paru-paru mungkin
berbahaya bagi kesehatan karena tiga hal penting,
yaitu:
a. Partikulat tersebut mungkin beracun karena sifat-sifat
kimia dan fisiknya
b. Partikulat tersebut mungkin bersifat inert (tidak
bereaksi) tetapi di dalam saluran pernapasan dapat
menganggu pembersihan bahan-bahan lain yang
berbahaya
c. Partikulat-partikulat tersebut mungkin dapat
membawa molekul-molekul gas yang berbahaya dan
tertinggal di bagian paru-paru yang sensitif
 Dampak terhadap ekosistem dan lingkungan :
Akibat perbedaan antara kedua intensitas sinar
tersebut hilang sehingga keduanya (objek dan latar
belakang) menjadi kurang kontras atau
kabur.Penurunan visibilitas ini dapat
membahayakan,misalnya pada waktu mengendarai
kendaraan atau kapal terbang.
 Dampak terhadap hewan :Efek partikulat terhadap
hewan cenderung mirip dengan efek terhadap
manusia.Partikulat dapat masuk kesaluran
pernapasan dan dapat menyebabkan gangguan
fungsi organ tubuh.
 Dampak terhadap tumbuhan :Pengaruh partikulat
terhadap tanaman terutama adalah dalam bentuk
debunya, dimana debu tersebut jika bergabung
dengan uap air atau air hujan gerimis akan
membentuk kerak yang tebal pada permukaan
daun, dan tidak dapat tercuci dengan air hujan
kecuali dengan menggosoknya.
 Dampak terhadap material : partikulat-partikulat
yang terdapat diudara dapat mengakibatkan
berbagai kerusakan pada berbagai bahan.Jenis
dan tingkat kerusakan yang dihasilkan oleh
partikulat dipengaruhi oleh komposisi kimia dan
sifat fisik partikulat tersebut.