You are on page 1of 25

Struktur Alga

Pada alga makroskopis, kadang dapat dibedakan atas :


 Alat perlekatan (holdfast/rizoid)
 Batang/tangkai (stipe)
 Helai daun (blade)
*batang dan daun umumnya menyatu
 Tallus (akar, batang dan daun yang belum berkembang
sempurna tersebut dilengkapi bladder (pelampung)
Struktur Alga
Struktur Alga
Frond / blade
bentuk umumnya pipih, bagian anterior maupun posterior blade
berguna untuk menangkan sinar matahari
Holdfast
bagian yang mendekatkan tallus kepada bagian permukaan.
Holdfast bukanlah akar ataupun menyerap nutrisi
Stipe
batang yang letaknya diantara holdfast dan blade
Pneumatocyst (air bladder)
udara terisi mengapung agar blade tidak tenggelam
Karakteristik Alga
 Alga (tunggal) atau algae (jamak) kadang disebut ganggang
(seaweeds)
 Ilmu yang mempelajari alga secara khusus disebut fikologi
atau algalogi
 Mengandung klorofil (hingga 4 macam klorofil) dan dapat
melangsungkan fotosintesis sehingga dapat menghasilkan
oksigen sebagai produk oksigen
*kadang mengandung pyrenoid
Karakteristik Alga
KLASIFIKASI
Euglenophyta
• Bersifat
fotosintetik dan memiliki kloroplas
(hanya beberapa)
• Memiliki membran lapis tiga
• Mengandung klorofil a dan b dan berenang
aktif berkat sepasang flagel (tetapi hanya
satu flagel yang benar benar menghasilkan
gerakan)
• Umumnya berada di air tawar terutama
ketika kaya akan material organik,
beberapa di lautan
Contoh
• Euglena sp.
Pyrrophyta
• Nyaris seluruhnya terdiri atas bentuk uniseluler yang hidup
di laut, beberapa di air tawar
• Mengandung klorofil a dan c serta berbagai karotenoid
• Menghasilkan pati sebagai molekul penyimpanan makanan
dan dinding sel terbuat dari selulosa
• Terdapat spesies yang menyebabkan toksis akibat red tide

*pyrrophyta dikenal sebagai dinoflagelata (dinos berarti


berputar)
Contoh
Chlorophyta
• Kloroplas mengandung klorofil a dan b serta
karotenoid
• Hidup di dekat permukaan. Klorofil menangkap
cahaya biru dan merah
• Ada yang uniseluler dan multiseluler
• Tahapan reproduksi seksual dan aseksual yang
kompleks
Contoh
Phaeophyta

• Memiliki klorofil a dan c serta karoten fukosantin


• Terdapat di daerah dengan kedalaman sedang
• Phycobillins menangkap cahaya hijau
• Merupakan bagian dari populasi rumput laut dengan
iklim sedang dan dingin
• Pola reproduksinya dicirikan oleh pergiliran keturunan
Contoh
Rhodophyta

• Mengandung klorofil a ,d dan pigmen fikoeritrin


• Mampu berada di daerah terdalam perairan
• Phycoery-thrin mampu menangkap cahaya hijau
terang
• Reproduksi secara seksual
Contoh
Chrysophyta
• Terdiri atas diatom, alga emas coklat dan alga hijau
kuning
• Memiliki klorofil a dan c dalam plastidanya,
menghasilkan karotenoid kuning coklat (fukosantin) yang
menyebabkan sel memiliki warna coklat yang khas
• Menyimpan cadangan makanan sebagai lemak, minyak,
dan polisakarida yang disebut laminarin
• Dinding mengandung silika terhedrasi
• Diatom memiliki cangkang ganda berpori dan sebagai
komunikasi antara interior dan lingkungan
Contoh
Macam-macam Reproduksi

 Sistem reproduksi alga tidak dilengkapi dengan


jaringan sel sel steril. Embrio tidak dibentuk di
dalam suatu jaringan pelindung khusus yang
dihasilkan induk
 Alga bereproduksi secara
o Vegetatif
o Seksual
o dan aseksual
Macam-macam Reproduksi

Vegetatif
Sel terbagi / Aseksual Seksual gamet;
fragmentasi Zoospore Isogami
-bagian dari setelah Anisogami
filamen kehilangan Oogami
memisahkan flagelnya,
diri dari membentuk
induk dan filamen baru
membentuk (no sexual
individu baru fusion)
Reproduksi

 Isogami – kedua gamet memiliki


flagel dan memiliki kesamaan ukuran
dan morfologi
 Anisogami – gamet memiliki flagel
tapi tidak memiliki kesamaan bentuk
dan ukuran. Salah satu gamet tersebut
lebih kecil dari gamet yang lain
 Oogami - gamet berflagel (sperm)
melakukan persatuan dengan gemet
yang lebih besar, non-flagellated
gamet (ovum)
Manfaat Alga
 Sebagai sumber makanan dan pelengkap /
suplemen makanan / bahan baku pembuatan
polisakarida (agar, karaginan, alginat)
 Sebagai media agrikultur (marinkultur)
 Sebagai sumber minyak bumi
 Sebagai bahan baku pembuatan funori
 Sebagai antibiotik
 Penanggulangan limbah dan reklamasi tanah
Manfaat Alga

 Sumber makanan ikan


 Sebagai penghasil bioetanol dan biodiesel
 Sebagai adsorben logam berat
 Sebagai senyawa bioaktif
 Pembuatan coklat
 Bahan untuk mengecek hepatitis
 Sebagai obat luka borok