You are on page 1of 14

STIKES BHAMADA SLAWI PRODI SARJANA KEPERAWATAN & PENDIDIKAN PROFESI NERS

STIKES BHAMADA SLAWI PRODI SARJANA KEPERAWATAN & PENDIDIKAN PROFESI NERS PENGARUH BERMAIN TERAPEUTIK CLAY TERHADAP TINGKAT

PENGARUH BERMAIN TERAPEUTIK CLAY TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH SAAT TINDAKAN INJEKSI DI RUANG

ANGGREK RSUD DR. SOESELO SLAWI

Disusun oleh:

Ayu Mey Fahmy Fardlillah

Latar Belakang

Bermain Terapeutik Bermain pada anak usia prasekolah

Latar Belakang Bermain Terapeutik Bermain pada anak usia prasekolah Permainan clay Kecemasan Saat injeksi Studi Pendahuluan
Latar Belakang Bermain Terapeutik Bermain pada anak usia prasekolah Permainan clay Kecemasan Saat injeksi Studi Pendahuluan

Permainan clay

Latar Belakang Bermain Terapeutik Bermain pada anak usia prasekolah Permainan clay Kecemasan Saat injeksi Studi Pendahuluan

Kecemasan

Latar Belakang Bermain Terapeutik Bermain pada anak usia prasekolah Permainan clay Kecemasan Saat injeksi Studi Pendahuluan

Saat injeksi

Latar Belakang Bermain Terapeutik Bermain pada anak usia prasekolah Permainan clay Kecemasan Saat injeksi Studi Pendahuluan

Studi Pendahuluan

TUJUAN PENELITIAN
TUJUAN
PENELITIAN
Menganalisis tingkat kecemasan anak usia prasekolah sebelum diberikan bermain terapeutik clay saat tindakan injeksi.
Menganalisis tingkat kecemasan
anak usia prasekolah sebelum
diberikan bermain terapeutik clay
saat tindakan injeksi.

Menganalisis tingkat kecemasan

anak usia prasekolah sesudah diberikan bermain terapeutik clay saat tindakan injeksi.

Menganalisis perbedaan anak usia

prasekolah sebelum dan sesudah diberikan bermain terapeutik clay saat tindakan injeksi.

MANFAAT PENELITIAN
MANFAAT
PENELITIAN

Manfaat Aplikatif

Diharapkan dapat memberikan informasi dan

pengetahuan tentang pengaruh metode bermain clay terhadap tingkat kecemasan anak saat tindakan injeksi yang dapat mempercepat proses penyembuhan anak

Manfaat Keilmuan

diharapkan dapat memberikan masukan bagi pelayanan

kesehatan khususnya asuhan keperawatan pada anak.

Manfaat Metodologi

diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi peneliti selanjutnya

Bermain Terapeutik Clay

Tujuan Bermain Terapeutik Clay 1. pertumbuhan dan perkembangan 2. Mengekspresikan perasaan, keinginan dan fantasi, serta ide-idenya.
Tujuan Bermain Terapeutik Clay
1.
pertumbuhan dan perkembangan
2.
Mengekspresikan perasaan, keinginan dan
fantasi, serta ide-idenya.
3.
Mengembangkan kreativitas dan
kemampuan memecahkan masalah.
4.
beradaptasi secara efektif terhadap stress
Supartini (2012)
Bermain Terapeutik Clay Tujuan Bermain Terapeutik Clay 1. pertumbuhan dan perkembangan 2. Mengekspresikan perasaan, keinginan dan
melatih keterampilan fisik dengan tangan
melatih keterampilan fisik
dengan tangan
Membantu anak dalam melatih imajinasi dan kemampuan kognitif lainnya
Membantu anak dalam melatih
imajinasi dan kemampuan
kognitif lainnya
Membantu anak untuk tenang disaat frustasi atau marah.
Membantu anak untuk tenang
disaat frustasi atau marah.

Fungsi Bermain Terapeutik Clay Diantaranya :

Perkembangan social, Perkembangan kesadaran diri, Perkembangan Moral, Bermain sebagai terapi dan Menyenangkan.
Perkembangan social,
Perkembangan kesadaran diri,
Perkembangan Moral, Bermain
sebagai terapi dan
Menyenangkan.

Suherman (2008)

. Tata Cara Penggunaan Clay / Lilin malam
.
Tata Cara Penggunaan Clay / Lilin malam

1. Clay / Lilin malam dapat disimpan dalam wadah.

  • 2. Cuci tangan

  • 3. Dibentuk sesuai dengan keinginan

atau imajinasi anak. 4.Cuci tangan kembali.

Cara Bermain Menggunakan Clay/ Lilin 1. dibagikan clay atau lilin malam. 2. bentuk clay itu sekreatif
Cara Bermain
Menggunakan Clay/ Lilin
1.
dibagikan clay atau lilin
malam.
2.
bentuk clay itu
sekreatif mungkin.
3.
Kreasi bisa berbentuk
tanduk, pesawat,
mobil, senjata dan lain
sebagainya.
4.
memberikan
keterangan mengenai
hasil karyanya tersebut

TINGKAT KECEMASAN ANAK PRASEKOLAH SAAT DI INJEKSI

Klasifikasi Kecemasan
Klasifikasi
Kecemasan

Kecemasan Ringan

Kecemasan Sedang

Kecemasan Berat

Kecemasan Sangat Berat / Panik

Tanda dan gejala kecemasan : 1. Fisik 2. Mental
Tanda dan gejala
kecemasan :
1.
Fisik
2.
Mental
Anak Usia Prasekolah yang di rawat di Rumah Sakit
Anak Usia
Prasekolah yang di
rawat di Rumah Sakit
Tanda dan gejala kecemasan : 1. Fisik 2. Mental Anak Usia Prasekolah yang di rawat di
Tanda dan gejala kecemasan : 1. Fisik 2. Mental Anak Usia Prasekolah yang di rawat di
Faktor-faktor gangguan penyebab kecemasan Faktor internal 1. Pengalaman 2. Respon terhadap stimulus 3. Usia 4. Genjer
Faktor-faktor gangguan
penyebab kecemasan
Faktor internal
1.
Pengalaman
2.
Respon terhadap
stimulus
3.
Usia
4.
Genjer
Faktor eksternal
1.
Dukungan keluarga
2.
Kondisi lingkungan
Faktor yang mempengaruhi aktivitas bermain : 1. Kesehatan 2. Intelegensi 3. Jenis kelamin 4. Lingkungan 5.
Faktor yang
mempengaruhi
aktivitas
bermain :
1.
Kesehatan
2.
Intelegensi
3.
Jenis kelamin
4.
Lingkungan
5.
Status sosial
ekonomi
Dampak negatif kecemasan terutama pada anak : 1. Memperlambat proses penyembuhan 2. Menurunkan semangat untuk cepat
Dampak negatif
kecemasan terutama
pada anak :
1.
Memperlambat
proses penyembuhan
2.
Menurunkan
semangat untuk cepat
sembuh
3.
Tidak kooperatifnya
anak terhadap
tindakan
keperawatan.
Tanda dan gejala kecemasan : 1. Fisik 2. Mental Anak Usia Prasekolah yang di rawat di
Tanda dan gejala kecemasan : 1. Fisik 2. Mental Anak Usia Prasekolah yang di rawat di

Sumber : Hidayat (2009), Narayan (2009), Keliat (2011), Lestary (2013).

Kerangka

Teori

Kategori bermain : Bermain aktif 1. Balok-balok 2. Mewarnai gambar 3. Puzzle 4. Clay/lilin malam 5.
Kategori bermain :
Bermain aktif
1.
Balok-balok
2.
Mewarnai gambar
3.
Puzzle
4.
Clay/lilin malam
5.
tali
Bermain pasif
1.
Menonton tv
2.
Membaca buku

Kerangka konsep

Variabel bebas

Bermain terapeutik clay

Variabel Terikat

Kerangka konsep Bermain terapeutik Variabel Terikat Tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat tindakan injeksi  Ho

Tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat tindakan injeksi

  • Ho =Tidak ada pengaruh bermain terapeutik clay terhadap tingkat

kecemasan pada anak usia pra sekolah saat tindakan injeksi.

  • Ha = Ada pengaruh bermain terapeutik clay terhadap tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah saat tindakan injeksi

Jenis & Rancangan Penelitian Kuantitatif Desain Penelitian Pra Eksperimental One group pretest-postest design
Jenis
& Rancangan
Penelitian
Kuantitatif
Desain Penelitian
Pra Eksperimental
One group
pretest-postest
design

Metode penelitian

Alat Pengumpulan Data Lembar Observasi 5 gambar raut muka Faces anxiety scale for children (Mc Murtry
Alat Pengumpulan
Data
Lembar Observasi 5
gambar raut muka
Faces anxiety scale for
children
(Mc Murtry 2010).
Cara Pengumpulan Data Tahap Persiapan Tahap Pelaksanaan
Cara
Pengumpulan
Data
Tahap
Persiapan
Tahap
Pelaksanaan

Populasi

anak usia prasekolah yang sedang di rawat di ruang Anggrek RSUD dr. Soeselo

Slawi tahun 2018 dan sejumlah 32 anak, data tersebut diperoleh dari hasil

observasi pada bulan Maret.

.

Sampel Sampel yang digunakan adalah Sampling Kuota

Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di ruang Anggrek RSUD dr. Soeselo

Slawi pada bulan Mei dan Juni

Definisi operasional, Variabel penelitian dan Skala pengukuran

Variabel

Definisi operasional

Alat ukur

Hasil ukur

Skala

Bermain terapeutik clay

Kegiatan bermain yang dilakukan oleh anak dengan prosedur :

-

Perlakuan

-

Dibagikan clay atau lilin malam. Membentuk clay

itu sekreatif mungkin dan

dibentuk sesuai dengan

keinginan atau imajinasi anak.

Tingkat

Rasa cemas untuk

Observasi

  • 0 = tidak cemas

Ordinal

kecemasan

mengetahui tingkat kecemasan anak usia

  • 1 = kecemasan ringan

prasekolah saat tindakan

  • 2 = kecemasan

injeksi, cara mengukur

sedang

tingkat kecemasan.

  • 3 = kecemasan berat

  • 4 = panic

Analisa Data Teknik Pengolahan Data Analisa Univariat Analisa Bivariat Editing, Coding, Entry data, Tabulating, Scoring &
Analisa Data
Teknik Pengolahan Data
Analisa Univariat
Analisa Bivariat
Editing, Coding, Entry data,
Tabulating, Scoring & Cleaning
Analisis univariat disajikan
untuk mendeskripsikan
Analisa bivariat yang
variabel bebas dan variabel
terikat dengan menggunakan
tabel distribusi yang
konfirmasinya dalam bentuk
digunakan dalam uji
statistik dengan rumus chi –
square.
presentase
Menghormati privasi dan Menghormati harkat dan martabat manusia (respect for human dignity) kerahasiaan subjek penelitian (respect
Menghormati privasi dan
Menghormati harkat
dan martabat manusia
(respect for human
dignity)
kerahasiaan subjek
penelitian (respect for
privacy and
confidentiality).
Etika
Penelitian
Prinsip Etika Berbuat Baik (
Beneficence)