You are on page 1of 11

Mitigasi Laut

Pengertian Mitigasi
Mitigasi adalah upaya mengurangi dampak
kerusakan lingkungan.
Di laut terdapat beberapa kerusakan
lingkungan seperti kebakaran di tempat
pengeboran minyak yang mengakibatkan
tumpahnya minyak ke laut yang menyebabkan
terjadinya kerusakan ekosistem laut. Sehingga
dibutuhkan upaya untuk mengurangi dampak
kerusakan lingkungan.
Pencemaran laut didefinisikan sebagai
peristiwa masuknya partikel kimia, limbah
industri, limbah pertanian dan perumahan,
kebisingan, atau penyebaran organisme invasif
(asing) ke dalam laut, yang berpotensi
memberi efek berbahaya.
sumber-sumber polutan,yaitu :
Aktivitas di darat
Aktivitas di laut
Contoh aktivitas di darat :

• Penebangan hutan
• Buangan limbah industri,limbah pertanian, limbah cair
domestik, limbah padat
• Konversi lahan mangrove dan lamun (mangrove and
swamp conversion).
Contoh aktivitas di laut :
• Perkapalan
• Dumping di laut
• Pertambangan
• Eksplorasi dan eksploitasi minyak
• Budidaya laut
• Perikanan
Salah satu sumber utama pencemaran minyak di laut:
– kebocoran kapal
– supertanker minyak
Aktivitas manusia merupakan penyebab
utama dari terjadinya polusi laut dunia. Lebih
dari 80 persen polusi laut yang terjadi pada
lautan berasal dari aktivitas yang terjadi di
darat. Mulai dari hancurnya terumbu karang,
penumpukan sampah, timbunan zat kimia
berbahaya, sampai peningkatan suhu
permukaan laut sehingga mengakibatkan
tidak seimbangnya ekosistem yang ada di
laut.
Pengolahan dan tanggung jawab atas limbah yang dihasilkan
mempunyai dasar hukum yaitu :
• Undang-undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan
• Undang-undang No. 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup
• Undang-undang No. 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah
• Peraturan Pemerintah No. 10 jo No. 19 tahun 1999 tentang Pengendalian
Pencemaran dan/atau Perusakan Laut
• Peraturan Pemerintah No. 18 jo No. 85 tahun 1999 tentang Limbah Bahan
Berbahaya dan Beracun
• Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2001 tentang Pengelolan Kualitas Air
dan Pengendalian Pencemaran Air
• Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 51 tahun 2004 tentang
Baku Mutu Air Laut
• International Health Regulation 2005
• International Convention for the Prevention of Marine Pollution from
Ships, 1973 as modified by the Protocol of 1978 relating thereto (MARPOL
73/78)
• BASEL CONVENTION COP 9 DI BALI (23 – 28 JUNI 2008)
Ada beberapa cara/upaya yang dapat dilakukan untuk
mengurangi kerusakan lingkungan laut,yaitu :
• Dirikan taman laut untuk melindungi keberadaan biota laut.
• Kurangi cara-cara menangkap ikan yang merusak seperti
trawling.
• Cegah penggunaan sonar pada kapal militer yang dapat
membahayakan atau dapat membunuh biota dan mamalia
laut.
• Bantu nelayan untuk mengelola kehidupannya dengan cara-
cara yang ramah lingkungan.
• Tingkatkan penghijauan pada daerah pantai dengan
menanam tanaman seperti mangrove, bakau guna
menstabilkan habitat laut dan meningkatkan populasi ikan
di laut.
Contoh pencemaran di laut :

Tumpahan minyak ke dalam lautan


Akibat yang terjadi pada biota laut :

Pengaruh terhadap makhluk hidup di laut Pengaruh terhadap ekosistem pantai


Upaya untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan :

Robot ikan
teknologi ciptaan para
peneliti inggris untuk
mendeteksi polusi yang
terjadi di lautan