You are on page 1of 14

OM SWASTYASTU

JENIS-JENIS WIRAUSAHA DALAM


BIDANG KESEHATAN/KEPERAWATAN
◦ OLEH KELOMPOK 2

◦ LUH EKA DESRIANA PUTRI P07120216047


◦ INDAH CANTIKA WAHADI P07120216048
◦ NI PUTU AYU SUCITA DEWI P07120216049
◦ NI PUTU INDAH PRASTIKA DEWI P07120216050
◦ NI PUTU NATIYA GIYANTI P07120216051
◦ FENDY ANUGRAH PRATAMA P07120216052
Kewirausahaan Dalam Keperawatan
◦ SECARA KONSEPTUAL NURSEPRENEUR TERMASUK DALAM PENGEMBANGAN KARIR DARI
PERAN DAN FUNGSI PERAWAT. PENGEMBANGAN KARIR TERSEBUT DAPAT MENJADI
PENGELOLA KLINIK ATAU SARANA KESEHATAN LAINNYA.

◦ NURSE ENTREPRENEUR ADALAH PERAWAT YANG MEMPERKERJAKAN DIRINYA SENDIRI


(SELF-EMPLOYED), BERTANGGUNGGUGAT/AKUNTABEL LANGSUNG KEPADA KLIEN
PENERIMA PELAYANAN JASA.

◦ NURSE ENTRAPRENEUR ADALAH PERAWAT YANG MENDAPATKAN PENGHASILAN KARENA


MENGEMBANGKAN, MEMPROMOSIKAN, DAN MEMBERIKAN PROGRAM
KESEHATAN/KEPERAWATAN YANG INOVATIF ATAU KEGIATAN PENGEMBANGAN DI
BERBAGAI TATANAN PELAYANAN KESEHATAN TERTENTU .
◦ PERAWAT DALAM ENTREPRENEURSHIP MEMBERIKAN BANTUAN BAGI SESEORANG YANG
MENGALAMI KELEMAHAN KARENA KETIDAKMAMPUAN, KETIDAKTAHUAN, DAN
KETIDAKMAUAN UNTUK HIDUP SECARA MANDIRI DAN MELAKUKAN KEGIATAN HIDUP SEHARI-
HARI. BANTUAN DIARAHKAN PADA PEMBERIAN PELAYANAN KESEHATAN UTAMA DALAM UPAYA
MENGHASILKAN SUATU PERUBAHAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN UNTUK
MEMAMPUKAN SEMUA ORANG MENCAPAI KEHIDUPAN YANG PRODUKTIF.
◦ KEWIRAUSAHAAN DALAM KEPERAWATAN AKAN BAIK UNTUK PERAWAT PROFESSIONAL
DAN PERUSAHAAN PELAYANAN KESEHATAN, KARENA AKAN MENCIPTAKAN
KEMANDIRIAN DAN TERMOTIVASI UNTUK BERPIKIR, LEBIH PRODUKTIF, KREATIF, DAN
LEBIH DAPAT BERSAING DALAM PEMASARANNYA. MEREKA AKAN SEPERTI
PERUSAHAAN LAINNYA MEMPUNYAI KEINGINAN YANG TINGGI UNTUK MENGONTROL
KARIERNYA SENDIRI (ICN, 2004).
JENIS-JENIS KEWIRAUSAHAAN
◦ BIDANG PELAYANAN KEPERAWATAN

1. HOME CARE

MENURUT DEPARTEMEN KESEHATAN (2002) MENYEBUTKAN BAHWA HOME CARE ADALAH


PELAYANAN KESEHATAN YANG BERKESINAMBUNGAN DAN KOMPREHENSIF YANG
DIBERIKAN KEPADA INDIVIDU DAN KELUARGA DI TEMPAT TINGGAL MEREKA YANG
BERTUJUAN UNTUK MENINGKATKAN, MEMPERTAHANKAN ATAU MEMULIHKAN
KESEHATAN ATAU MEMAKSIMALKAN TINGKAT KEMANDIRIAN DAN MEMINIMALKAN
AKIBAT DARI PENYAKIT.
◦ TUJUAN UMUM DARI HOME CARE ADALAH UNTUK MENINGKATKAN,
MEMPERTAHANKAN ATAU MEMAKSIMALKAN TINGKAT KEMANDIRIAN, DAN
MEMINIMALKAN AKIBAT DARI PENYAKIT UNTUK MENCAPAI KEMAMPUAN INDIVIDU
SECARA OPTIMAL SELAMA MUNGKIN YANG DILAKUKAN SECARA KOMPREHENSIF DAN
BERKESINAMBUNGAN.

◦ SEDANGKAN, TUJUAN KHUSUS DARI HOME CARE ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

TERPENUHI KEBUTUHAN DASAR (BIO-PSIKO-SOSIAL-SPIRITUAL) SECARA MANDIRI.

MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KELUARGA DALAM PEMELIHARAAN KESEHATAN.

MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN DIRUMAH


◦ PRINSIP DARI HOME CARE

PENGELOLAAN HOME CARE DILAKSANAKA OLEH PERAWAT/ TIM

MENGAPLIKASIKAN KONSEP SEBAGAI DASAR MENGAMBIL KEPUTUSAN DALAM PRAKTIK.

MENGUMPULAN DATA SECARA SISTEMATIS, AKURAT DAN KOMREHENSIF.

MENGGUNAKAN DATA HASIL PENGKAJIAN DALAM MENETAKAN DIAGNOSA


KEPERAWATAN.

MENGEMBANGKAN RENCANA KEPERAWATAN DIDASARKAN PADA DIAGNOSA


KEPERAWATAN.
◦ RUANG LINGKUP ATAU BIDANG PELAYANAN DALAM HOME CARE MELIPUTI:

PELAYANAN MEDIK DAN ASUHAN KEPERAWATAN

PELAYANAN SOSIAL DAN UPAYA MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG TERAPEUTIK

PELAYANAN REHABILITASI DAN TERAPI FISIK

PELAYANAN INFORMASI DAN RUJUKAN

PENDIDIKAN, PELATIHAN DAN PENYULUHAN KESEHATAN


◦ PERAN DAN FUNGSI PERAWAT DALAM HOME CARE :

1. SEBAGAI MANAJER KASUS DALAM MENGELOLA DAN MENGKOLABORASIKAN


PELAYANAN, DENGAN FUNGSI:

◦ MENGIDENTIFIKASI KEBUTUHAN PASIEN DAN KELUARGA.

◦ MENYUSUN RENCANA PELAYANAN

◦ MENGKOORDINIR AKTIFITAS TIM

◦ MEMANTAU KUALITAS PELAYANAN


2. SEBAGAI PELAKSANA DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN LANGSUNG DAN
MENGEVALUASI PELAYANAN YANG DIBERIKAN, DENGAN FUNGSI:

◦ MELAKUKAN PENGKAJIAN KOMPREHENSIF

◦ MENETAPKAN MASALAH

◦ MENYUSUN RENCANA KEPERAWATAN

◦ MELAKUKAN TINDAKAN PERAWATAN


2. KONSULTAN KEPERAWATAN

◦ KONSULTAN ADALAH SEORANG TENAGA PROFESIONAL YANG MENYEDIAKAN JASA NASIHAT


AHLI DALAM BIDANG KEAHLIANNYA.

◦ KONSULTAN DAPAT MEMBANTU DAN MEMOTIVASI KLIEN UNTUK LEBIH


BERTANGGUNGJAWAB TERHADAP DIRINYA SENDIRI DALAM MENGATASI MASALAHNYA.

◦ RUANG LINGKUP KONSELING

1. DALAM KONSELING, KLIEN TIDAK DIANGGAP SEBAGAI ORANG YANG SAKIT MENTAL,
TETAPI DIPANDANG SEBAGAI ORANG YANG MEMILIKI KEMAMPUAN UNTUK MEMILIH TUJUAN,
MEMBUAT KEPUTUSAN DAN SECARA UMUM MENERIMA TANGGUNG JAWAB DARI TINGKAH
LAKU DAN PERKEMBANGANNYA DIKEMUDIAN HARI
2. KONSELING BERFOKUS PADA SAAT INI DAN MASA DEPAN, TIDAK
BERFOKUS PENGALAMAN MASA LALUNYA.

3. KLIEN ADALAH KLIEN, BUKAN PASIEN.

4. KONSELOR SECARA MORAL, TIDAK NETRAL.

5. KONSELOR MEMFOKUSKAN PADA PERUBAHAN TINGKAH LAKU DAN BUKAN HANYA


MEMBUAT KLIEN MENJADI SADAR
KRITERIA KONSELOR / KONSULTAN

◦ MENDEFINISIKAN PERANNYA SECARA JELAS

◦ MENAWARKAN LAYANAN YANG UNIK

◦ MEMILIKI PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN KHUSUS

◦ MEMILIKI KODE ETIK YANG JELAS

◦ MEMILIKI HAK UNTUK MENAWARKAN LAYANAN KEPADA MASYARAKAT SESUAI


DENGAN DESKRIPSI PROFESINYA.

◦ MEMILIKI KEMAMPUAN UNTUK MEMONITOR PRAKTIK PROFESINYA