You are on page 1of 20

ABSES

Nama
Kelompok

1 Khoirotun Nisa’

2 Mohammad Yamin

3 Ega Mawarni

Prodi : D4 Alih Jenjang Keperawatan Gigi Surabaya


Abses

Pengertian

Pengumpulan nanah yang telah


menyebar dari sebuah gigi ke jaringan
di sekitarnya, biasanya berasal dari
suatu infeksi
Masuk secara
dentogen

Penyebab

Masuk secara
non dentogen
Submandibular Abses

Sublingual Abses

Periodontal Abses

Macam
Perimandibular Abses

Phlegmon / Celluitis

Dentoalveolar abses
Submandibular Abses
Sublingual Abses
Periodontal Abses
Perimandibular Abses
Phlegmon / Celluitis
Dentoalveolar Abses
Gambaran Klinis
Kegawatdaruratan Abses

Pada pemeriksaan tampak pembengkakan disekitar gigi yang sakit. Bila abses

terdapat di gigi depan atas, pembengkakan dapat sampai ke kelopak mata,

sedangkan abses gigi belakang atas menyebabkan bengkak sampai ke pipi. Abses

gigi bawah menyebabkan bengkak sampai ke dagu atau telinga dan submaksilaris.

Pasien kadang demam, kadang tidak dapat membuka mulut lebar.

Gigi goyah dan sakit saat mengunyah.


Tanda

Daerah yang Berwarna


membengkak Kemerahan
Suhu meningkat Rasa Sakit

Bila sudah matang


Fungsiolesa terasa adanya fluktasi
Bila penyebabnya dari
dalam mulut

Trismus (kadang-
Halitosis
kadang)
Penatalaksanaan:

1. Pasien dianjurkan berkumur dengan air garam hangat.

2. Jika abses meluas dapat diberikan:

a. Dewasa : Amoksisilin 500 mg dan Metronidazol 500 mg setiap 8 jam

b. Anak : Amoksisilin 10-15 mg/kgbb, setiap 6-8 jam

c. Simtomatik: Parasetamol atau ibuprofen atau asam mefenamat

1. Dewasa : 500 mg setiap 6-8 jam

2. Anak : 10-15 mg/kgbb, setiap 6-8 jam

3. Bila tidak ada dokter gigi, maka dirujuk ke dokter gigi untuk penanganan selanjutnya sesuai dengan indikasi.

4. Bila ada dokter gigi dengan fasilitas memadai, maka dapat dilakukan tindakan lebih lanjut sesuai kompetensi

dokter gigi.
Cara
Pengobatan
selanjutnya
Cara
Cara
Perawatan
Penanganan

Insisi
Insisi
Contoh proses Insisi
TERIMA KASIH