You are on page 1of 24

ASUHAN KEPERAWATAN

LANSIA DENGAN
GANGGUAN PSIKO SOCIAL
DAN SPIRITUAL
MATERI PEMBAHASAN

Konsep Gangguan
Lansia Psikologi

Gangguan Gangguan
Psikososial Spiritual
KONSEP LANSIA
Lansia Adalah Periode Dimana Organisme
Telah Mencapai Kemasakan Dalam Ukuran Dan
Fungsi Dan Juga Telah Menunjukkan
Kemunduran Sejalan Dengan Waktu. Ada
Beberapa Pendapat Mengenai “Usia Kemunduran”
Yaitu Ada Yang Menetapkan 60 Tahun, 65 Tahun
Dan 70 Tahun.
TIPOLOGI MANUSIA LANJUT USIA
1
Mandiri
2
Tidak Puas

3
Pasrah

4
Bingung
MASALAH PSIKOLOGI
PADA LANSIA
Kepribadian Individu Yang Terdiri Atas
Motivasi Dan Intelegensi Dapat Menjadi
Karakteristik Konsep Diri Dari Seorang Lansia
Yang Positif Dapat Menjadikan Seorang Lansia
Mampu Berinteraksi Dengan Mudah
Terhadap Nilai-nilai Yang Ada Ditunjang Dengan
Status Sosialnya.
MASALAH PSIKOLOGI PADA LANSIA

Demensia
Liftiah (2009:218) Mengemukakan Bahwa Demensia
Merupakan Gangguan Kognitif, Meliputi
Berkurangnya Ingatan Secara Bertahap,
Ketidakmampuan Mempelajari Informasi Baru,
Kemampuan Berkomunikasi, Berpendapat, Dan
Koordinasi Motorik.

Disebabkan Oleh Perubahan Pada Otak Yang Tidak Dapat Dipulihkan Meliputi Penyakit Dan
Kematian Jaringan Otak.
Alzheimer
Papalia Dan Feldman (2014:242)
Mengemukakan Bahwa Penyakit Alzheimer Secara
Perlahan Merampas Kecerdasan, Keawasan, Dan
Bahkan Kemampuan Penderitanya Untuk
Mengontrol Fungsi Tubuh Mereka Dan Pada
Akhirnya Menyebabkan Kematian.

Pembentukan Darah Yang Mengeras Pada Bagian Otak, Dan Menghancurkan Neuron
Disekitarnya.
Anxietas

Liftiah (2009:63) Mengemukakan Bahwa Anxietas


Merupakan Perasaan Khawatir Yang Tidak Nyata,
Tidak Masuk Akal, Tidak Sesuai, Yang Berlangsung
Intens, Atas Dasar Prinsip Yang Terjadi Dan Nyata.

Davison, Neale, Dan Kring (2014:764) Mengemukakan Bahwa Masalah Kecemasan Lansia Sering Kali
Dihubungkan Dengan Penyakit Medis.
Parkinson

Santrock (2012:197) Mengemukakan


Bahwa Parkinson Merupakan Penyakit
Kronis Dan Progresif Yang Ditandai
Oleh Gemetar Pada Otot, Gerakan
Yang Melambat, Kelumpuhan
Sebagian Wajah.
Gangguan
Tidur
Dement (Davison, Neale, Dan Kring, 2014:774)
Mengemukakan Bahwa Masalah Tidur Yang Paling
Sering Dialami Oleh Lansia Adaah Sering Terjaga Pada
Malam Hari, Sering Terbangun Pada Dini Hari,
Sulit Untuk Tidur, Dan Rasa Lelah Yang Amat Sangat
Di Siang Hari.

Disebabkan Oleh Penyakit, Obat-obatan, Kafein, Stres, Kecemasan, Depresi, Kurang Beraktivitas, Dan
Kebiasaan Tidur Yang Buruk.
MASALAH PSIKOSOSIAL
PADA LANSIA
Lansia Yang Tidak Mencapai Integritas Menarik Diri
Diri Akan Merasa Putus Asa Dan Interaksi Sosial
Menyesali Masa Lalunya Karena Tidak
Merasakan Hidupnya Bermakna
Isolasi Sosial
(Anonim, 2006).
FAKTOR PREDISPOSISI FAKTOR PRESIPITASI
Kegagalan Perkembangan Yang Dapat Menurunnya Stabilitas Keluarga
Mengakibatkan Individu Tidak Percaya Diri, Dan Berpisah Karena Meninggal Dan
Tidak Percaya Orang Lain, Ragu Takut Faktor Psikologis Seperti Berpisah
Salah, Putus Asa Terhadap Hubungan Dengan Orang Yang Terdekat Atau
Dengan Orang Lain, Menghindar Dari Kegagalan Orang Lain Untuk
Orang Lain, Tidak Mampu Merumuskan Bergantung, Merasa Tidak Berarti
Keinginan Dan Merasa Tertekan. Dalam Keluarga
PERUBAHAN PSIKOSOSIAL LANSIA
Kesepian Kecemasan Depresi
Mengalami Perubahan Situasi, Lansia Yang Cemas Berat Status Perkawinan, Dimana Lansia Yang
Menghadapi Kematian Tidak Menikah/Tidak Pernah Menikah Lebih
Yaitu Ditinggal Wafat Pasangan
Dikarenakan Takut Akan Tinggi Berisiko Mengalami Depresi, Hal
Hidup (Suami Dan Atau Istri), Kematian Itu Sendiri, Takut Tersebut Dikarenakan Orang Lanjut Usia

Dan Hidup Sendirian Karena Mati Karena Banyak Tujuan Hidup Yang Berstatus Tidak Kawin Sering
Yang Belum Tercapai, Juga Merasa Kehilangan Dukungan Yang Cukup
Anaknya Tidak Tinggal Satu
Cemas Karena Sendirian Dan Besar (Dalam Hal Ini Dari Orang Terdekat
Rumah.
Tidak Akan Ada Yang Menolong Yaitu Pasangan) Yang Menyebabkan Suatu
Saat Sekarat Keadaan Yang Tidak Menyenangkan Dan
Kesendirian
DIAGNOSA KEPERAWATAN PSIKOSOSIAL
1) Harga Diri Rendah Berhubungan Dengan
Merasakan/Mengantisipasi Kegagalan Pada Peristiwa-peristiwa
Kehidupan.

2) Koping Individu Tidak Efektif Berhubungan Dengan


Ketidakseimbangan Sistem Saraf; Kehilangan Memori;
Ketidakseimbangan Tingkah Laku Adaptif Dan Kemampuan
Memecahkan Masalah.

3) Ansietas Berhubungan Dengan Krisis Situasional/Maturasional.


4) Ketidakpatuhan Berhubungan Dengan Sistem Penghargaan
Pasien; Keyakinan Kesehatan,nilai Spiritual, Pengaruh Kultural.
MASALAH SPIRITUAL
PADA LANSIA
SPIRITUAL
Keyakinan Dalam Hubungannya
Dengan Yang Maha Kuasa

Kebutuhan Spiritual Dapat Memenuhi Kebutuhan


Untuk Mencarai Anti Dan Tujuan Hidup, Kebutuhan
Untuk Mencintai Dan Dicintai, Rasa Keterikatan Dan
Kebutuhan Untuk Memberikan Dan Mendapatkan
Maaf.
PERKEMBANGAN SPIRITUAL PADA LANSIA

1) Lebih Banyak Waktu Untuk Benibadah


2) Perasaan Kehilangan Karena Pension
3) Berperan Aktif Dalam Kehidupan Dan Merasa Berharga
4) Lebih Dapat Menerima Kematian Sebagai Sesuatu
Yang Tidak Dapat Ditolak
MASALAH SPIRITUAL LANSIA
Pada Lansia Dengan Tingkat Spiritual
Yang Tinggi Maka Akan Dapat Menerima
Kenyataan Yang Akan Diterimanya Nanti Dan Siap
Dalam Menghadapi Kematian, Sedangkan Pada DISTRESS
Lansia Dengan Tingkat Spiritual Yang Rendah
Maka Mereka Akan Sulit Dalam Menerima SPIRITUAL
Keadaan Yang Menimbulkan Kemungkinan Terburuk
Yaitu Menyalahkan Takdir Allah Swt.
Menurut NANDA 2003, Mengakui Tiga Diagnosis Yg Berhubungan Dengan Spiritual:

• Distress Spiritual Adalah Hambatan Kemampuan Untuk Mengalami Dan Mengintegrasikan Makna Dan Tujuan Dalam Hidup

Melalui Hubungan Dengan Diri Sendiri, Orang Lain, Music, Seni, Buku, Alam, Ataupun Dengan Tuhan Yang Maha Esa.

• Distress Spiritual, Risiko Adalah Beresiko Terhadap Hambatan Kemampuan Untuk Mengalami Dan Megintrasikan Makna Dan

Tujuan Dan Tujuan Dalam Hidup Melalui Hubungan Diri Sendiri, Orang Lain, Seni, Musik, Buku, Alam, Ataupun Dengan Tuhan

Yang Maha Esa.

• Kesiapan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Spiritual Adalah Kemampuan Untuk Mengalami Dan Mengintegrasikan Makna Dan

Tujuan Hidup Melalui Hubungan Dengan Diri Sendiri, Orang Lain, Seni, Music, Buku, Alam, Ataupun Demgam Tuhan Yang

Maha Esa Dan Dapat Ditingkatkan.


DIAGNOSA KEPERAWATAN SPIRITUAL
1
Distress Spiritual

2
Resiko Distress Spiritual

3
Kesiapan untuk meningkatkan
kesejahteraan spiritual
TERIMAKASIH
SEMOGA BERMANFAAT