You are on page 1of 15

Rida’ Millati

• Efek fungsi jantung


• Efek pada tekanan darah
Sistem
• Efek pada respons gerak badan
kardiovas
kuler • Efek peredaran darah

• Stroke
Sistem • Sakit kepala
neurologi

• PPOK
• TBC
Sistem
• Influenza
pernafasa
n • Pneumonia
Sistem • Efek pada komunikasi
Pengindraan • Efek pd gangguan pendengaran dan
kesehatan secara umum
pendengaran

Sistem • Efek pada keamanan dan kegiatan


sehari-hari
Penginderaan • Efek pada kualitas hidup
penglihatan • Kondisi patologis (katarak, glaukoma)

Sistem • Perubahan fungsi mulut


Pencernaan & • Status gizi dan perubahan berat badan
Nutrisi • Perubahan Kualitas hidup
Risiko tinggi thd • Iskemia miokardia
penurunan curah
jantung • Hipertrofi atau kekakuan ventrikuler

• Keletihan atau kelemahan


• Frekuensi nada dan perubahan TD
Intoleransi Aktivitas
respon aktivitas
• Dispnea saat beraktivitas
• Nyeri berdenyut
Nyeri • Kesulitan menggerakkan kepala
• Kaku di leher

Perubahan nutrisi lebih • Makan berlebih pada malam hari


dari kebutuhan tubuh
• BB 10-20% lebih dr BB ideal
(Obesitas / berat
Badan berlebih) • Disfungsi pola makan
Stroke • Perubahan perfusi jaringan serebral
• Kerusakan mobilitas fisik

Sakit
• Nyeri akut
• Resiko tinggi terhadap
ketidakefektifan koping individual
Kepala • Kurang pengetahuan mengenai
kondisi, prognosis, dan pengobatan
Ketidakefektifan bersihan
jalan nafas

Batuk
sianosis, Bunyi dengan
Kesulitan Perbahan
dispneu, nafas atau tanpa
bernafas kedalaman
takipnea abnormal produksi
sputum
Kerusakan pertukaran Perubahan nutrisi kurang
gas dari kebutuhan tubuh

Dispnea, gelisah, Kelemahan otot menelan atau


iritabelitas, somnolen mengunyah

Penurunan berat
GDA abnormal
badan

Ketidakmampuan
Kehilangan masa otot
mengeluarkan sekret

Penurunan toleransi
Kelemahan
aktivitas

Mengeluh ganguan sensasi


pengecapan
• Tidak adekuatnya pertahanan utama (kulit,
penurunan kerja silia, menetapnya sekret
• Tidak adekuatnya imunitas (kerusakan
jaringan)
Resiko tinggi infeksi • Malnutrisi
• Proses penyakit kronis

• Terjadi kesalahpahaman konsep


Kurangnya • Terjadi ketidakakuratan dalam mengikuti
pengetahuan instruksi
mengenai kondisi • Terjadinya komplikasi yang sebenarnya daat
pengobatan dicegah
• Defisit penglihatan
Gangguan total
Persepsi
sensori • Defisit visual parsial
• Kesulitan memahami
(Hambatan komunikasi
komunikasi
verbal) • Tidak ada kontak
mata
• Defisit penglihatan total
Hambatan • Defisit visual parsial
komunikasi verbal • Kesulitan memahami komunikasi
• Tidak ada kontak mata

Nyeri akut (post • Laporan nyeri


operasi)

• Visus kurang dari 5/5


• Riwayat jatuh
Resiko cedera
• Peka terhadap cahaya
• Penglihatan kabur
Gastritis

Hemoroid

Anoreksia
• Laporan keluhan nyeri >3 bulan dgn skala
• Anoreksia, perubahan pola tidur
Nyeri kronis • Ekspresi meringis
• Laporan tentang perilaku nyeri dari cargeiver

• BB , 20% BB ideal, penurunan BB dgn asupan cukup


Ketidakseimbangan nutrisi
• BU hiperaktif
kurang dari kebutuhan • Diare , sariawan, nyeri abdomen
tubuh • Gangguan sensasi rasa, membran mukosa pucat

Peningkatan kadar gula


darah • Kadar insulin
Ketidakstabilan gula darah

Obesitas • BMI>30kg/m2 (obes)


Berat Badan Lebih • BMI>25kg/m2 (BB lebih)
Berdasarkan
Berdasarkan Berdasarkan
kebutuhan
kegawatan etiologi
masow
 Prioritas tinggi : mencerminkan situasi yang
mengancam kehidupan (nyawa seseorang)
sehingga perlu dilakukan tindakan terlebih
dahulu seperti masalah bersihan jalan nafas.

 Prioritas sedang : menggambarkan situasi yang


tidak gawat dan tidak mengancam hidup klien
seperti masalah higiene perseorangan.

 � Prioritas rendah : menggambarkan situasi


yang tidak berhubungan langsung prognosis dari
suatu penyakit yang secara spesifik seperti
masalah keuangan atau lainnya.
1) Kebutuhan fisiologis, meliputi masalah respirasi, sirkulasi,
suhu, nutrisi, nyeri, cairan, perawatan kulit, mobilitas,
eliminasi.

2) Kebutuhan keamanan dan keselamatan, meliputi


masalah lingkungan, kondisi tempat tinggal, perlindungan,
pakaian, bebas dari infeksi dan rasa takut.

3) Kebutuhan mencintai dan dicintai, meliputi masalah


kasih sayang, seksualitas, afiliasi dalam kelompok,
hubungan antar manusia.

4) Kebutuhan harga diri, meliputi masalah respect dari


keluarga, perasaan menghargai diri sendiri.

5) Kebutuhan masalah aktualisasi diri, meliputi kepuasan


terhadap lingkungan.