You are on page 1of 14

 Secara harafiah, komunikasi berasal dari

Bahasa Latin: COMMUNIS yang berarti


keadaan yang biasa. Dengan kata lain,
komunikasi adalah sutu proses di dalam
upaya membangun saling pengertian.
 TAPPEN (1995) mendefinisikan komunikasi sebagai
suatu pertukaran pikiran, perasaan, pendapat, dan
pemberian nasihat yang terjadi antara dua orang
atau lebih yangbekerjasama.
 PALO ALTO : Ketika dua orang sedang bersama,
mereka berkomunikasi secara terus menerus karena
mereka tidak dapat berperilaku. PALO ALTO sangat
percaya bahwa seseorangtidakdapatberkomunikasi.
 HIMSTREET & BATY mendefinisikan Komunikasi adalah
suatu proses pertukaran informasi antar individu
melalui suatu sistem yang biasa (lazim), baik dengan
simbol-simbol, sinyak-sinyal, maupun perilaku atau
tindakan.
 Supaya yang kita sampaikan dapat
mengerti
 Memahami orang lain
 Supaya gagasan dapat diterima orang
lain.
 Menggerakkan orang lain untuk
melakukan sesuatu
fungsi
umum
kelangsungan
kelangsungan
hidup diri-sendiri hidup
masyarakat,
menam untuk
keselamat meningk pilkan mencap memperbaiki
an fisik atkan diri kita ai
hubungan sosial
sendiri dan
kesadar ambisi mengembangka
an kepada pribadi n keberadaan
pribadi orang suatu
lain masyarakat
 Komunikasi intrapribadi
 Komunikasi antar pribadi
 Komunikasi dalam kelompok,
 Komunikasi antar kelompok/asosiasi
 Komunikasi organisasi
 Komunikasi dengan masyarakat luas.
 Komunikasi Sepihak
 Komunikasi Bersama
 Komunikasi Semakna
 Komunikasi Berefek
 Komunikator
 Komunikan
 Pesan
 Lingkungan
 Media pesan
 Tingkat pesan
 1. Komunikasi tertulis
 2. Komunikasi secara langsung atau
verbaladalah assertiveness.
 Komunikasi nonverbal
 Komunikasi via telepon
 Kredibilitaster
 Isi Pesan
 Kesesuain dengan Kepentingan Sasaran.
 Kejelasan.
 Kesinambungan dan Konsistensi.
 Saluran terdapat dan berperan pada
media.
 Kapabilitas Sasaran terdapat pada
komunikan dalam menyampaikan pesan,
 Komunikasi dalam praktik keperawatan
professional merupakan unsur utama bagi
perawat dalam melaksanakan asuhan
keperawatan untuk mencapai hasil yang
optimal. Kegiatan keperawatan yang
memerlukan komunikasi meliputi timbang
terima. Interview/anamnesis, komunikasi
melalui computer, komunikasi rahasia klien,
komunikasi melalui sentuhan, komunikasi
dalam pendokumentasian, komunikasi
Antara perawat, dengan profesi lainnya,
dan komunikasi Antara perawat dengan
pasien.
 Kehadiran atau Keberadaan Perawat
 Kehadiran fisik
 Kehadiran psikologis,
 Empati
 Kesetiaan
 Kesiapan diri,
 Bersikap objektif dan konkret,
 Menerima klien
 Bersikap asertif